James Milner sukses mengukir sejarah setelah resmi memecahkan rekor penampilan di Premier League dengan mencatat 654 laga. Catatan bersejarah itu tercipta saat ia tampil sebagai starter dalam kemenangan 2-0 Brighton atas Brentford.
Dengan torehan tersebut, James Milner melampaui rekor lama milik Gareth Barry. Rekor ini menegaskan konsistensinya di level tertinggi sepak bola Inggris selama lebih dari dua dekade.
Milner telah bermain di Premier League selama 24 tahun sejak usia 16 tahun. Dalam rentang waktu itu, ia meraih tiga gelar juara liga dan tampil kompetitif hingga usia 40 tahun.
Rekor Bersejarah Bersama Brighton
Momen bersejarah terjadi ketika Milner turun sejak menit awal membela Brighton & Hove Albion. Laga tersebut sekaligus menandai penampilan ke-654 di Premier League.
Kemenangan 2-0 atas Brentford FC menjadi lebih spesial karena Brighton meraih kemenangan tandang pertama sejak November. Milner berkontribusi melalui pengalaman dan kepemimpinannya di lapangan.
Rekor ini menempatkannya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah kompetisi. Pencapaian tersebut mencerminkan daya tahan fisik dan mental yang luar biasa.
Selain itu, Milner menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk tetap bersaing di liga paling kompetitif di dunia.
Motivasi dan Mentalitas Tanpa Henti
Usai pertandingan, Milner menjelaskan kunci panjangnya karier di Premier League. Ia menyebut dorongan internal dan rasa lapar untuk terus berkembang sebagai faktor utama.
Menurutnya, motivasi untuk menjadi yang terbaik setiap hari menjadi fondasi utama. Ia menekankan pentingnya latihan intens dan komitmen profesional.
Milner juga menyoroti perannya di ruang ganti. Dikelilingi banyak pemain muda, ia ingin memberi kontribusi positif pada perkembangan mereka.
Baginya, pengalaman harus dibagikan agar generasi berikutnya berkembang lebih cepat. Pendekatan ini memperlihatkan karakter kepemimpinan yang kuat.
Ketika ditanya tentang masa depan, Milner memilih realistis. Ia menyadari sepak bola bisa berubah cepat, terutama di usia senior.
Namun, ia tetap bertekad bekerja keras. Cedera musim lalu yang membuatnya absen panjang tidak mengurangi semangatnya untuk kembali tampil.
Awal Karier dan Rekor Usia Muda
Perjalanan Milner di Premier League dimulai pada 10 November 2002 bersama Leeds United. Saat itu ia berusia 16 tahun 309 hari.
Debut tersebut menjadikannya pemain termuda kedua dalam sejarah kompetisi. Pada Boxing Day tahun yang sama, ia mencetak gol dan menjadi pencetak gol termuda.
Rekor itu bertahan hingga 2005 sebelum akhirnya dipecahkan pemain lain. Namun, momen tersebut menjadi penanda awal perjalanan panjangnya.
Sejak awal, Milner dikenal sebagai pemain serba bisa. Ia mampu bermain di berbagai posisi, baik di lini tengah maupun sayap.
Konsistensi dan fleksibilitas taktik membuatnya selalu relevan di setiap tim yang dibelanya.
Perjalanan Klub dan Koleksi Gelar
Sepanjang kariernya, Milner membela enam klub Premier League. Ia memperkuat Leeds, Newcastle United, Aston Villa, Manchester City, Liverpool, dan Brighton.
Bersama Manchester City, ia meraih dua gelar liga dari 147 penampilan. Peran pentingnya terlihat dalam periode kebangkitan klub tersebut.
Kemudian, ia melanjutkan karier di Liverpool FC. Di sana, ia menambah satu gelar Premier League dari 230 pertandingan liga.
Sejak bergabung dengan Brighton pada musim panas 2023, Milner mencatat 35 penampilan dan satu gol di liga. Total kontribusinya di Premier League mencapai 56 gol dan 90 assist.
Catatan assist tersebut menempatkannya di antara pemain dengan kontribusi umpan gol terbanyak dalam sejarah kompetisi.
Warisan dan Dampak di Premier League
Rekor 654 penampilan bukan sekadar angka. Angka itu mencerminkan ketahanan, profesionalisme, dan dedikasi jangka panjang.
Milner menjadi contoh bagaimana disiplin dan kerja keras bisa memperpanjang karier di level tertinggi. Ia tetap menjaga standar tinggi meski usia tidak lagi muda.
Yang terpenting, pencapaian ini memberi inspirasi bagi pemain muda. Konsistensi lebih bernilai daripada popularitas sesaat.
Dengan jadwal berikutnya melawan Nottingham Forest, Brighton akan kembali mengandalkan pengalamannya. Kehadirannya di lapangan tetap memberi dampak positif bagi tim.
Rekor ini mungkin akan bertahan lama. Namun, warisan Milner tidak hanya soal jumlah laga, melainkan tentang mentalitas yang ia tanamkan sepanjang kariernya.
Konsistensi yang Sulit Ditandingi
Pencapaian ini menegaskan bahwa konsistensi adalah fondasi utama karier panjang di Premier League. Milner membuktikan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme mampu menjaga performa tetap stabil, bahkan ketika usia mendekati empat dekade di kompetisi tertinggi Inggris.






