Friday, January 23, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaPersija Jakarta Belum Menutup Bursa Transfer, Satu Pemain Diaspora Masih Jadi Prioritas

Persija Jakarta Belum Menutup Bursa Transfer, Satu Pemain Diaspora Masih Jadi Prioritas

Persija Jakarta di bursa transfer BRI Super League belum sepenuhnya berhenti bergerak. Manajemen Macan Kemayoran memastikan aktivitas perekrutan pemain pada putaran kedua musim 2025/2026 masih menyisakan satu slot penting. Oleh karena itu, fokus klub ibu kota kini tertuju pada pencarian satu pemain diaspora Timnas Indonesia untuk melengkapi kebutuhan tim.

Sejauh ini, Persija telah mendatangkan tiga pemain baru. Dua di antaranya merupakan pemain asing, yakni Alaaeddine Ajaraie dari Maroko dan Paulo Ricardo asal Brasil. Selain itu, satu pemain lokal, Fajar Fathur Rahman, juga telah resmi bergabung. Namun, komposisi tersebut dinilai belum ideal untuk menghadapi sisa kompetisi yang padat.

- Advertisement -
asia9QQ

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, mengonfirmasi bahwa timnya masih membutuhkan satu tambahan pemain. Ia menyebutkan bahwa slot tersebut diproyeksikan khusus untuk pemain diaspora. Meski demikian, hingga kini belum ada nama final yang disepakati oleh manajemen dan tim pelatih.

Fokus Persija pada Pemain Diaspora Timnas Indonesia

Dalam beberapa hari terakhir, Persija kerap dikaitkan dengan dua nama besar diaspora, yakni Ivar Jenner dan Shayne Pattynama. Keduanya merupakan pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman bermain di luar negeri dan memperkuat Timnas Indonesia.

Ardhi Tjahjoko mengakui bahwa komunikasi dengan pihak Ivar Jenner sempat terjalin. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan pasti. Oleh karena itu, Persija masih menunggu respons lanjutan sambil terus mengevaluasi kebutuhan teknis tim.

Selain itu, Ardhi menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih. Manajemen hanya berperan menyiapkan opsi sesuai kebutuhan skuad. Pendekatan ini dilakukan agar perekrutan benar-benar sesuai dengan kebutuhan permainan, bukan sekadar nama besar.

Kebutuhan Teknis Lebih Condong ke Ivar Jenner

Jika melihat kondisi skuad saat ini, kebutuhan Persija lebih mengarah pada sektor gelandang. Situasi tersebut muncul setelah tim kehilangan salah satu pilar penting di lini tengah. Gelandang asal Brasil, Van Basty Sousa, mengalami cedera ligamen bahu yang memaksanya absen cukup lama.

Cedera Van Basty diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar satu bulan. Kondisi ini membuat kedalaman lini tengah Persija menipis. Oleh karena itu, sosok seperti Ivar Jenner dinilai lebih sesuai secara kebutuhan teknis.

Jenner dikenal memiliki kemampuan distribusi bola dan visi bermain yang baik. Selain itu, pengalamannya bermain di Eropa memberi nilai tambah dalam menjaga tempo permainan. Dengan jadwal padat BRI Super League, kehadiran gelandang dengan karakter tersebut sangat dibutuhkan.

Alternatif Shayne Pattynama dan Pertimbangan Taktis

Meski demikian, nama Shayne Pattynama tidak sepenuhnya tersisih. Bek kiri ini bisa menjadi opsi menarik jika pelatih ingin memperkuat sisi pertahanan dan variasi serangan dari sayap. Namun, kebutuhan mendesak Persija saat ini lebih terfokus di lini tengah.

Keputusan memilih antara Jenner atau Pattynama akan sangat bergantung pada strategi jangka pendek dan menengah tim. Selain itu, ketersediaan pemain serta kesepakatan kontrak juga menjadi faktor penentu. Persija tidak ingin terburu-buru agar tidak salah langkah di sisa musim.

Krisis Gelandang Memaksa Persija Bergerak Cepat

Masalah Persija tidak berhenti pada Van Basty. Gelandang lain, Hanif Sjahbandi, juga dipastikan absen hingga akhir musim. Hanif tengah menjalani pemulihan cedera tulang rawan lutut yang membutuhkan tindakan operasi.

Kondisi ini membuat Persija kehilangan dua gelandang utama sekaligus. Oleh karena itu, kebutuhan mendatangkan pemain baru menjadi semakin mendesak. Tanpa tambahan pemain, rotasi tim berpotensi terganggu dalam persaingan papan atas.

Situasi tersebut menjelaskan mengapa manajemen masih membuka peluang di bursa transfer. Persija ingin memastikan tim tetap kompetitif hingga akhir musim, terutama dalam perburuan target di BRI Super League.

Penutup

Persija Jakarta memastikan bahwa aktivitas transfer mereka belum sepenuhnya selesai. Satu slot pemain diaspora masih menjadi prioritas utama demi menutup celah di lini tengah. Dengan krisis gelandang yang terjadi, pilihan antara Ivar Jenner atau Shayne Pattynama akan sangat menentukan arah tim.

Selain kebutuhan jangka pendek, keputusan ini juga berkaitan dengan konsistensi performa hingga akhir musim. Persija tidak hanya membutuhkan pemain pelapis, tetapi figur yang mampu langsung memberi dampak. Oleh karena itu, manajemen diharapkan bergerak tepat dan terukur agar target kompetitif musim 2025/2026 tetap berada dalam jalur yang diinginkan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments