Tuesday, February 3, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisSalah Berpotensi Pulang Lebih Cepat, Liverpool Dihantam Kabar Buruk di Januari

Salah Berpotensi Pulang Lebih Cepat, Liverpool Dihantam Kabar Buruk di Januari

Liverpool menghadapi periode Januari yang penuh tantangan seiring absennya Mohamed Salah di Piala Afrika. Situasi ini semakin kompleks karena muncul prediksi Salah bisa pulang lebih cepat, namun disertai kabar kurang menyenangkan dari bursa transfer. Oleh karena itu, Liverpool harus menyiapkan strategi matang di tengah jadwal padat Premier League.

Arne Slot membawa Liverpool ke fase krusial musim dengan keterbatasan skuad. Selain absennya Salah, isu transfer dan masa depan pemain pinjaman ikut membayangi. Kondisi ini membuat Januari menjadi bulan penentu bagi stabilitas tim.

- Advertisement -
asia9QQ

Prediksi Piala Afrika dan Dampaknya bagi Liverpool

Mohamed Salah berangkat ke Piala Afrika dengan status bintang utama Timnas Mesir. Mesir datang sebagai unggulan dengan rekam jejak tujuh gelar juara. Yang terpenting, peran Salah sangat vital dalam ambisi mereka melangkah jauh.

Namun demikian, prediksi terbaru justru menempatkan Mesir dalam skenario sulit. Sebuah simulasi superkomputer memproyeksikan Mesir tersingkir lebih cepat dari perkiraan. Dalam simulasi tersebut, Mesir lolos fase grup tetapi kalah di babak 16 besar.

Kekalahan itu disebut terjadi saat menghadapi Komoro dengan skor tipis 0-1. Jika skenario ini terwujud, Salah berpotensi kembali ke Liverpool lebih awal. Babak 16 besar dijadwalkan berlangsung pada awal Januari.

Situasi ini memberi peluang bagi Liverpool untuk segera mendapatkan kembali Salah. Akan tetapi, laga besar melawan Arsenal pada 8 Januari kemungkinan masih terlalu cepat. Oleh karena itu, peluang realistis bagi Salah adalah tampil pada laga Piala FA melawan Barnsley, 12 Januari.

Meski terdengar positif, kepulangan cepat Salah tetap menyimpan risiko. Kondisi fisik pasca turnamen perlu diperhatikan. Liverpool tidak ingin mengambil risiko berlebihan pada pemain kunci mereka.

Ketergantungan Liverpool pada Salah Masih Terasa

Absennya Salah kembali menegaskan ketergantungan Liverpool pada sosok tersebut. Tanpa Salah, produktivitas serangan Liverpool cenderung menurun. Fakta ini sudah terlihat dalam beberapa periode sebelumnya.

Slot berupaya menyebar beban gol ke pemain lain. Namun, konsistensi tetap menjadi tantangan. Oleh karena itu, kepulangan Salah, cepat atau lambat, tetap sangat dinantikan.

Selain faktor teknis, kehadiran Salah juga berpengaruh secara psikologis. Pemain lain cenderung lebih percaya diri saat Salah berada di lapangan. Hal ini menjadi nilai tambah yang sulit digantikan.

Meski begitu, Liverpool tetap harus menyiapkan skenario tanpa Salah. Jadwal padat dan risiko cedera membuat rotasi menjadi kebutuhan. Januari akan menguji kedalaman skuad The Reds.

Transfer Marc Guehi Semakin Menjauh

Di tengah harapan akan kembalinya Salah, Liverpool justru menerima kabar kurang menggembirakan dari bursa transfer. Upaya mendatangkan Marc Guehi kembali menemui jalan buntu. Bek Crystal Palace itu sempat hampir bergabung pada musim panas lalu.

Negosiasi senilai Rp 784 miliar gagal tercapai saat itu. Liverpool berharap bisa menghidupkan kembali transfer tersebut pada Januari. Namun, situasi kini berubah.

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, menyatakan keyakinannya bahwa Guehi akan bertahan hingga akhir musim. Sikap ini menegaskan Palace tidak berniat melepas kapten timnya di tengah kompetisi.

Akibatnya, Liverpool harus menunda rencana memperkuat lini belakang. Opsi mendatangkan bek baru kemungkinan baru terbuka pada musim panas. Keterlambatan langkah di Agustus kini berdampak langsung.

Ketua Palace, Steve Parish, sebelumnya memberi sinyal transfer bisa terjadi jika Liverpool bergerak lebih cepat. Namun, kesempatan tersebut kini tertutup. Liverpool harus memaksimalkan sumber daya yang ada.

Masa Depan Harvey Elliott Kembali Disorot

Selain isu transfer, nama Harvey Elliott kembali mencuat. Gelandang muda tersebut menjalani masa pinjaman di Aston Villa. Kesepakatan pinjaman itu disertai klausul kewajiban membeli jika syarat tertentu terpenuhi.

Namun, menit bermain Elliott di Villa tergolong minim. Kondisi ini memunculkan tanda tanya soal masa depannya. Situasi tersebut menarik perhatian mantan pemain Liverpool, Don Hutchison.

Hutchison menilai Liverpool seharusnya mempertimbangkan memanggil Elliott kembali. Menurutnya, bangku cadangan Liverpool saat ini terlalu tipis. Kehadiran Elliott bisa memberi opsi tambahan di lini tengah.

Ia juga menyebut aneh melihat Elliott jarang dimainkan di Villa. Dengan cedera dan skorsing yang melanda Liverpool, Elliott dinilai masih relevan sebagai solusi jangka pendek.

Penutup

Januari menjadi bulan penuh tantangan bagi Liverpool. Potensi kepulangan cepat Mohamed Salah memberi harapan, namun isu transfer dan keterbatasan skuad tetap membebani. Oleh karena itu, keputusan manajemen dan fleksibilitas Arne Slot akan sangat menentukan arah Liverpool dalam periode krusial ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments