Friday, January 2, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisDerbi London Awal Tahun: Crystal Palace Tertekan, Fulham Datang dengan Kepercayaan Diri...

Derbi London Awal Tahun: Crystal Palace Tertekan, Fulham Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Laga Crystal Palace kontra Fulham akan membuka kalender Premier League 2026 dengan tensi tinggi. Duel sesama tim London ini digelar di Selhurst Park pada 2 Januari 2026 dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi krusial karena kedua tim datang dengan kondisi yang sangat berbeda.

Crystal Palace sedang berada dalam tren negatif. The Eagles menutup 2025 tanpa satu pun kemenangan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Oleh karena itu, laga kandang ini menjadi momen penting untuk menghentikan laju penurunan performa.

- Advertisement -
asia9QQ

Sebaliknya, Fulham hadir dengan modal kuat. Tim asuhan Marco Silva sedang menikmati tiga kemenangan beruntun di liga. Selain itu, kepercayaan diri mereka meningkat karena performa tandang yang solid dalam beberapa pekan terakhir.

Palace Terpuruk, Glasner Akui Masalah Skuad

Performa Crystal Palace sepanjang akhir 2025 menimbulkan kekhawatiran. Setelah tersingkir dari EFL Cup oleh Arsenal, mereka kembali menelan kekalahan tipis dari Tottenham Hotspur. Hasil tersebut membuat posisi Palace melorot di klasemen sementara.

Saat ini, Palace berada di peringkat sembilan. Jarak dengan zona empat besar melebar hingga enam poin. Kondisi ini jelas tidak ideal untuk tim yang menargetkan stabilitas papan atas.

Pelatih Oliver Glasner tidak menutup mata terhadap situasi tersebut. Ia mengakui timnya sedang menghadapi masalah serius. Menurutnya, kedalaman skuad menjadi kendala utama.

Glasner secara terbuka menyebut kebutuhan mendesak akan pemain baru. Bursa transfer Januari dianggap sebagai solusi jangka pendek. Namun, untuk laga ini, Palace harus bertahan dengan komposisi yang ada.

Selhurst Park Jadi Beban Statistik

Masalah Palace tidak berhenti pada performa umum. Rekor kandang juga menjadi sorotan. Mereka tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir di Selhurst Park.

Selain itu, catatan pertemuan melawan Fulham di kandang sangat buruk. Palace tidak pernah menang di Selhurst Park saat menjamu Fulham sejak Februari 2019. Yang terpenting, mereka selalu gagal mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir di venue tersebut.

Faktor tanggal juga memberi tekanan tambahan. Palace belum pernah menang dalam enam laga Premier League terakhir yang dimainkan pada awal tahun. Statistik ini memperkuat narasi sulitnya memulai tahun baru.

Dengan kondisi tersebut, tekanan terhadap Palace semakin besar. Dukungan publik tuan rumah tetap penting, tetapi hasil di lapangan akan menjadi penentu utama.

Fulham Datang dengan Tren Positif

Di kubu seberang, Fulham justru berada dalam situasi ideal. Kemenangan 1-0 atas West Ham pada laga terakhir menjadi bukti ketangguhan mereka. Gol penentu dicetak pada menit akhir pertandingan.

Raul Jimenez kembali menunjukkan peran penting. Penyerang asal Meksiko itu mencetak gol dalam dua laga beruntun. Produktivitasnya menjadi senjata utama Fulham.

Jika mampu menang di Selhurst Park, Fulham akan mencatat empat kemenangan beruntun di Premier League. Rekor tersebut belum pernah dicapai klub sebelumnya. Oleh karena itu, motivasi mereka sangat tinggi.

Rekor tandang Fulham juga impresif. Mereka menyapu bersih tiga laga tandang terakhir dengan kemenangan. Konsistensi ini memberi keyakinan tambahan menjelang derbi London.

Badai Cedera dan Dampak AFCON

Kedua tim sama-sama menghadapi masalah ketersediaan pemain. Palace kehilangan Ismaila Sarr yang membela Senegal di Piala Afrika. Selain itu, beberapa pemain inti masih berkutat dengan cedera.

Daniel Munoz, Daichi Kamada, Cheick Doucoure, dan Chadi Riad dipastikan absen. Kondisi Chris Richards juga masih diragukan. Oleh karena itu, opsi rotasi Palace sangat terbatas.

Fulham tidak sepenuhnya aman dari masalah serupa. Alex Iwobi, Calvin Bassey, dan Samuel Chukwueze harus membela Nigeria di Piala Afrika. Absennya mereka mengurangi kekuatan di beberapa sektor.

Namun, Fulham masih memiliki Harry Wilson. Gelandang serang tersebut tampil tajam dengan tujuh gol dalam enam laga terakhir. Ia diprediksi menjadi kreator utama di belakang Jimenez.

Ujian Mental di Awal 2026

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Bagi Palace, laga ini menjadi ujian mental untuk keluar dari tekanan. Kemenangan akan mengubah atmosfer tim secara signifikan.

Sementara itu, Fulham melihat laga ini sebagai peluang mencetak sejarah. Tren positif membuat mereka percaya diri menghadapi tekanan kandang lawan. Oleh karena itu, duel diprediksi berlangsung ketat.

Secara performa terkini, Fulham berada di atas angin. Namun, status derbi London sering menghadirkan kejutan. Detail kecil akan sangat menentukan hasil akhir.

Penutup

Crystal Palace dan Fulham memasuki laga pembuka 2026 dengan cerita yang kontras. Palace tertekan oleh performa dan rekor kandang, sementara Fulham datang membawa tren positif. Dengan kondisi skuad pincang di kedua kubu, efektivitas dan mental bertanding akan menjadi kunci. Laga di Selhurst Park ini berpotensi menjadi titik balik atau justru catatan sejarah baru di Premier League.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments