Thursday, January 1, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisChelsea Mulai Bersiap, Tiga Nama Muncul sebagai Calon Pengganti Enzo Maresca

Chelsea Mulai Bersiap, Tiga Nama Muncul sebagai Calon Pengganti Enzo Maresca

Situasi Enzo Maresca di Chelsea kian berada di bawah sorotan. Hasil negatif yang terus berulang membuat posisi pelatih asal Italia tersebut semakin tidak aman. Oleh karena itu, manajemen klub mulai mengantisipasi skenario pergantian pelatih dengan menyiapkan beberapa kandidat potensial.

Kekalahan telak dari Bournemouth menjadi titik krusial. Hasil itu membuat Chelsea terlempar ke peringkat lima Premier League. Selain itu, performa yang hanya menghasilkan satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir memperbesar tekanan internal di Stamford Bridge.

- Advertisement -
asia9QQ

Meski Maresca sempat mempersembahkan dua gelar pada musim debutnya, situasi terkini mengubah persepsi manajemen. Hubungan yang merenggang dengan jajaran petinggi klub turut memperkeruh keadaan. Karena itu, perhatian kini beralih pada sosok yang dinilai mampu menstabilkan performa tim.

Tekanan Meningkat di Stamford Bridge

Enzo Maresca bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2024. Ia datang dengan reputasi menjanjikan setelah mencatatkan prestasi di klub sebelumnya. Pada musim pertamanya, Chelsea meraih Piala Dunia Antarklub dan Liga Konferensi UEFA.

Namun, konsistensi menjadi masalah utama. Chelsea kesulitan menjaga performa di kompetisi domestik. Oleh karena itu, hasil positif di awal musim perlahan tertutup oleh rangkaian hasil mengecewakan.

Manajemen klub dikenal memiliki standar tinggi. Selain prestasi, mereka juga menilai kesesuaian visi jangka panjang. Ketegangan yang muncul membuat masa depan Maresca semakin tidak pasti.

Dalam kondisi tersebut, Chelsea tidak ingin kehilangan momentum. Klub mulai memetakan kandidat pelatih yang sesuai dengan proyek jangka panjang. Beberapa nama pun masuk dalam radar utama.

Liam Rosenior, Opsi yang Pahami Struktur Klub

Nama pertama yang mencuat adalah Liam Rosenior. Ia tampil impresif bersama Strasbourg di Ligue 1. Kinerja tersebut menarik perhatian manajemen Chelsea.

Rosenior dinilai memahami metode kerja kelompok kepemilikan Blue Co. Faktor ini menjadi nilai tambah yang penting. Selain itu, pendekatannya dianggap selaras dengan filosofi klub.

Meski belum pernah melatih di Premier League, pengalamannya di Inggris cukup luas. Ia pernah menjadi pelatih interim Derby County pada 2022. Setelah itu, Rosenior menangani Hull City selama 18 bulan.

Pengalaman tersebut membentuk karakter kepelatihannya. Ia dikenal mampu membangun tim dengan struktur yang rapi. Oleh karena itu, Rosenior dipandang sebagai opsi realistis dan berjangka panjang.

Xavi, Filosofi Menyerang untuk Skuad Muda

Kandidat berikutnya adalah Xavi. Legenda Barcelona ini belum melatih klub mana pun sejak meninggalkan Camp Nou pada 2024. Namanya disebut cocok dengan kebutuhan Chelsea saat ini.

Xavi dikenal piawai bekerja dengan pemain muda. Ia terbiasa mengelola skuad dengan anggaran terbatas. Karena itu, pendekatannya dinilai relevan dengan kondisi Chelsea.

Filosofi sepak bola menyerang menjadi ciri khas Xavi. Gaya tersebut sesuai dengan karakter pemain Chelsea yang dinamis. Selain itu, pendekatan penguasaan bola dianggap mampu meningkatkan identitas tim.

Karier kepelatihan Xavi dimulai di Al Sadd, Qatar. Di sana, ia meraih tujuh gelar. Setelah kembali ke Barcelona, Xavi menambah dua trofi sebelum memutuskan hengkang.

Pengalaman tersebut membuat Xavi memiliki profil menarik. Namun, adaptasi dengan intensitas Premier League tetap menjadi tantangan tersendiri.

Julian Nagelsmann, Target Jangka Menengah

Nama ketiga adalah Julian Nagelsmann. Saat ini, ia masih terikat kontrak dengan tim nasional Jerman. Oleh karena itu, ketersediaannya dalam waktu dekat tergolong kecil.

Namun, Chelsea bisa menargetkannya untuk jangka menengah. Nagelsmann berpotensi tersedia setelah Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Chelsea sempat bernegosiasi dengannya pada 2023.

Nagelsmann dikenal sebagai pelatih muda dengan pendekatan modern. Ia memiliki reputasi kuat dalam mengembangkan pemain. Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan di Chelsea.

Struktur rekrutmen klub yang dikendalikan direktur olahraga membutuhkan pelatih fleksibel. Nagelsmann dinilai mampu bekerja dalam sistem tersebut. Karena itu, namanya tetap masuk dalam daftar kandidat.

Penutup

Ketidakpastian masa depan Enzo Maresca memaksa Chelsea bersiap dengan berbagai opsi. Liam Rosenior menawarkan pemahaman struktur klub, Xavi membawa filosofi menyerang, sementara Julian Nagelsmann menjadi target strategis jangka menengah. Setiap kandidat memiliki kelebihan masing-masing. Keputusan akhir akan sangat menentukan arah proyek Chelsea di musim-musim mendatang, terutama dalam menjaga stabilitas dan ambisi klub di level tertinggi.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments