Wednesday, February 18, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaSyarat Persib ke 8 Besar ACL 2 Setelah Tumbang 0-3, Berapa Gol...

Syarat Persib ke 8 Besar ACL 2 Setelah Tumbang 0-3, Berapa Gol Wajib di Leg Kedua?

Syarat Persib bisa lolos ke 8 besar AFC Champions League 2 kini menjadi sorotan setelah kekalahan telak 0-3 pada leg pertama. Persib Bandung harus menghadapi situasi sulit usai takluk dari Ratchaburi FC. Hasil tersebut membuat langkah Maung Bandung menuju perempat final semakin terjal.

Pertandingan leg pertama berlangsung di Dragon Solar Park pada 11 Februari 2026. Persib gagal mengembangkan permainan dan kesulitan keluar dari tekanan. Sebaliknya, Ratchaburi tampil efektif dan menuntaskan laga dengan tiga gol tanpa balas.

- Advertisement -
asia9QQ

Meski defisit cukup besar, peluang Persib belum sepenuhnya tertutup. Leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026 akan menjadi penentuan. Oleh karena itu, dukungan publik Bandung menjadi faktor penting.

Tanpa Aturan Gol Tandang, Peluang Masih Hidup

Regulasi AFC Champions League 2 tidak menerapkan aturan gol tandang. Artinya, Persib tidak perlu mencetak lebih banyak gol tandang untuk unggul agregat. Fokus utama adalah menyamakan selisih gol.

Untuk lolos langsung, Persib harus menang dengan selisih minimal empat gol. Jika mampu menang 3-0, agregat menjadi imbang 3-3 dan laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Apabila skor tetap imbang, adu penalti akan menentukan.

Situasi ini memberi harapan realistis bagi tim tuan rumah. Karena itu, pendekatan menyerang sejak menit awal hampir pasti diterapkan. Intensitas tinggi menjadi kunci untuk mengejar defisit.

Kabar positif datang dari kondisi Beckham Putra Nugraha. Ia absen pada leg pertama akibat cedera, tetapi kini siap bermain. Kehadirannya menambah opsi serangan dan kreativitas lini tengah.

Evaluasi dari Kekalahan di Thailand

Kekalahan 0-3 tidak lepas dari kurangnya efektivitas Persib di lini depan. Peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan. Selain itu, transisi bertahan belum berjalan optimal.

Ratchaburi mampu memanfaatkan celah dengan cepat. Serangan balik mereka terorganisasi dan tepat sasaran. Situasi tersebut menjadi pelajaran penting jelang leg kedua.

Pelatih Persib diperkirakan melakukan penyesuaian taktik. Struktur pertahanan harus lebih disiplin agar tidak kebobolan. Di sisi lain, produktivitas serangan wajib meningkat.

Mentalitas juga menjadi aspek penting. Tekanan untuk mengejar tiga gol bisa memengaruhi fokus. Oleh karena itu, keseimbangan antara agresivitas dan kehati-hatian harus dijaga.

GBLA Jadi Benteng Harapan

Stadion Gelora Bandung Lautan Api dikenal sebagai markas sulit bagi lawan. Persib mencatat tiga kemenangan dan satu imbang dari empat laga kandang di ACL 2 musim ini. Agregat gol 6-2 menunjukkan dominasi di rumah sendiri.

Di kompetisi domestik, catatan kandang lebih impresif. Sepuluh laga BRI Super League disapu bersih dengan kemenangan. Statistik ini memperkuat optimisme jelang laga penentuan.

Atmosfer stadion dengan puluhan ribu Bobotoh sering memberi tekanan psikologis bagi tim tamu. Energi suporter dapat meningkatkan intensitas permainan sejak awal. Karena itu, faktor kandang menjadi senjata utama.

Ratchaburi tentu datang dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, bermain di Bandung bukan hal mudah. Tekanan dari tribun bisa memengaruhi konsentrasi mereka.

Target Skor dan Skenario Lolos

Persib harus mencetak minimal tiga gol tanpa kebobolan untuk memaksa perpanjangan waktu. Jika mampu menang 4-1 atau 5-2, peluang tetap ada karena agregat imbang. Namun, kebobolan terlalu banyak akan memperberat situasi.

Skema serangan kemungkinan memanfaatkan kecepatan sayap dan umpan silang. Pergerakan tanpa bola menjadi kunci membuka pertahanan lawan. Selain itu, bola mati dapat menjadi alternatif mencetak gol cepat.

Pertandingan diprediksi berlangsung dengan tempo tinggi. Persib perlu mencetak gol lebih dulu untuk membangun momentum. Gol awal akan meningkatkan kepercayaan diri pemain.

Sebaliknya, Ratchaburi mungkin memilih pendekatan lebih defensif. Mereka hanya perlu menjaga keunggulan agregat. Oleh karena itu, duel taktik akan menentukan jalannya laga.

Keyakinan Manajemen dan Skuad

Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengakui tantangan yang dihadapi tidak ringan. Meski demikian, ia menegaskan peluang selalu ada selama tim berjuang maksimal. Pernyataan tersebut mencerminkan optimisme internal.

Menurutnya, bermain di kandang harus dimanfaatkan dengan semangat lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya kemenangan di atas 3-0. Target itu menjadi motivasi sekaligus tekanan bagi skuad.

Para pemain juga memahami pentingnya laga ini. Mereka harus menunjukkan karakter dan disiplin sepanjang 90 menit. Konsentrasi penuh menjadi syarat utama.

Kesempatan comeback dramatis tetap terbuka. Sepak bola sering menghadirkan kejutan, terutama di kandang sendiri. Karena itu, keyakinan tidak boleh padam.

Ujian Mental dan Momentum Musim

Leg kedua ini bukan sekadar soal agregat. Hasilnya akan memengaruhi kepercayaan diri tim untuk sisa musim. Selain itu, laga domestik melawan Persita sudah menanti.

Persib perlu mengelola energi dengan cermat. Namun, fokus utama tetap pada misi remontada di Asia. Dukungan publik dan determinasi pemain menjadi faktor penentu.

Jika mampu mencetak gol cepat dan menjaga pertahanan, peluang semakin terbuka. Akan tetapi, kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Disiplin dan efektivitas menjadi kunci.

Pertandingan di GBLA akan menjadi ujian mental terbesar musim ini. Persib harus membuktikan kapasitasnya di level Asia. Semua mata kini tertuju pada apakah Maung Bandung mampu membalikkan keadaan dan melangkah ke delapan besar.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments