Sunday, January 4, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaAC Milan Tekuk Cagliari di Awal 2026, Lini Tengah Tampil Dominan dan...

AC Milan Tekuk Cagliari di Awal 2026, Lini Tengah Tampil Dominan dan Leao Jadi Pembeda

AC Milan mengawali tahun 2026 dengan kemenangan penting 1-0 atas Cagliari pada lanjutan Serie A. Bertanding di Stadion Unipol Domus, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB, Rossoneri tampil disiplin dan efisien. Hasil ini membawa AC Milan ke puncak klasemen sementara sekaligus memperpanjang tren positif mereka di laga tandang.


Pendekatan Pragmatis Milan Berbuah Tiga Poin

Dalam laga tandang yang berlangsung ketat, AC Milan tidak tampil dominan secara penguasaan bola. Namun, tim asuhan Massimiliano Allegri mampu menjaga organisasi permainan dengan rapi. Oleh karena itu, Cagliari kesulitan mengembangkan serangan berbahaya.

- Advertisement -
asia9QQ

Sejak menit awal, Milan memilih pendekatan pragmatis dengan garis pertahanan yang disiplin. Selain itu, jarak antarlini tetap terjaga sehingga lawan sulit menembus area tengah. Pendekatan ini membuat tempo pertandingan berjalan stabil sesuai rencana Milan.

Tekanan dari tuan rumah lebih sering terhenti sebelum masuk kotak penalti. Karena struktur bertahan yang solid, Milan mampu mengontrol jalannya laga tanpa harus bermain terbuka. Situasi tersebut memberi rasa aman hingga peluit akhir.


Gol Leao Menjadi Penentu di Babak Kedua

Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua melalui gol Rafael Leao. Penyerang asal Portugal itu mencetak gol lewat penyelesaian klinis di kotak penalti. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan yang minim peluang bersih.

Leao tampil efisien meski tidak terlibat intens sepanjang laga. Namun, instingnya di momen krusial kembali terbukti. Karena itu, Milan mampu memaksimalkan peluang terbaik yang mereka miliki.

Selain Leao, peran kreator di balik gol juga patut dicatat. Umpan kunci yang mengawali proses serangan menunjukkan koordinasi lini tengah yang berjalan efektif sepanjang pertandingan.


Dominasi Rabiot dan Modric di Lini Tengah

Kunci keseimbangan permainan Milan terletak di lini tengah. Adrien Rabiot dan Luka Modric tampil dominan dalam mengatur tempo. Keduanya mampu mengendalikan aliran bola sekaligus menjaga transisi bertahan.

Rabiot menunjukkan performa komplet dengan kontribusi menyerang dan defensif yang konsisten. Assist untuk gol Leao melengkapi penampilannya yang solid. Sementara itu, Modric kembali memperlihatkan kelasnya lewat visi bermain dan ketenangan saat menguasai bola.

Kehadiran dua gelandang berpengalaman tersebut membuat Milan lebih tenang menghadapi tekanan. Karena kontrol lini tengah terjaga, Rossoneri mampu memilih momen menyerang secara efektif.


Evaluasi Lini Belakang dan Peran Kiper

Di sektor pertahanan, Milan tampil cukup meyakinkan. Mike Maignan nyaris tidak mendapat ancaman berarti karena Cagliari hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran. Distribusi bola dan penguasaan area Maignan membantu tim menjaga clean sheet.

Fikayo Tomori sempat melakukan beberapa kesalahan kecil dalam membaca bola. Meski begitu, kontribusinya dalam membangun serangan tetap penting. Koni De Winter tampil solid dengan positioning yang rapi dan duel yang dimenangkan.

Davide Bartesaghi juga menunjukkan ketenangan saat menguasai bola. Kontribusi bertahannya konsisten sepanjang laga. Oleh karena itu, lini belakang Milan mampu menjaga keunggulan tipis dengan aman.


Kontribusi Pemain Pendukung dan Bangku Cadangan

Alexis Saelemaekers menjadi salah satu pemain penting lewat pergerakan tanpa bola. Umpan luarnya membuka jalan bagi terciptanya gol Milan. Selain itu, kontribusi defensifnya membantu menjaga keseimbangan permainan.

Youssouf Fofana tampil cukup efektif meski tidak terlalu menonjol. Umpan presisinya menjadi bagian penting dari proses gol. Di sisi lain, Ruben Loftus-Cheek bekerja keras dari lini kedua, meski penyelesaian akhirnya belum maksimal.

Dari bangku cadangan, Niclas Fullkrug memberi dampak positif dalam waktu terbatas. Samuele Ricci membantu menjaga aliran bola tetap rapi. Christian Pulisic hampir mencetak gol, sementara Matteo Gabbia masuk untuk menambah soliditas pertahanan.


Dampak Kemenangan bagi Posisi Milan

Tambahan tiga poin membawa Milan ke puncak klasemen sementara Serie A. Kemenangan ini juga memperpanjang catatan positif Rossoneri dalam laga tandang. Selain itu, hasil ini memperkuat kepercayaan diri tim menghadapi jadwal padat.

Konsistensi permainan menjadi faktor utama dalam persaingan papan atas. Dengan pendekatan yang terukur, Milan mampu meraih hasil maksimal meski tidak selalu tampil dominan. Oleh karena itu, stabilitas performa menjadi modal penting ke depan.


Penutup

Kemenangan 1-0 atas Cagliari menegaskan efektivitas pendekatan AC Milan di awal 2026. Dominasi lini tengah, disiplin bertahan, dan ketajaman Rafael Leao menjadi fondasi hasil positif ini. Jika konsistensi mampu dijaga, Milan memiliki peluang besar untuk terus bersaing di jalur juara Serie A musim ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments