Friday, February 27, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeHot NewsCristiano Ronaldo Jadi Co-Owner Almeria, Ini Deretan Bintang Aktif yang Punya Klub...

Cristiano Ronaldo Jadi Co-Owner Almeria, Ini Deretan Bintang Aktif yang Punya Klub Sepak Bola

Cristiano Ronaldo jadi co-owner Almeria dan langkah itu menandai babak baru dalam karier sang megabintang Portugal. Ia resmi membeli 25 persen saham klub Spanyol tersebut melalui CR7 Sports Investments. Akuisisi dilakukan pada 26 Februari dari konsorsium Arab Saudi yang dipimpin Mohammed Al Khereiji.

Keputusan ini menunjukkan keseriusan Ronaldo membangun pengaruh di luar lapangan. Ia mulai mempersiapkan masa depan setelah pensiun nanti. Oleh karena itu, perannya kini tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga investor sepak bola.

- Advertisement -
asia9QQ

Ronaldo bukan satu-satunya pemain aktif yang menempuh jalur serupa. Sejumlah bintang lain juga telah menjadi pemilik atau pemegang saham klub profesional. Fenomena ini menegaskan perubahan peran pesepak bola modern.

Cristiano Ronaldo dan Proyek Baru di Almeria

Masuknya Cristiano Ronaldo ke struktur kepemilikan UD Almeria langsung menarik perhatian publik. Klub Andalusia tersebut kini memiliki dukungan figur global. Hal ini tentu berdampak pada citra dan nilai komersial tim.

Investasi itu disebut bagian dari strategi jangka panjang Almeria. Manajemen berharap kehadiran Ronaldo memperkuat stabilitas finansial. Selain itu, peluang kerja sama komersial juga semakin terbuka.

Yang terpenting, Ronaldo ingin berkontribusi pada pengembangan sepak bola dari sisi manajemen. Ia menegaskan komitmen untuk terlibat lebih jauh. Langkah ini menjadi contoh nyata transformasi karier pemain elite.

Hector Bellerin dan Misi Keberlanjutan

Hector Bellerin menjadi pemegang saham di Forest Green Rovers pada 2020. Klub tersebut dikenal sebagai salah satu yang paling ramah lingkungan di dunia. Mereka berkompetisi di League Two Inggris.

Bellerin tercatat sebagai pemegang saham terbesar kedua. Keterlibatannya mencerminkan kepedulian terhadap isu keberlanjutan. Ia memadukan karier sepak bola dengan advokasi lingkungan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa investasi pemain tidak selalu berorientasi bisnis semata. Nilai sosial juga menjadi pertimbangan. Oleh karena itu, Forest Green Rovers mendapat sorotan global.

Thibaut Courtois dan Konsorsium Global

Kiper Thibaut Courtois bergabung dengan dana investasi Brasil OutField pada Februari 2026. Konsorsium tersebut kini menjadi pemilik mayoritas Le Mans FC. Dalam kelompok itu terdapat Novak Djokovic dan Felipe Massa.

Kehadiran Courtois memperkuat profil internasional kepemilikan klub. Ia menunjukkan minat serius pada aspek bisnis sepak bola. Selain itu, keterlibatan atlet lintas cabang memperluas jaringan global Le Mans.

Langkah ini memperlihatkan bahwa pemain elite mulai membangun portofolio investasi sejak masih aktif. Strategi tersebut memberi pengalaman manajerial sebelum pensiun.

N’Golo Kante dan Fokus Akar Rumput

Pada 2023, N’Golo Kante menjadi pemilik Royal Excelsior Virton. Klub tersebut berkompetisi di divisi ketiga Belgia. Kante mengambil alih dari Flavio Becca.

Keputusan ini sempat mengejutkan publik. Namun langkah tersebut menegaskan komitmennya terhadap pengembangan akar rumput. Ia ingin membantu klub kecil membangun fondasi yang lebih kuat.

Selain aspek bisnis, Kante dikenal memiliki pendekatan sederhana. Oleh karena itu, investasinya dianggap sejalan dengan karakter pribadinya.

Luka Modric dan Swansea City

Luka Modric berinvestasi di Swansea City pada April 2025. Klub Championship tersebut berambisi kembali ke Premier League. Modric bergabung dalam struktur kepemilikan bersama sejumlah figur publik.

Investasi ini menjadi bagian dari warisan kariernya. Ia ingin membantu membangun kembali citra global Swansea. Selain itu, pengalaman panjangnya di level tertinggi dapat memberi perspektif baru.

Langkah Modric menunjukkan bahwa pemain senior tetap aktif merancang masa depan. Ia tidak menunggu pensiun untuk terlibat di sisi manajemen.

Vinicius Junior dan Proyek di Portugal

Pada Februari 2025, Vinicius Junior menjadi salah satu pemilik FC Alverca. Ia memimpin kelompok investor yang mengakuisisi sekitar 70 hingga 80 persen saham. Nilai kesepakatan diperkirakan mencapai 8 juta euro.

FC Alverca berkompetisi di Liga Portugal 2 dan tengah memburu promosi. Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang Vinicius. Ia ingin terlibat langsung dalam pengembangan pemain muda.

Dengan usia yang masih relatif muda, Vinicius sudah membangun fondasi bisnis. Oleh karena itu, ia dipandang sebagai contoh generasi baru pesepak bola modern.

Kylian Mbappe dan Tantangan SM Caen

Kylian Mbappe membeli 80 persen saham SM Caen melalui Coalition Capital. Nilai transaksi kurang dari 20 juta euro. Akuisisi itu juga mencakup penyelesaian sebagian utang klub.

Namun performa tim belum stabil setelah terdegradasi dari Ligue 2. SM Caen kini bersaing di Championnat National. Tantangan besar menanti Mbappe dalam membangun kembali struktur klub.

Meski demikian, langkah tersebut memperlihatkan komitmen jangka panjang. Ia ingin berperan dalam membangun proyek berkelanjutan di tanah kelahirannya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments