Saturday, November 29, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaDewa United Raih Kemenangan atas Persita: Penalti Alex Martins Akhiri Puasa Kemenangan...

Dewa United Raih Kemenangan atas Persita: Penalti Alex Martins Akhiri Puasa Kemenangan Banten Warriors

Kemenangan akhirnya kembali menghampiri Dewa United pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026. Dalam duel sesama tim Banten, mereka menaklukkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0. Walaupun hanya terjadi satu gol, pertandingan tetap berjalan ketat karena kedua tim berusaha menjaga posisi di papan klasemen. Most importantly, gol tunggal Alex Martins dari titik putih menjadi pembeda sekaligus penentu tiga poin penting bagi Banten Warriors.

Awal Laga yang Berjalan Hati-Hati

Pertandingan di Stadion Indomilk Arena dimulai dengan tempo sedang. Kedua tim terlihat tidak ingin mengambil risiko berlebihan karena kehilangan poin tentu akan memengaruhi posisi mereka di klasemen. Selain itu, tekanan untuk segera bangkit membuat Dewa United bermain lebih berhitung. Persita pun tidak buru-buru membuka ruang karena mereka memahami bahwa kesalahan kecil dapat dimanfaatkan lawan.

- Advertisement -
asia9QQ

Walaupun begitu, peluang tetap tercipta. Beberapa serangan dari kedua tim hadir melalui pressing di lini tengah. Namun karena penyelesaian akhir masih kurang tenang, kesempatan itu tidak membuahkan hasil. Pergantian pola serangan pun muncul beberapa kali, tetapi efektivitasnya belum terlihat. Karena itulah, para pemain mencoba meningkatkan intensitas memasuki pertengahan babak.

Penalti yang Mengubah Arah Pertandingan

Momen penting terjadi pada menit ke-33 ketika wasit menunjuk titik putih. Mario Jardel dinilai melakukan handsball di area terlarang. Keputusan tersebut langsung mengubah dinamika permainan karena Dewa United mendapatkan peluang emas untuk unggul.

Alex Martins, yang dikenal tenang dalam situasi krusial, maju sebagai eksekutor. Ia mengarahkan bola dengan percaya diri dan sukses memperdaya kiper Igor Rodrigues. Karena itu, skor berubah menjadi 1-0. Gol tersebut memantik reaksi Persita. Mereka meningkatkan ritme permainan dan mencoba menekan melalui sisi sayap. Nevertheless, rapatnya lini belakang Dewa United membuat berbagai usaha Persita tidak berbuah gol hingga babak pertama selesai.

Permainan Makin Terbuka di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Persita melakukan pergantian cepat. Andriano Saputra ditarik keluar dan posisinya diisi oleh Zalnando. Masuknya pemain bertipe eksplosif ini membuat Persita mencoba menyerang lebih agresif. Upaya itu pun terlihat ketika mereka mulai melakukan kombinasi di zona tengah dan mengirimkan umpan langsung ke penyerang utama.

Dewa United tidak tinggal diam. Mereka beberapa kali melakukan serangan balik cepat untuk memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pemain Persita. Karena kedua tim sama-sama menekan, laga menjadi lebih hidup pada 20 menit pertama babak kedua. Serangan bergantian terjadi, tetapi lagi-lagi efektivitas tembakan menjadi kendala.

Setelah itu, tempo pertandingan mulai menurun. Pemain tampak berhati-hati agar tidak membuat kesalahan. Namun ketika laga memasuki menit-menit akhir, Dewa United kembali menunjukkan determinasi mereka. Jan Olde Riekerink memasukkan Egy Maulana Vikri untuk menambah kreativitas di lini depan. Kehadirannya terbukti memberi warna baru. Teknik dan visinya membuat beberapa serangan Dewa United menjadi lebih berbahaya.

Despite that, tambahan waktu yang tersedia tidak cukup bagi kedua tim untuk menambah gol. Ketika peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 bertahan. Kemenangan ini menjadi pelepas dahaga bagi Banten Warriors setelah beberapa pekan sebelumnya tampil kurang konsisten.

Konsekuensi Klasemen Bagi Kedua Tim

Hasil ini membawa pengaruh besar bagi peta kompetisi. Dewa United naik ke peringkat ke-14 dengan 13 poin. Walaupun masih berada di papan bawah, kemenangan ini memberi dorongan moral bagi tim untuk menatap laga berikutnya dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Meanwhile, Persita harus puas tertahan di posisi ketujuh dengan koleksi 19 poin. Kekalahan tersebut tentu menjadi evaluasi bagi lini penyerangan yang kurang tajam dalam laga ini.

Selain urusan klasemen, hasil pertandingan ini membuktikan bahwa pertemuan tim-tim dari Banten selalu menghadirkan ketegangan. Intensitasnya tinggi dan kedua tim selalu berupaya tampil dominan. Karena itu, laga semacam ini kerap menyajikan drama dan tensi yang menarik bagi penonton.

Susunan Pemain yang Tampil

Dewa United turun dengan formasi 4-2-3-1. Sonny Stevens mengawal gawang, disusul lini belakang Alta Ballah, Nick Kuipers, Cassio Scheid, dan Rizdjar Nurviat. Di lini tengah, Thoefillo Numberi serta Alexis Messidoro menjadi penyeimbang. Sementara itu, lini serang diisi Taisei Marukawa, Ricky Kambuaya, dan Stefano Lilipaly yang menopang Alex Martins sebagai penyerang tunggal.

Persita juga menggunakan formasi 4-2-3-1. Igor Rodrigues menjaga gawang, didukung oleh empat bek: Mario Jardel, Javlon Guseynov, Tamirlan Kozubaev, dan Muhammad Toha. Pablo Ganet serta Bae Sin-Yeong mengisi sektor tengah. Tiga gelandang serang, yaitu Esal Sahrul, Rayco Rodriguez, serta Andriano Saputra, berada di belakang Andrejic Aleksa.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments