Monday, February 9, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaArema Taklukkan Persija di Senayan, Brace Gabriel Silva Tentukan Kemenangan 2-0

Arema Taklukkan Persija di Senayan, Brace Gabriel Silva Tentukan Kemenangan 2-0

Pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 Minggu, 8 Februari 2026, Persija Jakarta harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor 0-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dua gol Gabriel Silva memastikan Singo Edan pulang membawa tiga poin berharga dari ibu kota.

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Persija. Selain memutus rekor kandang sempurna di Senayan, hasil tersebut membuat Macan Kemayoran gagal mendekati pemuncak klasemen. Sebaliknya, Arema tampil efektif dan disiplin, memaksimalkan momen krusial di babak kedua untuk mengunci kemenangan.

- Advertisement -
asia9QQ

Persija Menekan Sejak Awal, Arema Bertahan Rapat

Persija langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal. Mauricio Souza menurunkan pendekatan agresif dengan mengandalkan kecepatan Witan Sulaeman di sisi kanan dan Emaxwell di kiri. Tekanan cepat membuat Arema lebih banyak bertahan di area sendiri.

Meski demikian, peluang bersih pertama justru datang dari tim tamu. Pada menit ke-18, Gabriel Silva lolos dari kawalan dan melepaskan tembakan berbahaya. Namun, kiper Carlos Eduardo masih sigap menggagalkan ancaman tersebut.

Dua menit berselang, Persija membalas melalui Gustavo Almeida. Kesempatan itu memaksa Muhammad Adi Satryo melakukan penyelamatan penting. Kiper muda Arema itu kemudian tampil konsisten menepis peluang Emaxwell dan Maxwell, menjaga skor tetap imbang hingga jeda.

Babak Kedua Memanas, VAR Jadi Titik Balik

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Arema nyaris mencetak gol cepat pada menit ke-47 lewat Joel Vinicius. Namun, Edu kembali menunjukkan refleks cepat di bawah mistar Persija.

Setelah itu, Persija meningkatkan intensitas serangan. Tekanan bertubi-tubi memaksa Adi Satryo bekerja ekstra keras. Ia menepis sepakan Dony Tri Pamungkas dan sundulan Thales Lira dalam rentang sepuluh menit.

Momen krusial terjadi pada menit ke-77. Gustavo Almeida sempat menjebol gawang Arema, membuat stadion bergemuruh. Namun, setelah peninjauan VAR, wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol tersebut karena offside dalam proses serangan. Keputusan ini mengubah arah pertandingan secara signifikan.

Gabriel Silva Menghukum Kesalahan Persija

Tak lama setelah gol Persija dianulir, Arema justru memanfaatkan celah. Pada menit ke-82, Gabriel Silva membawa bola dari tengah lapangan. Ia melewati Fabio Calonego dan Rizky Ridho sebelum melepaskan tembakan terukur ke sudut kanan bawah gawang.

Gol tersebut membuat Persija terkejut. Tuan rumah mencoba bangkit di sisa waktu, tetapi lini belakang mereka mulai kehilangan keseimbangan. Arema membaca situasi dengan cermat dan menunggu kesempatan kedua.

Pada masa injury time, skenario serupa kembali terjadi. Serangan balik cepat Arema kembali berujung gol Gabriel Silva. Gol ini sempat diperdebatkan, namun VAR mengesahkannya. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dampak Klasemen dan Catatan Penting

Kemenangan ini membawa Arema naik ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan 27 poin. Hasil tersebut memperbaiki posisi Singo Edan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim asuhan Marcos Santos.

Sementara itu, Persija tertahan di peringkat ketiga dengan 41 poin. Jarak enam angka dari Persib di puncak klasemen kini semakin sulit dikejar. Selain itu, kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Persija di kandang musim ini.

Secara permainan, Persija sebenarnya tampil dominan. Namun, efektivitas menjadi pembeda utama. Arema lebih klinis dalam memanfaatkan peluang, sementara Persija gagal mengonversi dominasi menjadi gol.

Evaluasi dan Tantangan Berikutnya

Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Persija. Mauricio Souza perlu memperbaiki transisi bertahan, terutama saat menghadapi serangan balik cepat. Selain itu, ketajaman lini depan juga menjadi catatan krusial jelang laga-laga berikutnya.

Bagi Arema, kemenangan di Senayan menjadi modal besar. Disiplin organisasi pertahanan dan ketenangan dalam penyelesaian akhir patut dipertahankan. Jika konsistensi terjaga, Singo Edan berpeluang terus merangsek ke papan atas.

Dengan demikian, duel Persija kontra Arema menghadirkan pelajaran penting. Dalam sepak bola, dominasi tidak selalu berujung kemenangan. Efektivitas dan ketepatan mengambil momen kerap menjadi penentu hasil akhir.

Laga ini juga menegaskan ketatnya persaingan papan atas musim ini. Setiap kehilangan poin memiliki dampak besar terhadap peta klasemen. Oleh karena itu, Persija wajib merespons cepat agar tidak tertinggal lebih jauh. Di sisi lain, Arema menunjukkan bahwa disiplin taktik dan ketenangan eksekusi mampu mengalahkan tekanan besar. Jika tren positif ini berlanjut, Singo Edan berpotensi menjadi pengganggu serius dalam perebutan posisi terbaik hingga akhir musim.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments