Thursday, February 26, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsReal Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Fokus Antisipasi Undian 16...

Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Fokus Antisipasi Undian 16 Besar UCL

Real Madrid mungkin akan bertemu dengan Man City lagi setelah memastikan tiket 16 besar Liga Champions (UCL) musim ini. Kelolosan tersebut diraih usai melewati duel ketat melawan Benfica di babak playoff. Meski lolos dengan agregat meyakinkan, jalannya pertandingan tidak pernah benar-benar mudah bagi Los Blancos.

Bermain di Santiago Bernabeu, Madrid menang 2-1 pada leg kedua. Hasil itu melengkapi kemenangan 1-0 di Lisbon dan mengunci agregat 3-1. Namun, tekanan besar sempat muncul ketika Benfica memberi perlawanan sengit.

- Advertisement -
asia9QQ

Di balik perayaan, perhatian langsung tertuju pada fase berikutnya. Pelatih Alvaro Arbeloa tidak menunggu lama untuk menyinggung potensi lawan berat. Nama Manchester City kembali masuk dalam pembicaraan jelang undian babak 16 besar.

Perjuangan Real Madrid Mengunci Agregat

Real Madrid datang dengan keunggulan tipis dari leg pertama. Namun, Benfica tidak menyerah begitu saja. Rafa Silva mencetak gol pembuka yang membuat agregat kembali imbang dan memanaskan atmosfer stadion.

Gol tersebut meningkatkan tekanan bagi tuan rumah. Akan tetapi, respons Madrid datang cepat. Aurelien Tchouameni menyamakan skor hanya dua menit berselang.

Momentum itu mengubah arah laga. Selain itu, Madrid mulai menguasai tempo dan memperbaiki organisasi permainan. Meski demikian, Benfica tetap berbahaya dalam transisi cepat.

Vinicius Junior akhirnya mencetak gol penentu pada menit ke-80. Penyelesaian tenangnya menutup peluang kebangkitan tim tamu. Oleh karena itu, Madrid memastikan kelolosan tanpa perlu drama tambahan di menit akhir.

Secara keseluruhan, kemenangan ini menunjukkan kematangan Madrid di fase gugur. Mereka tidak selalu dominan, tetapi efektif pada momen penting.

Arbeloa Siap Hadapi Calon Lawan Berat

Usai pertandingan, Arbeloa menegaskan target utama sudah tercapai. Ia menyebut kelolosan sebagai prioritas sebelum memikirkan lawan berikutnya. Fokus tim kini beralih pada undian babak 16 besar.

Pelatih muda tersebut mengakui kemungkinan bertemu Manchester City kembali terbuka. Dalam beberapa musim terakhir, kedua tim kerap saling berhadapan. Karena itu, potensi duel ulang tidak mengejutkan.

Arbeloa menyatakan bahwa siapa pun lawannya akan sulit. Selain Manchester City, opsi lain juga memiliki kualitas tinggi. Ia menilai setiap pertandingan di fase ini menuntut konsentrasi penuh.

Faktor leg kedua di kandang lawan juga menjadi perhatian. Situasi tersebut menambah kompleksitas strategi. Oleh karena itu, persiapan taktik akan menjadi kunci dalam dua leg mendatang.

Meski demikian, Arbeloa tetap menunjukkan sikap tenang. Ia memilih menunggu hasil undian tanpa berandai-andai terlalu jauh.

Evaluasi Performa Lawan Benfica

Arbeloa mengakui timnya sempat kesulitan di awal laga. Benfica menekan dengan intensitas tinggi dan memaksa kesalahan. Situasi itu membuat Madrid kehilangan ritme pada beberapa menit pertama.

Namun, penyesuaian di babak kedua memberi dampak positif. Tim terlihat lebih terorganisasi dan percaya diri. Selain itu, koordinasi lini tengah berjalan lebih baik setelah jeda.

Gol Arda Guler sempat memberi harapan tambahan. Akan tetapi, VAR menganulirnya karena offside dalam proses serangan. Keputusan itu sempat memengaruhi momentum, meski tidak berlangsung lama.

Pelatih menilai respons cepat setelah kebobolan menjadi faktor penting. Karena mampu segera menyamakan skor, tekanan mental bisa ditekan. Hal tersebut memperlihatkan karakter tim yang tetap stabil.

Arbeloa juga menekankan pentingnya adaptasi selama pertandingan. Setiap masalah taktis yang muncul berusaha mereka perbaiki secepat mungkin. Hasil akhirnya memperlihatkan efektivitas pendekatan tersebut.

Tantangan di Fase Gugur Liga Champions

Liga Champions musim ini menghadirkan format dengan tambahan satu ronde. Konsekuensinya, tim besar harus melewati jalur lebih panjang. Madrid sendiri tidak mendapat jalan mudah sejak fase liga.

Tekanan meningkat karena margin kesalahan semakin kecil. Selain itu, jadwal padat menuntut rotasi pemain yang cermat. Arbeloa harus menjaga keseimbangan antara kompetisi domestik dan Eropa.

Kedalaman skuad menjadi modal utama. Tanpa Mbappe, Madrid tetap menemukan solusi melalui Vinicius dan lini tengah. Situasi ini menunjukkan fleksibilitas taktik yang mereka miliki.

Namun, fase 16 besar akan menghadirkan level kesulitan berbeda. Lawan-lawan yang tersisa memiliki pengalaman dan kualitas tinggi. Oleh karena itu, konsistensi performa menjadi tuntutan mutlak.

Madrid memahami bahwa setiap detail bisa menentukan hasil. Satu kesalahan kecil dapat mengubah arah agregat. Karena itu, fokus dan disiplin harus terjaga sejak leg pertama.

Optimisme yang Tetap Terukur

Kelolosan ini memberi energi positif bagi ruang ganti. Meski tidak tampil sempurna, tim menunjukkan mentalitas kuat. Kematangan tersebut sering menjadi pembeda di kompetisi Eropa.

Arbeloa memilih menahan euforia berlebihan. Ia sadar perjalanan masih panjang. Selain itu, sejarah pertemuan dengan Manchester City menunjukkan betapa ketatnya persaingan.

Madrid kini menunggu undian dengan kesiapan penuh. Siapa pun yang datang, pendekatan realistis tetap menjadi dasar. Fokus utama adalah memaksimalkan setiap leg dan memanfaatkan momen penting.

Dengan agregat 3-1 atas Benfica, langkah awal sudah aman. Tantangan berikutnya akan menentukan seberapa jauh ambisi mereka musim ini. Untuk saat ini, Los Blancos hanya bisa bersiap dan menunggu kepastian lawan di babak 16 besar.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments