Monday, January 19, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga Inggris4 Kekeliruan Ruben Amorim di Manchester United yang Langsung Dikoreksi Michael Carrick

4 Kekeliruan Ruben Amorim di Manchester United yang Langsung Dikoreksi Michael Carrick

Kesalahan Ruben Amorim langsung dikoreksi oleh Michael Carrick setelah Manchester United menaklukkan Manchester City dengan skor 2-0 pada Derby Manchester, Sabtu (17/1/2026). Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih hanya tiga hari setelah Michael Carrick mengambil alih tim. Oleh karena itu, laga ini sekaligus membuka fakta bahwa sejumlah pendekatan Ruben Amorim sebelumnya ternyata kurang sesuai dengan karakter Setan Merah.

Sejak menit awal, United tampil lebih agresif dan terorganisasi. Selain itu, para pemain terlihat nyaman menjalankan instruksi sederhana yang langsung berdampak pada performa kolektif. Hasilnya, dominasi United bahkan dinilai belum sepenuhnya tercermin dari skor akhir.

- Advertisement -
asia9QQ

Kembali ke Dua Bek Tengah dan Serangan Sayap

Perubahan paling mencolok terlihat pada struktur pertahanan. Carrick meninggalkan skema tiga bek tengah yang sering digunakan Amorim. Ia mengembalikan United ke formasi empat bek datar dengan dua bek tengah murni.

Pendekatan ini membuat keseimbangan tim jauh lebih terjaga. Serangan United mengalir lebih alami melalui sisi sayap. Patrick Dorgu dan Amad mampu membuka ruang serta menekan pertahanan City secara konsisten.

Gaya tersebut terasa lebih sederhana namun efektif. Jika sebelumnya permainan United terlihat kaku, kini alur serangan menjadi lebih langsung. Karena itu, City kesulitan mengantisipasi kecepatan transisi tuan rumah.


Mental Menyerang Setelah Unggul

Kesalahan besar Amorim lainnya terletak pada pendekatan mental saat tim unggul. Di era sebelumnya, United sering menurunkan tempo setelah mencetak gol. Akibatnya, lawan mendapat ruang untuk bangkit.

Carrick memilih arah berbeda. Setelah unggul 1-0, United justru meningkatkan intensitas tekanan. Mereka terus menekan demi mencari gol tambahan, bukan sekadar mempertahankan keunggulan.

Pendekatan ini langsung membuahkan hasil. Gol kedua tercipta, dan peluang tambahan tetap bermunculan. Selain itu, Old Trafford kembali merasakan atmosfer agresif yang lama hilang dari permainan United.


Kobbie Mainoo Kembali Jadi Pilar

Nama Kobbie Mainoo sempat terpinggirkan di bawah Amorim. Gelandang muda itu jarang mendapat kesempatan dengan alasan ketidaksesuaian sistem. Keputusan tersebut kini terlihat keliru.

Carrick langsung mempercayai Mainoo sebagai starter. Kepercayaan itu dibayar lunas dengan penampilan tenang dan disiplin. Mainoo mampu menjaga alur permainan serta membuat keputusan sederhana namun efektif.

Kehadirannya memberi stabilitas di lini tengah. Karena itu, United terlihat lebih rapi saat membangun serangan maupun bertahan. Performa ini menegaskan bahwa Mainoo seharusnya menjadi bagian inti tim sejak awal musim.


Bruno Fernandes Kembali ke Peran Ideal

Perubahan penting lainnya menyangkut Bruno Fernandes. Amorim kerap memaksanya bermain lebih dalam sebagai gelandang. Meski fungsional, peran tersebut mengurangi dampak kreatif Bruno.

Carrick mengembalikan sang kapten ke posisi nomor 10. Ia bermain lebih dekat dengan striker dan bebas bergerak di sepertiga akhir. Dampaknya langsung terasa dalam pola serangan United.

Bruno menjadi pusat kreativitas dengan umpan-umpan kunci yang konsisten. Selain itu, ia mampu mengatur tempo tanpa kehilangan ancaman ke gawang lawan. Peran ini membuat kualitasnya kembali maksimal.


Dampak Instan Carrick di Old Trafford

Kemenangan derby ini menjadi bukti nyata dampak cepat Carrick. Dalam waktu singkat, ia mengembalikan identitas permainan United yang agresif dan lugas. Para pemain terlihat memahami peran masing-masing dengan jelas.

Lebih dari sekadar hasil, performa ini menyoroti kelemahan pendekatan Amorim sebelumnya. Skema rumit, pemilihan peran pemain, dan manajemen momentum pertandingan terbukti tidak efektif.

Jika konsistensi ini terjaga, United berpeluang memasuki fase baru yang lebih stabil. Oleh karena itu, Carrick kini mendapat kepercayaan besar dari publik Old Trafford untuk melanjutkan transformasi tim.

Derby Manchester kali ini bukan hanya kemenangan prestisius. Laga tersebut menjadi cermin bahwa kesederhanaan, keberanian menyerang, dan pemahaman karakter pemain mampu menghadirkan perubahan nyata dalam waktu singkat.

Sinyal Awal Perubahan Arah Manchester United

Tambahan kemenangan derby ini memberi sinyal kuat bahwa arah Manchester United mulai berubah. Carrick tidak hanya memperbaiki aspek taktik, tetapi juga menghidupkan kembali kepercayaan diri pemain. Struktur permainan yang jelas membuat setiap lini bekerja lebih efisien. Selain itu, respons positif publik Old Trafford menunjukkan dukungan terhadap pendekatan baru ini. Jika konsistensi mampu dijaga dalam laga-laga berikutnya, United berpotensi membangun fondasi kuat menuju stabilitas performa jangka menengah dan persaingan papan atas.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments