Friday, January 16, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaPSIM Yogyakarta Kokoh di Enam Besar, Tim Promosi Kirim Sinyal Serius di...

PSIM Yogyakarta Kokoh di Enam Besar, Tim Promosi Kirim Sinyal Serius di BRI Super League

PSIM Yogyakarta kokoh menutup putaran pertama BRI Super League 2025/26 dengan posisi yang mencuri perhatian. Tim promosi asal Yogyakarta itu menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 17 pertandingan. Capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa Laskar Mataram datang ke kasta tertinggi bukan sekadar pelengkap kompetisi.

Sejak awal musim, PSIM tampil relatif stabil di tengah persaingan ketat Liga 1. Oleh karena itu, posisi enam besar menjadi gambaran konsistensi permainan yang mereka bangun sejak pekan pertama. Selain itu, jarak poin dengan tim papan atas masih terjaga, membuka peluang untuk terus bersaing pada putaran kedua.

- Advertisement -
asia9QQ

Pencapaian ini juga memberi pesan penting bagi lawan-lawan mereka. Status sebagai tim promosi tidak menghalangi PSIM untuk tampil percaya diri dan disiplin. Fondasi taktik, mental bertanding, serta manajemen permainan menjadi faktor utama yang menopang performa positif tersebut.

Konsistensi Tim Promosi di Papan Atas

Dalam 17 laga putaran pertama, PSIM Yogyakarta mencatat delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan. Produktivitas tim terbilang solid dengan 23 gol tercipta, sementara pertahanan mencatat 18 kali kebobolan. Catatan ini menunjukkan keseimbangan antara lini depan dan belakang.

Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengakui rasa syukur atas posisi tim hingga akhir paruh musim. Menurutnya, capaian ini cukup memuaskan untuk ukuran tim promosi. Namun, ia menegaskan bahwa hasil tersebut tidak membuat klub terlena.

Selain itu, manajemen menilai enam besar sebagai modal penting untuk menatap putaran kedua. Evaluasi tetap dilakukan agar performa tidak menurun. Dengan kata lain, PSIM ingin memastikan konsistensi tetap terjaga saat tekanan kompetisi meningkat.

Pendekatan realistis ini mencerminkan kedewasaan klub dalam mengelola ekspektasi. Alih-alih menetapkan target berlebihan, PSIM memilih fokus pada proses dan perbaikan berkelanjutan.

Stabilitas Permainan Jadi Kunci Paruh Musim

Sepanjang putaran pertama, PSIM dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan. Struktur permainan yang rapi membuat mereka jarang kehilangan poin secara mudah. Karena itu, enam hasil imbang menjadi bukti bahwa PSIM mampu mengamankan angka meski tidak selalu menang.

Di sisi lain, kemampuan membaca momentum pertandingan menjadi keunggulan tersendiri. PSIM kerap tampil sabar saat bertahan, lalu memanfaatkan peluang dengan efektif. Pendekatan ini membantu mereka bertahan di papan atas meski menghadapi tim dengan kedalaman skuad lebih kuat.

Selain aspek taktik, mental bertanding pemain juga terlihat solid. Banyak laga ketat mampu mereka lewati tanpa panik, terutama saat menghadapi tekanan di menit akhir. Oleh karena itu, kestabilan emosi menjadi elemen penting dalam perjalanan PSIM sejauh ini.

Kombinasi antara organisasi permainan dan mentalitas kompetitif inilah yang menjaga PSIM tetap konsisten. Tim promosi tersebut tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja, melainkan mengandalkan kerja kolektif.

Fokus Fisik dan Jadwal Padat Putaran Kedua

Memasuki paruh musim berikutnya, tantangan PSIM tidak semakin ringan. Jadwal pertandingan yang lebih padat, terutama pada Februari, berpotensi menguras fisik pemain. Oleh karena itu, aspek kebugaran menjadi perhatian utama tim pelatih dan manajemen.

Razzi Taruna menekankan pentingnya menjaga konsistensi dari pekan ke pekan. Ia menilai bahwa stabilitas performa akan sangat menentukan posisi PSIM di klasemen akhir. Selain itu, rotasi pemain dan pengelolaan menit bermain mulai dipertimbangkan secara lebih serius.

Persiapan fisik menjadi prioritas agar pemain tetap fokus dan bugar. Tim pelatih hanya memberikan libur singkat sebelum kembali menggelar latihan intensif. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan maksimal jelang laga perdana putaran kedua.

Pendekatan tersebut menunjukkan keseriusan PSIM menghadapi fase krusial musim. Dengan persiapan matang, mereka berharap bisa mempertahankan bahkan meningkatkan posisi di klasemen.

Modal Kuat Hadapi Persaingan Putaran Kedua

Putaran kedua akan menjadi ujian sesungguhnya bagi PSIM Yogyakarta. Lawan-lawan yang sudah mempelajari karakter permainan mereka tentu akan tampil lebih waspada. Namun demikian, posisi enam besar memberi kepercayaan diri tambahan bagi skuad Laskar Mataram.

Dengan fondasi permainan yang sudah terbentuk, PSIM memiliki peluang untuk terus bersaing di papan atas. Selain itu, dukungan manajemen yang stabil dan arah tim yang jelas menjadi nilai tambah. Jika konsistensi bisa dipertahankan, hasil positif berpeluang kembali diraih.

Putaran pertama telah memberi gambaran bahwa PSIM bukan tim promosi biasa. Kini, fokus mereka tertuju pada bagaimana menjaga ritme dan fokus di tengah tekanan kompetisi. Perjalanan masih panjang, tetapi sinyal positif sudah dikirim sejak paruh musim pertama.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments