Asisten pelatih lokal Timnas Indonesia mulai mengisi struktur kepelatihan di bawah komando John Herdman. PSSI melalui Badan Tim Nasional memastikan sejumlah nama dipercaya mendampingi pelatih asal Inggris tersebut dalam agenda terdekat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen awal saat proses negosiasi. Herdman tidak bekerja sendiri dalam membangun fondasi baru tim Garuda. Oleh karena itu, keterlibatan pelatih lokal dianggap penting untuk menjaga kesinambungan program.
Ketua BTN Sumardji menyebut Nova Arianto akan mengemban peran sebagai asisten sementara. Selain itu, Sofie Imam Faizal dan Dzikry Lazuardi turut memperkuat jajaran staf kepelatihan.
Nova Arianto Jadi Asisten Sementara
Nova Arianto dipercaya menjadi tangan kanan Herdman pada fase awal kepemimpinannya. Pelatih Timnas U-20 itu dinilai memahami karakter pemain muda Indonesia. Pengalamannya menangani kelompok usia menjadi nilai tambah dalam proses transisi.
Penunjukan Nova bukan keputusan mendadak. PSSI telah mempertimbangkan kebutuhan tim nasional yang membutuhkan jembatan antara generasi muda dan tim senior. Selain itu, Nova sudah terbiasa bekerja dalam sistem pembinaan berjenjang.
Perannya akan membantu komunikasi antara pemain dan pelatih kepala. Yang terpenting, ia memahami kultur sepak bola nasional. Kombinasi tersebut diharapkan mempercepat adaptasi Herdman.
Sumardji menyatakan bahwa posisi Nova bersifat sementara. Namun kontribusinya tetap krusial dalam agenda jangka pendek, termasuk persiapan FIFA Series 2026.
Sofie Imam Faizal Perkuat Aspek Teknis
Selain Nova, nama Sofie Imam Faizal masuk dalam struktur kepelatihan. Sofie dikenal sebagai sosok penting dalam pembinaan usia muda. Ia telah bekerja bersama Nova sejak akhir tahun lalu.
Pengalaman Sofie cukup luas di tim nasional. Ia pernah menangani aspek fisik mulai dari U-17, U-20, U-23 hingga tim senior. Rekam jejak tersebut memberi kepercayaan tambahan dari federasi.
Kehadirannya diharapkan memperkuat persiapan teknis dan fisik pemain. Selain itu, Sofie memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan kompetisi internasional. Hal ini penting karena jadwal padat menanti tim Garuda.
PSSI menilai kolaborasi pelatih asing dan lokal harus berjalan seimbang. Oleh karena itu, Sofie diproyeksikan berperan aktif dalam sesi latihan dan evaluasi performa.
Dzikry Lazuardi Lengkapi Struktur
Sebelum Nova dan Sofie diumumkan, Timnas Indonesia lebih dulu merekrut Dzikry Lazuardi. Ia dikenal sebagai kepala analisis di Persija Jakarta. Pengalamannya di bidang analisis data menjadi aset penting.
Dzikry akan membantu Herdman dalam membaca pola permainan lawan. Analisis detail menjadi kunci dalam kompetisi modern. Selain itu, data statistik membantu pengambilan keputusan taktis.
Kombinasi analisis dan pendekatan teknis membuat struktur kepelatihan lebih lengkap. Langkah ini menunjukkan keseriusan PSSI membangun sistem profesional. Federasi ingin memastikan setiap aspek mendukung performa tim.
Sumardji menegaskan bahwa keterlibatan pelatih lokal sudah menjadi komitmen awal. Ia juga menyampaikan pesan langsung kepada Herdman agar memperhatikan kolaborasi tersebut.
Menanti Debut di FIFA Series 2026
John Herdman dijadwalkan menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026, Maret mendatang. Turnamen itu juga akan diikuti Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis.
Agenda tersebut menjadi momen penting bagi tim pelatih baru. Selain menguji taktik, laga tersebut mengukur kesiapan fisik dan mental pemain. Oleh karena itu, koordinasi staf kepelatihan harus berjalan efektif.
Kehadiran Nova dan Sofie diharapkan menjadi jembatan antara visi Herdman dan karakter sepak bola Indonesia. Mereka memahami pola pembinaan lintas kelompok usia. Sinergi ini menjadi fondasi penting bagi program jangka panjang.
Selain itu, Dzikry akan memberi dukungan analisis yang detail. Kombinasi pendekatan modern dan pemahaman lokal menjadi kekuatan utama struktur baru ini.
PSSI menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis. Dengan dukungan pelatih lokal, proses adaptasi Herdman diharapkan berjalan lebih cepat. Yang terpenting, kesinambungan program tetap terjaga.
Struktur kepelatihan yang solid menjadi modal awal membangun tim kompetitif. Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan internasional dengan pendekatan lebih terstruktur dan kolaboratif.






