Antusiasme tinggi mengiringi duel sarat rivalitas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Seluruh tiket pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (11/1/2026) sore WIB telah ludes terjual. Kondisi ini memastikan stadion akan dipadati Bobotoh yang siap memberikan dukungan penuh sejak menit awal. Oleh karena itu, laga klasik ini diprediksi berlangsung dalam atmosfer panas dan penuh tekanan.
Animo Tinggi Bobotoh Sejak Penjualan Dibuka
Minat Bobotoh terhadap pertandingan ini terlihat sejak awal penjualan tiket. Dalam waktu relatif singkat, seluruh kuota yang disediakan manajemen Persib langsung terserap. Fenomena ini kembali menegaskan besarnya magnet duel Persib kontra Persija di mata publik sepak bola nasional.
Selain faktor rivalitas, posisi kedua tim di papan atas klasemen turut mendorong tingginya permintaan. Banyak pendukung menilai laga ini krusial bagi perjalanan musim Persib. Karena itu, keinginan menyaksikan langsung pertandingan di stadion menjadi sangat besar.
Namun, tingginya animo juga memunculkan berbagai pertanyaan. Sebagian Bobotoh mempertanyakan kuota tiket yang dianggap terbatas. Selain itu, isu harga tiket dan kendala teknis aplikasi ikut menjadi perbincangan luas di media sosial.
Kuota Tiket Ditetapkan dengan Pertimbangan Keamanan
Menanggapi situasi tersebut, manajemen Persib melalui PT Persib Bandung Bermartabat memberikan penjelasan resmi. Untuk laga melawan Persija, Persib menetapkan kuota penjualan sebanyak 26.000 tiket. Angka ini tidak ditentukan secara sepihak oleh klub.
Head of Communications PT PBB, Adhi Pratama, menjelaskan bahwa penetapan kuota mengacu pada rekomendasi pihak keamanan. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan berisiko tinggi.
Ia menegaskan bahwa kapasitas stadion bukan satu-satunya acuan. Pengelolaan arus masuk, jalur evakuasi, serta pengaturan penonton turut menjadi faktor penting. Oleh karena itu, kuota ditetapkan melalui koordinasi intensif dengan kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya.
Langkah ini diambil agar pertandingan berjalan tertib. Manajemen tidak ingin risiko keamanan meningkat hanya demi menambah jumlah penonton di dalam stadion.
Harga Tiket dan Status Laga Big Match
Selain kuota, Persib juga menjelaskan kebijakan harga tiket yang diterapkan. Laga melawan Persija dikategorikan sebagai big match dengan tingkat permintaan sangat tinggi. Dalam kondisi tersebut, klub menerapkan skema dynamic pricing.
Menurut manajemen, mekanisme ini lazim digunakan dalam industri olahraga profesional. Skema tersebut memungkinkan penyesuaian harga berdasarkan permintaan pasar dan tingkat operasional pertandingan.
Adhi menyebutkan bahwa pertandingan besar membawa konsekuensi biaya tambahan. Pengamanan ekstra, penambahan steward, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan layanan stadion membutuhkan anggaran lebih besar.
Meski demikian, Persib menegaskan bahwa penyesuaian harga tetap dilakukan secara terukur. Klub mengklaim masih mempertimbangkan aspek keterjangkauan agar Bobotoh tetap bisa hadir langsung memberikan dukungan.
Lonjakan Akses Picu Gangguan Aplikasi
Keluhan lain yang muncul datang dari gangguan pada aplikasi Persib saat penjualan tiket berlangsung. Manajemen mengakui adanya tantangan teknis akibat lonjakan akses yang sangat tinggi dalam waktu bersamaan.
Pada laga dengan animo sebesar Persib versus Persija, jutaan pengguna mengakses aplikasi hampir bersamaan. Kondisi ini berdampak pada performa sistem dan menyebabkan sebagian pengguna mengalami kendala.
Meski begitu, manajemen memastikan tim teknis terus melakukan pemantauan dan perbaikan. Evaluasi dilakukan agar layanan digital Persib semakin siap menghadapi lonjakan permintaan di masa mendatang.
Masukan dari Bobotoh disebut menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem. Klub berkomitmen meningkatkan kualitas layanan demi pengalaman pembelian tiket yang lebih baik.
Tantangan Persib Menjawab Dukungan Penuh
Dengan tiket yang telah habis terjual, Persib dipastikan akan tampil di hadapan lautan Bobotoh. Dukungan masif ini menjadi modal penting, namun juga membawa tekanan tersendiri bagi para pemain.
Selain aspek teknis, faktor mental akan sangat menentukan. Persib dituntut menjaga fokus dan disiplin sepanjang laga. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal dalam pertandingan penuh emosi seperti ini.
Oleh karena itu, tantangan utama Maung Bandung adalah menjawab kepercayaan Bobotoh dengan performa maksimal. Atmosfer GBLA yang bergemuruh harus menjadi energi positif untuk meraih hasil terbaik.
Penutup
Sold out-nya tiket Persib vs Persija menegaskan besarnya antusiasme Bobotoh terhadap laga klasik ini. Manajemen Persib telah menjelaskan kebijakan kuota, harga, dan layanan tiket dengan mengedepankan aspek keamanan. Kini, fokus beralih ke lapangan hijau. Persib dihadapkan pada tugas penting untuk membalas dukungan penuh publik GBLA dengan permainan solid dan hasil maksimal.






