Wednesday, February 11, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisRapor Pemain Man Utd vs West Ham: Shaw Blunder, Sesko Selamatkan di...

Rapor Pemain Man Utd vs West Ham: Shaw Blunder, Sesko Selamatkan di Menit Akhir

Rapor pemain Man Utd vs West Ham menjadi sorotan setelah duel sengit di London Stadium berakhir imbang 1-1. Manchester United harus puas membawa pulang satu poin dari markas West Ham United dalam lanjutan Premier League, Rabu dini hari WIB.

Tomas Soucek membawa tuan rumah unggul pada menit ke-50. Namun, Benjamin Sesko mencetak gol penyeimbang pada menit 90+6 dan menggagalkan kemenangan West Ham. Hasil ini menjadi ujian berat bagi era awal Michael Carrick bersama United.

- Advertisement -
asia9QQ

Sepanjang laga, Manchester United mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, efektivitas di sepertiga akhir masih menjadi masalah. Berikut rapor pemain Setan Merah dalam pertandingan tersebut.

Kiper dan Lini Belakang

Senne Lammens (6/10) tampil cukup sigap di bawah mistar. Ia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang berbahaya Summerville. Pada momen gol Soucek, reaksinya sedikit terlambat menutup ruang.

Diogo Dalot (5/10) menjalani babak pertama yang sulit. Ia beberapa kali kalah duel dan hampir membuat kesalahan lewat umpan balik ceroboh. Intensitas lawan membuatnya kesulitan menjaga konsistensi.

Harry Maguire (6/10) tampil solid sebelum digantikan. Tekel krusialnya di awal laga menghentikan Jarrod Bowen. Pengalaman Maguire membantu menjaga organisasi pertahanan.

Lisandro Martinez (5/10) menunjukkan distribusi bola yang baik. Namun, ia kurang sigap mengawal Soucek saat proses gol terjadi. Koordinasi lini belakang kembali menjadi catatan.

Luke Shaw (5/10) hampir mencetak gol lewat tembakan yang diblok di garis. Akan tetapi, kesalahan saat gagal membuang bola memberi West Ham momentum. Situasi itu berujung gol pembuka tuan rumah.

Lini Tengah Kurang Maksimal

Kobbie Mainoo (6/10) bermain cukup rapi. Ia menjadi salah satu jalur progresi bola terbaik United. Meski begitu, kontribusi bertahannya kurang optimal ketika Soucek lepas dari pengawalan.

Casemiro (7/10) menjadi salah satu pemain paling konsisten. Ia dominan dalam duel dan hampir mencetak gol penyeimbang. Golnya dianulir karena offside tipis setelah tinjauan VAR.

Bruno Fernandes (6/10) berusaha mengatur tempo. Beberapa kombinasi menarik sempat tercipta di sepertiga akhir. Namun, kepadatan lini tengah West Ham membatasi ruang geraknya.

Dominasi penguasaan bola tidak cukup untuk menciptakan peluang bersih. Karena itu, efektivitas lini tengah perlu ditingkatkan. Transisi cepat juga harus lebih tajam agar pertahanan lawan mudah ditembus.

Lini Depan Kurang Tajam

Matheus Cunha (5/10) lebih sering turun ke area tengah. Pergerakan tersebut mengurangi kehadirannya di kotak penalti. Sebelum digantikan, ia kesulitan mengambil keputusan tepat.

Bryan Mbeumo (5/10) minim ancaman sepanjang laga. Ia beberapa kali kehilangan bola saat mencoba menusuk. Meski demikian, umpan silangnya menjadi awal proses gol penyeimbang.

Amad Diallo (4/10) menjalani malam yang berat. Ia dikawal ketat sepanjang pertandingan dan sering terlambat melepas umpan. Minim kontribusi membuatnya sulit memberi dampak signifikan.

Kurangnya variasi serangan membuat United tampak mudah dibaca. Oleh karena itu, kreativitas di sektor sayap harus ditingkatkan pada laga berikutnya.

Pemain Pengganti Jadi Pembeda

Leny Yoro (8/10) langsung memberi dampak setelah masuk. Dua tekel krusialnya mencegah kebobolan tambahan. Selain itu, ia tampil lebih agresif dalam membawa bola ke depan.

Benjamin Sesko (8/10) kembali menjadi penyelamat. Masuk sebagai target man, ia mencetak gol indah pada menit ke-96. Ketajamannya menegaskan peran penting sebagai penentu hasil.

Joshua Zirkzee tampil singkat dan nyaris mencetak gol lewat sundulan. Namun, menit bermainnya terlalu terbatas untuk dinilai lebih jauh.

Secara keseluruhan, Manchester United menunjukkan karakter pantang menyerah. Akan tetapi, kelemahan di lini belakang dan kurangnya ketajaman masih terlihat. Hasil imbang ini menjaga posisi mereka di papan atas, tetapi konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah utama.

Evaluasi Carrick dan Tantangan Laga Berikutnya

Hasil imbang ini memberi gambaran jelas bagi Michael Carrick tentang kondisi timnya. Ia melihat karakter kuat dari bangku cadangan, tetapi juga menyadari celah di lini belakang. Oleh karena itu, pembenahan organisasi pertahanan menjadi prioritas dalam sesi latihan berikutnya.

Selain itu, efektivitas serangan harus segera ditingkatkan. Manchester United akan menghadapi jadwal penting dalam beberapa pekan ke depan. Konsistensi performa sejak menit awal menjadi kunci agar poin penuh tidak kembali lepas di detik akhir.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments