Thursday, January 8, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolAtletico Madrid vs Real Madrid: Skema Redam Vinicius dan Ancaman Penyerang Muda...

Atletico Madrid vs Real Madrid: Skema Redam Vinicius dan Ancaman Penyerang Muda 21 Tahun di Piala Super Spanyol

Atletico Madrid menghadapi tantangan besar jelang duel krusial melawan Real Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol 2026. Pertandingan ini akan berlangsung pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB dan menjadi panggung duel rival sekota. Oleh karena itu, absennya satu pilar penting membuat persiapan Atletico Madrid berada dalam sorotan tajam.

Los Rojiblancos dipastikan tampil tanpa gelandang muda andalan, Pablo Barrios. Cedera yang dialaminya memaksa pelatih Diego Simeone menyusun ulang strategi. Situasi ini membuat duel kontra Real Madrid semakin menarik untuk dianalisis.

- Advertisement -
asia9QQ

Cedera Pablo Barrios Ubah Rencana Atletico

Pablo Barrios mengalami masalah otot saat Atletico Madrid menghadapi Real Sociedad. Ia ditarik keluar pada jeda babak pertama dalam laga di Anoeta. Pemeriksaan medis menunjukkan adanya memar pada bagian betis.

Cedera tersebut memang tidak tergolong parah. Namun, waktu pemulihan yang sangat terbatas membuat Barrios dipastikan absen pada laga semifinal. Kondisi ini memaksa Simeone mengambil keputusan cepat.

Atletico masih menyimpan harapan kecil jika mampu melaju ke final. Namun untuk laga melawan Real Madrid, Barrios tidak masuk dalam rencana. Oleh karena itu, Simeone harus menyiapkan alternatif paling rasional.

Nama Johnny Cardoso muncul sebagai kandidat utama pengganti. Gelandang tersebut menawarkan kekuatan fisik dan disiplin bertahan. Ia diproyeksikan berduet dengan kapten tim, Koke.

Selain itu, Conor Gallagher juga masuk dalam opsi rotasi. Pemain asal Inggris itu sempat menggantikan Barrios pada laga sebelumnya. Fleksibilitasnya memberi Simeone pilihan tambahan di lini tengah.

Fokus Simeone: Mematikan Vinicius Junior

Di luar masalah cedera, Simeone telah menyiapkan rencana khusus untuk menghadapi Real Madrid. Fokus utama tertuju pada upaya meredam pergerakan Vinicius Junior. Winger Brasil itu kerap menjadi motor serangan Los Blancos.

Simeone ingin mengulang keberhasilan saat Atletico menang 5-2 atas Real Madrid. Dalam laga tersebut, Vinicius gagal memberi dampak signifikan. Pola pertahanan rapat menjadi kunci sukses.

Untuk laga kali ini, Marcos Llorente disiapkan sebagai bek kanan. Ia mendapat tugas khusus menjaga Vinicius sepanjang pertandingan. Kecepatan dan kekuatan fisik Llorente dinilai cocok untuk peran tersebut.

Simeone percaya duel satu lawan satu akan menentukan. Vinicius dikenal eksplosif saat mendapat ruang. Oleh karena itu, penjagaan ketat menjadi prioritas utama.

Kondisi Vinicius juga tengah disorot. Ia tercatat belum mencetak gol dalam 18 pertandingan terakhir. Selain itu, tekanan dari suporter kerap memengaruhi performanya di laga besar.

Ancaman Baru dari Real Madrid Tanpa Mbappe

Meski fokus tertuju pada Vinicius, Atletico tidak boleh lengah. Real Madrid tetap menyimpan ancaman lain. Absennya Kylian Mbappe justru membuka ruang bagi pemain muda untuk tampil.

Pelatih Xabi Alonso diprediksi memberi kesempatan kepada Gonzalo Garcia. Penyerang berusia 21 tahun itu sedang berada dalam performa terbaik. Namanya mencuat usai mencetak hat-trick sempurna.

Garcia menjadi pahlawan kemenangan 5-1 Real Madrid atas Real Betis. Tiga golnya menunjukkan insting tajam di kotak penalti. Selain itu, pergerakannya sulit ditebak oleh bek lawan.

Absennya Mbappe membuat Garcia berpeluang tampil sejak menit awal. Situasi ini berpotensi mengejutkan Atletico. Jan Oblak dan lini belakang harus waspada terhadap pergerakan tanpa bola sang penyerang muda.

Ancaman Garcia memberi dimensi baru dalam serangan Real Madrid. Tim tidak lagi bergantung pada satu bintang. Oleh karena itu, Atletico harus menjaga konsentrasi sepanjang laga.

Duel Panas Penentu Tiket Final

Pertemuan Atletico Madrid dan Real Madrid selalu sarat emosi. Kali ini, laga digelar di Arab Saudi dengan atmosfer netral. Namun intensitas pertandingan dipastikan tetap tinggi.

Atletico datang dengan pendekatan disiplin dan pragmatis. Sementara itu, Real Madrid membawa kombinasi pengalaman dan darah muda. Perbedaan kondisi ini membuat duel semakin sulit diprediksi.

Faktor detail kecil berpotensi menjadi pembeda. Kesalahan posisi atau kelengahan sesaat bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, kesiapan mental akan sama pentingnya dengan taktik.

Penutup

Semifinal Piala Super Spanyol antara Atletico Madrid dan Real Madrid menghadirkan duel strategi yang menarik. Absennya Pablo Barrios memaksa Simeone meracik ulang lini tengah, sementara fokus utama tetap mematikan Vinicius Junior. Di sisi lain, munculnya Gonzalo Garcia sebagai ancaman baru membuat Real Madrid tetap berbahaya. Dengan tensi tinggi dan kualitas pemain di kedua kubu, laga ini diprediksi berjalan ketat hingga peluit akhir.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments