Tuesday, February 10, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaArema FC Makin Percaya Diri Kejar Lima Besar BRI Super League Usai...

Arema FC Makin Percaya Diri Kejar Lima Besar BRI Super League Usai Tumbangkan Persija

Arema FC makin percaya diri mengejar target lima besar BRI Super League setelah menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-0. Kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu menjadi suntikan moral penting bagi Singo Edan. Selain itu, hasil tersebut mempertegas kesiapan Arema bersaing lebih konsisten di putaran kedua musim ini.

Kemenangan atas Persija datang di momen krusial. Sebab, Arema sebelumnya masih berjuang keluar dari papan tengah klasemen. Oleh karena itu, tambahan tiga poin ini dinilai memiliki arti strategis bagi perjalanan mereka ke depan.

- Advertisement -
asia9QQ

Setelah pekan ke-20, Arema FC kini berada di peringkat kesembilan dengan koleksi 27 poin. Posisi tersebut memang belum ideal, namun jarak menuju lima besar masih terbuka. Dengan 14 laga tersisa, peluang Singo Edan tetap terjaga.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan target klub tidak berubah. Manajemen tetap membidik posisi lima besar sebagai capaian akhir musim. Ia menilai performa tim menunjukkan arah positif.

Optimisme Manajemen dan Target Lima Besar

Optimisme Arema FC bukan tanpa dasar. Yusrinal menyebut evaluasi telah dilakukan sejak putaran kedua dimulai. Karena itu, manajemen bergerak cepat memperkuat komposisi tim sesuai kebutuhan pelatih.

Saat ini, Arema terpaut delapan poin dari posisi kelima. Persebaya Surabaya masih menempati batas zona tersebut dengan 35 poin. Meski jaraknya cukup lebar, situasi kompetisi masih sangat dinamis.

Yang terpenting, konsistensi mulai terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Arema mampu mengamankan dua kemenangan dari tiga laga awal putaran kedua. Hasil ini menjadi sinyal bahwa perbaikan berjalan efektif.

Selain itu, kepercayaan diri pemain juga meningkat. Kemenangan atas Persija menjadi bukti bahwa Arema mampu bersaing melawan tim papan atas. Modal ini diharapkan berlanjut pada laga-laga berikutnya.

Delapan Pemain Baru Beri Dampak Nyata

Perubahan performa Arema tidak lepas dari aktivitas transfer. Pada bursa pemain, Singo Edan mendaftarkan delapan pemain baru. Langkah ini diambil untuk menutup kelemahan yang terlihat di putaran pertama.

Lima pemain asing direkrut untuk menambah kualitas. Mereka adalah Pablo Oliveira, Gabriel Silva, Gustavo Franca, Joel Vinicius, dan Walisson Maia. Kehadiran mereka langsung memberi warna baru dalam permainan.

Selain itu, Arema juga mendatangkan tiga pemain lokal berpengalaman. Hansamu Yama, Rio Fahmi, dan Leo Guntara menjadi tambahan penting di sektor belakang. Kombinasi pemain lama dan baru mulai menunjukkan keseimbangan.

Dampaknya terlihat jelas pada pertahanan. Arema mencatatkan dua clean sheet beruntun saat menghadapi Persijap Jepara dan Persija Jakarta. Gawang yang dijaga Adi Satryo tampil lebih solid.

Rapatnya lini belakang tidak terlepas dari adaptasi cepat para pemain baru. Hansamu dan Rio langsung menyatu dalam sistem permainan. Sementara itu, Walisson memberi kontribusi besar dalam duel dan distribusi bola.

Variasi Serangan, Tak Lagi Bergantung pada Dalberto

Di sektor depan, Arema kini memiliki lebih banyak opsi. Sebelumnya, Dalberto Luan Belo menjadi tumpuan utama dengan koleksi 10 gol. Namun, ketergantungan tersebut mulai berkurang.

Pelatih menggeser Dalberto ke sisi kiri penyerangan. Perubahan ini memberi ruang bagi Joel Vinicius sebagai targetman utama. Meski belum mencetak gol, perannya dinilai penting dalam membuka ruang.

Selain itu, Gabriel Silva langsung mencuri perhatian. Dua golnya ke gawang Persija menunjukkan efektivitas lini depan Arema. Kehadirannya memberi variasi serangan yang lebih tajam.

Hansamu Yama juga turut berkontribusi di sektor ofensif. Gol tunggalnya saat melawan Persijap membuktikan ancaman dari situasi bola mati. Oleh karena itu, Arema kini tidak hanya bergantung pada satu sumber gol.

Meski chemistry antar pemain belum sepenuhnya matang, proses adaptasi berjalan positif. Dengan waktu latihan yang lebih panjang, lini depan diharapkan semakin produktif.

Fokus Konsistensi di Sisa Musim

Arema FC menyadari tantangan belum berakhir. Jadwal padat dan persaingan ketat menuntut konsistensi tinggi. Karena itu, fokus utama tim kini menjaga performa dari pekan ke pekan.

Manajemen berharap pemain tetap rendah hati meski hasil positif mulai datang. Target lima besar hanya bisa diraih jika stabilitas permainan terjaga. Setiap pertandingan kini memiliki nilai krusial.

Dengan skuad yang lebih seimbang, Arema memiliki modal kuat menatap sisa musim. Jika tren positif berlanjut, peluang menembus lima besar bukan sekadar mimpi. Singo Edan perlahan kembali menunjukkan taringnya di BRI Super League.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments