Potensi transfer Deadline Day kembali menjadi perhatian menjelang penutupan bursa Januari 2026. Meski jendela musim dingin kali ini relatif tenang, dinamika pasar masih menyimpan peluang kejutan. Beberapa pemain kini berada di persimpangan penting, baik karena situasi klub maupun kebutuhan karier.
Secara umum, klub cenderung berhati-hati melepas aset di tengah musim. Namun, tekanan performa dan peluang finansial sering memaksa keputusan cepat. Oleh karena itu, jam-jam terakhir bursa tetap menjadi momen krusial bagi pemain dan klub.
Berikut lima pemain yang dinilai paling berpotensi pindah klub sebelum tenggat waktu berakhir. Nama-nama ini memiliki konteks berbeda, tetapi sama-sama relevan dalam pergerakan akhir pasar transfer.
Jean-Philippe Mateta dan Akhir Sebuah Era
Nama pertama yang mencuat adalah Jean-Philippe Mateta. Penyerang milik Crystal Palace itu menilai momen saat ini tepat untuk mencari tantangan baru. Beberapa pilar utama Palace telah hengkang lebih dulu, sehingga arah proyek klub mulai berubah.
Penurunan performa tim juga menjadi faktor penting. Mateta telah menjadi bagian dari periode terbaik Palace dalam beberapa musim terakhir. Oleh karena itu, kepergiannya justru bisa menutup fase tersebut dengan citra positif.
Ketertarikan datang dari Italia, dengan AC Milan disebut sebagai tujuan favorit. Biaya transfer sekitar £26 juta dinilai realistis. Selain itu, Palace telah merekrut Jorgen Strand Larsen sebagai sinyal persiapan kehilangan Mateta.
Joshua Zirkzee dan Masa Depan di Old Trafford
Situasi berbeda dialami Joshua Zirkzee di Manchester United. Cedera dan pergantian manajer membuat menit bermainnya terbatas. Hingga kini, ia baru mencetak dua gol dari 14 laga liga.
Meski kontribusi gol belum optimal, kualitas teknis Zirkzee tetap menarik. Pergerakannya di antara lini dan kemampuan link-up memberi nilai tambah. Karena itu, beberapa klub Serie A memantau situasinya.
Napoli dan Roma sempat dikaitkan dengan penyerang Belanda tersebut. Namun, kedatangan Romelu Lukaku membuat Napoli tidak terlalu mendesak. Meski begitu, transfer mendadak tetap mungkin terjadi di menit akhir.
Jhon Duran dan Jalan Pulang ke Inggris
Jhon Duran memiliki jalur karier yang cukup berliku dalam setahun terakhir. Ia pindah ke Al Nassr dengan nilai besar setelah tampil produktif bersama Aston Villa. Di Arab Saudi, ia mencetak delapan gol dari 13 laga.
Namun, peminjaman ke Fenerbahçe tidak berjalan sesuai rencana. Performanya di Turki kurang konsisten, sehingga rumor kepindahan kembali mencuat. Oleh karena itu, Premier League kembali menjadi tujuan potensial.
Newcastle United dan Tottenham Hotspur disebut memantau situasi Duran. Kedua klub membutuhkan opsi fisik di lini depan. Jika kesepakatan cepat tercapai, transfer ini bisa menjadi kejutan Deadline Day.
Moussa Diaby dan Daya Tarik Eropa
Nama berikutnya adalah Moussa Diaby. Setelah sempat bersinar bersama Bayer Leverkusen, kariernya di Premier League tidak sepenuhnya stabil. Dua musim terakhir ia habiskan di Saudi Pro League.
Meski bermain di Timur Tengah, minat klub Eropa belum sepenuhnya padam. Inter Milan disebut mempertimbangkan Diaby sebagai opsi tambahan. Langkah ini menunjukkan bahwa reputasinya masih kuat.
Namun, peluang bergabung dengan Inter dinilai kecil. Tottenham Hotspur bisa menjadi alternatif jika mereka membutuhkan kedalaman skuad. Selain itu, fleksibilitas posisi Diaby memberi nilai tambah dalam skema modern.
Davide Frattesi dan Efek Domino Transfer
Terakhir, Davide Frattesi berada dalam situasi yang sangat bergantung pada transfer lain. Inter Milan masih kesulitan menyelesaikan negosiasi dengan Liverpool untuk Curtis Jones. Kondisi ini membuat masa depan Frattesi belum pasti.
Secara prinsip, Inter telah mencapai kesepakatan dengan Nottingham Forest. Namun, transfer itu baru akan aktif jika Jones benar-benar bergabung. Oleh karena itu, Frattesi kini berada dalam status menunggu.
Gelandang Italia tersebut dikenal energik dan agresif. Karakternya cocok dengan gaya Premier League. Sean Dyche diyakini akan menghargai tipe pemain seperti Frattesi jika transfer terlaksana.
Menanti Detik Terakhir Bursa
Deadline Day selalu menghadirkan ketidakpastian. Meski sebagian besar transfer besar telah rampung, lima nama ini masih berpotensi mengubah peta pasar. Yang terpenting, keputusan akhir sering lahir dari kebutuhan mendesak, bukan rencana panjang.
Dengan waktu yang semakin menipis, klub harus bergerak cepat dan presisi. Oleh karena itu, jam-jam terakhir bursa Januari 2026 tetap layak dinanti. Satu kesepakatan saja bisa memicu efek domino yang luas.






