Tuesday, January 27, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaPSM Makassar Ditahan Persebaya 1-1: Tren Kemenangan Terhenti, Pelatih Tomas Trucha Sampaikan...

PSM Makassar Ditahan Persebaya 1-1: Tren Kemenangan Terhenti, Pelatih Tomas Trucha Sampaikan Permintaan Maaf

PSM Makassar gagal melanjutkan tren kemenangan beruntun di BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu malam, PSM harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persebaya Surabaya pada laga tunda pekan keempat. Selain itu, hasil ini sekaligus menghentikan laju impresif Pasukan Ramang yang sebelumnya mengemas dua kemenangan beruntun.

Pelatih PSM, Tomas Trucha, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para pendukung. Ia menilai timnya tidak memberikan hasil maksimal meski tampil di kandang sendiri. Most importantly, ia mengakui performa PSM belum mencapai standar yang diharapkan.

- Advertisement -
asia9QQ

Jalannya Pertandingan: Gol Cepat Berbalas Cepat

PSM memulai laga dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-8, mereka membuka keunggulan melalui sontekan Savio Roberto. Ia berdiri bebas tanpa kawalan saat menerima umpan matang Victor Luiz. Dengan penyelesaian tenang, Savio membuat publik tuan rumah bersorak.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Empat menit kemudian, tepatnya pada menit ke-12, Persebaya menyamakan kedudukan lewat Bruno Moreira. Ia melepaskan tembakan mendatar yang meluncur deras ke sisi gawang. Because PSM kehilangan fokus pada fase transisi bertahan, Persebaya mampu menemukan celah dengan cepat.

Setelah skor kembali imbang, kedua tim saling menyerang. Tempo permainan meningkat, namun tidak ada gol tambahan hingga babak pertama berakhir. PSM mencoba membangun serangan dari lini tengah, sementara Persebaya mengandalkan kecepatan sayap mereka untuk menekan balik.


Dukungan Suporter Mendominasi Atmosfer

Walaupun hasil akhir tidak sesuai harapan, dukungan suporter PSM menjadi sorotan positif. Tomas Trucha menyampaikan apresiasi tinggi untuk atmosfer yang diciptakan para pendukung. Ia bahkan menyebut bahwa fans PSM merupakan “man of the match” pada pertandingan tersebut.

Menurutnya, kekuatan emosional yang diberikan suporter menjadi dorongan besar bagi para pemain. Besides that, dukungan tersebut membantu tim menjaga ritme permainan pada momen-momen sulit. Namun, ia menegaskan bahwa PSM tetap harus memberikan hasil lebih baik sebagai bentuk penghargaan bagi pendukung setia mereka.

Trucha juga menilai Persebaya tampil solid. Ia menyebut pertandingan ini sebagai pertarungan taktik, layaknya permainan catur di lapangan. Karena kedua tim sama-sama disiplin, ruang terbuka tidak banyak tersedia untuk menciptakan peluang bersih.


Kesalahan Elementer Jadi Sorotan

Trucha mengakui bahwa gol balasan Persebaya lahir karena kesalahan elementer timnya. Beberapa pemain kehilangan konsentrasi sehingga Persebaya mampu memanfaatkan celah. Ia menyayangkan hal tersebut karena PSM sebenarnya mulai mengendalikan permainan setelah gol Savio.

Selain itu, PSM gagal memaksimalkan peluang dari skema bola mati. Padahal, set-piece kerap menjadi senjata andalan mereka pada pertandingan sebelumnya. Therefore, kegagalan mengeksekusi peluang tersebut berperan besar dalam hasil akhir imbang.

Trucha menilai hasil 1-1 merupakan skor yang adil bagi kedua tim. Ia memberikan ucapan selamat kepada Persebaya atas performa mereka dan menyatakan siap melakukan evaluasi menyeluruh.


Klasemen dan Laga Berikutnya: PSM Wajib Bangkit

Dengan hasil imbang ini, PSM tetap bertahan di posisi kedelapan klasemen sementara. Mereka mengoleksi 19 poin dari 13 pertandingan, hasil empat kemenangan, tujuh hasil seri, dan dua kekalahan. Because selisih poin dengan tim-tim di atasnya tidak terlalu besar, PSM masih memiliki peluang memperbaiki posisi.

Di sisi lain, hasil ini menjadi pengingat bahwa PSM perlu meningkatkan konsistensi. Tim asuhan Trucha harus mengurangi kesalahan elementer dan memperbaiki efektivitas serangan. Besides that, mereka perlu memastikan penyelesaian akhir lebih tajam agar tidak lagi kehilangan poin di kandang.

PSM kini memiliki waktu sekitar dua pekan sebelum laga berikutnya. Pada 21 Desember 2025, mereka dijadwalkan menjamu Malut United dalam pekan ke-15 BRI Super League. Laga tersebut menjadi kesempatan ideal untuk bangkit. Therefore, persiapan fisik dan mental akan menjadi fokus penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

Hasil Imbang yang Menjadi Pelajaran Berharga

Pertandingan kontra Persebaya memberikan banyak pelajaran bagi PSM Makassar. Mereka tampil cukup dominan pada beberapa fase, tetapi kurang efektif dalam menjaga momentum. Most importantly, PSM harus segera memperbaiki detail kecil yang berpengaruh besar terhadap hasil akhir.

Meskipun tren kemenangan terhenti, dukungan suporter memberikan energi positif bagi tim. Karena itu, PSM memiliki fondasi emosional kuat untuk kembali bangkit pada laga-laga berikutnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments