Hasil Persita vs Persija pada pekan ke-19 BRI Super League menghadirkan kemenangan penting bagi Persija Jakarta. Bertandang ke markas Persita Tangerang, Macan Kemayoran menang 2-0 dan langsung menyamai perolehan poin Persib Bandung di papan atas klasemen BRI Super League.
Babak Pertama Berjalan Ketat dan Minim Peluang
Sejak awal laga di Indomilk Arena, kedua tim tampil disiplin dan saling menekan. Persita berusaha menguasai tempo dengan pergerakan cepat dari lini tengah. Sementara itu, Persija memilih bermain lebih sabar sambil menunggu celah di pertahanan lawan.
Kesempatan bersih sulit tercipta karena rapatnya barisan belakang kedua kesebelasan. Duel lini tengah kerap memutus alur serangan, sehingga bola lebih banyak berputar di area aman. Oleh karena itu, laga berjalan keras namun tetap terkendali.
Momentum berubah pada menit ke-33. Persija memaksimalkan kualitas individu untuk memecah kebuntuan. Gustavo Almeida sukses mencetak gol setelah menyambar bola muntah hasil sepakan keras Maxwell Souza yang sempat ditepis kiper Persita.
Gol tersebut memberi keuntungan psikologis bagi tim tamu. Setelah unggul, Persija tampil lebih percaya diri dalam mengatur ritme permainan. Hingga jeda turun minum, skor 1-0 tetap bertahan meski Persita mencoba merespons lewat serangan balik cepat.
Gol Cepat Maxwell Menentukan Arah Laga
Memasuki babak kedua, Persita langsung meningkatkan intensitas serangan. Tekanan tinggi diterapkan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, strategi tersebut justru membuka ruang di lini belakang.
Situasi itu dimanfaatkan Persija dengan sangat efektif. Pada menit ke-50, Maxwell Souza mencatatkan namanya di papan skor. Winger asal Brasil tersebut menuntaskan umpan matang dari Allano dengan penyelesaian tenang di kotak penalti.
Gol kedua membuat Persija berada di atas angin. Selain itu, keunggulan dua gol memaksa Persita bermain lebih terbuka. Aliran bola Persija pun semakin rapi karena mereka bisa mengontrol tempo dengan lebih leluasa.
Meski tertinggal, Persita tidak menurunkan semangat. Tim tuan rumah terus mencoba menekan lewat kombinasi sayap dan umpan silang. Akan tetapi, koordinasi pertahanan Persija tetap solid dan disiplin.
Respons Persita dan Ketangguhan Lini Belakang Persija
Pelatih Persita melakukan perubahan dengan memasukkan Zulfan Djiaulhaq dan Aleksa Andrejic. Pergantian ini bertujuan menambah daya gedor di sepertiga akhir lapangan. Alhasil, Pendekar Cisadane bermain lebih agresif pada sisa waktu pertandingan.
Beberapa peluang sempat tercipta, salah satunya melalui sundulan Hokky Caraka. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan Carlos Eduardo yang tampil sigap di bawah mistar. Penyelamatan itu menjaga jarak skor tetap aman bagi Persija.
Di sisi lain, Persija tidak hanya bertahan. Serangan balik cepat tetap dilancarkan untuk menguras stamina lawan. Kombinasi Allano, Maxwell, dan Gustavo terus merepotkan lini belakang Persita.
Pada menit ke-85, Persija memasukkan Shayne Pattynama. Debut pemain naturalisasi tersebut langsung memberi dampak positif. Kehadirannya membuat sektor kiri pertahanan semakin rapat dan sulit ditembus.
Hingga peluit panjang berbunyi, Persita gagal memperkecil ketertinggalan. Skor 2-0 bertahan dan memastikan Persija membawa pulang tiga poin krusial dari Tangerang.
Dampak Klasemen dan Posisi Kedua Persija
Kemenangan ini sangat berarti bagi Persija dalam persaingan papan atas. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 41 poin dari 19 pertandingan. Jumlah tersebut sama dengan Persib Bandung yang belum memainkan laga pekan ke-19.
Meski memiliki poin identik, Persija masih menempati posisi kedua klasemen. Selisih gol menjadi faktor pembeda sementara. Namun, hasil ini jelas mempertegas konsistensi Macan Kemayoran dalam perburuan gelar.
Bagi Persita, kekalahan ini membuat mereka tetap berada di peringkat kelima dengan 32 poin. Meski demikian, peluang bersaing di zona atas masih terbuka jika mampu menjaga performa pada laga-laga berikutnya.
Laga Persita vs Persija menunjukkan efektivitas menjadi kunci kemenangan. Persija tidak mendominasi penuh, tetapi mampu memaksimalkan peluang penting. Oleh karena itu, hasil ini layak menjadi modal berharga untuk menjaga tekanan di papan atas klasemen.
Selain berdampak pada klasemen, hasil ini memperlihatkan kematangan permainan Persija saat tampil tandang. Tim mampu menjaga fokus meski mendapat tekanan pada awal babak kedua. Efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi catatan penting karena peluang yang tercipta langsung berbuah gol. Dengan performa seperti ini, Persija menunjukkan kapasitas sebagai penantang serius gelar musim ini dan siap menjaga konsistensi pada pekan-pekan krusial berikutnya.






