Tuesday, January 20, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolMbappe Buka Suara soal Pemecatan Xabi Alonso: Telepon Terakhir, Pembelaan Terbuka, dan...

Mbappe Buka Suara soal Pemecatan Xabi Alonso: Telepon Terakhir, Pembelaan Terbuka, dan Fokus ke Era Arbeloa

Mbappe bongkar isi telepon, bintang Real Madrid itu akhirnya angkat bicara soal pemecatan Xabi Alonso. Penyerang asal Prancis tersebut menepis keras isu keretakan hubungan dengan mantan pelatihnya. Oleh karena itu, pernyataan ini sekaligus meluruskan berbagai rumor yang berkembang liar di sekitar ruang ganti Santiago Bernabeu.

Dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions, Mbappe menegaskan bahwa narasi kegagalan Alonso tidak berdasar. Ia justru menunjukkan respek tinggi dan meminta publik menghentikan penyebaran informasi keliru. Sikap ini menandai upaya meredam gejolak internal klub.

- Advertisement -
asia9QQ

Mbappe Bantah Narasi Alonso Gagal

Mbappe merasa perlu meluruskan persepsi yang beredar luas. Ia menilai Alonso belum diberi waktu yang cukup untuk membuktikan kapasitasnya. Faktanya, sang pelatih pergi ketika peluang juara di berbagai kompetisi masih terbuka.

Menurut Mbappe, menyebut Alonso gagal adalah kesimpulan terburu-buru. Satu-satunya trofi yang lepas hanyalah Piala Super Spanyol. Selain itu, performa tim tetap kompetitif di liga dan Eropa.

Penyerang tersebut memuji filosofi sepak bola Alonso yang modern. Ia menilai pendekatan taktik dan perhatian terhadap detail menjadi kekuatan utama sang pelatih. Karena itu, Mbappe yakin Alonso akan sukses di masa depan.


Apresiasi pada Filosofi dan Obsesi Detail

Mbappe mengungkapkan kekagumannya terhadap cara Alonso memandang permainan. Ia menyebut mantan pelatih Bayer Leverkusen itu sebagai sosok yang terobsesi pada detail. Pendekatan tersebut, menurutnya, penting untuk sepak bola level tertinggi.

Hubungan profesional keduanya berjalan baik sejak awal. Mbappe menyatakan mereka memiliki komunikasi yang terbuka. Selain itu, ia merasa Alonso mampu mengembangkan ide permainan yang jelas.

Pujian ini menegaskan bahwa isu konflik internal tidak sesuai fakta. Mbappe menyebut banyak kabar yang beredar justru tidak mencerminkan situasi sebenarnya di dalam tim.


Telepon Langsung di Hari Perpisahan

Ketika kabar pemecatan Alonso mencuat, Mbappe tidak tinggal diam. Ia langsung menghubungi sang pelatih untuk memberi dukungan moral. Percakapan tersebut berlangsung di hari yang berat bagi Alonso.

Mbappe mengungkapkan bahwa pembicaraan mereka menyentuh hal-hal personal. Topik yang dibahas meliputi kehidupan dan langkah selanjutnya. Sikap ini menunjukkan respek antarsesama profesional.

Ia juga menyadari kerasnya dunia sepak bola. Namun, Mbappe menekankan pentingnya empati dalam situasi sulit. Oleh karena itu, ia merasa perlu menunjukkan dukungan secara langsung.


Muak dengan Rumor Palsu Media

Selama beberapa waktu, media Prancis kerap memberitakan ketegangan antara Mbappe dan staf pelatih. Isu tersebut kemudian memengaruhi opini sebagian suporter. Mbappe mengaku muak dengan kabar yang tidak akurat.

Menurutnya, banyak informasi yang disajikan tanpa konteks. Hal ini membuat fans datang ke stadion dengan prasangka tertentu. Akibatnya, suasana pertandingan sering menjadi tidak kondusif.

Mbappe menyebut bahwa sebagian kritik muncul karena informasi salah yang dipercaya publik. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak lebih bijak menyaring berita. Sikap ini diharapkan meredam ketegangan antara tim dan suporter.


Transisi ke Era Alvaro Arbeloa

Setelah pemecatan Alonso, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru. Mbappe menegaskan bahwa keputusan klub harus dihormati. Fokus tim kini beralih ke masa depan.

Ia mengajak seluruh skuad untuk bersatu mendukung Arbeloa. Menurut Mbappe, transisi ini membutuhkan komitmen kolektif. Selain itu, dukungan pemain menjadi kunci kesuksesan awal pelatih baru.

Mbappe memastikan dirinya siap bekerja keras. Ia menegaskan loyalitas penuh kepada klub dan pelatih anyar. Sikap ini penting untuk menjaga stabilitas tim di tengah musim.


Misi Kembalikan Kepercayaan Madridista

Fokus utama Real Madrid saat ini adalah mengembalikan kepercayaan Madridista. Mbappe menyadari tekanan besar yang melekat pada seragam putih. Namun, ia menegaskan kesiapan untuk bertarung di setiap kompetisi.

Liga Champions menjadi prioritas terdekat. Mbappe menyebut tugas pemain adalah memberikan performa terbaik, bukan memperpanjang polemik. Oleh karena itu, konsentrasi penuh diarahkan ke lapangan.

Ia berharap publik memberi ruang bagi tim untuk bekerja. Dukungan positif dinilai lebih membantu dibanding spekulasi berlebihan. Pesan ini menjadi ajakan untuk kembali bersatu.


Pesan Tegas Mbappe untuk Publik

Pernyataan Mbappe menutup berbagai spekulasi yang berkembang. Ia membela Alonso tanpa ragu, sekaligus menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi perubahan. Sikap ini mencerminkan peran pemimpin di ruang ganti.

Dengan mendukung Arbeloa dan menghormati Alonso, Mbappe mencoba menjembatani masa lalu dan masa depan klub. Oleh karena itu, Real Madrid diharapkan kembali fokus pada target utama musim ini.

Ke depan, performa di lapangan akan menjadi jawaban terbaik. Mbappe menegaskan bahwa kerja keras dan persatuan menjadi satu-satunya jalan bagi Los Blancos untuk kembali ke jalur kemenangan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments