Sunday, February 1, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisStart Liam Rosenior di Chelsea: Keputusan Berani Bawa The Blues Tembus Empat...

Start Liam Rosenior di Chelsea: Keputusan Berani Bawa The Blues Tembus Empat Besar

Start Liam Rosenior bersama Chelsea langsung menghadirkan dampak signifikan di Premier League. Dalam empat pekan pertamanya menangani tim, Rosenior sukses membawa Chelsea merangsek ke empat besar klasemen sementara. Hasil ini tercapai setelah kemenangan comeback dramatis 3-2 atas West Ham pada akhir pekan lalu.

Awal karier tersebut langsung menempatkan Rosenior dalam sorotan. Karena itu, publik menilai kehadirannya memberi energi baru setelah pergantian pelatih di awal Januari. Selain itu, rangkaian kemenangan ini menunjukkan adaptasi cepat sang manajer di level tertinggi Liga Inggris.

- Advertisement -
asia9QQ

Comeback West Ham Tegaskan Karakter Awal

Chelsea menghadapi ujian berat saat menjamu West Ham. Rotasi besar usai laga Liga Champions membuat performa babak pertama berjalan buruk. Akibatnya, Chelsea tertinggal dua gol dan kehilangan kontrol permainan.

West Ham tampil lebih agresif dan pantas unggul. Mereka memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Chelsea. Situasi ini memaksa Rosenior berpikir cepat untuk mengubah arah pertandingan.

Respons tersebut datang pada jeda babak pertama. Rosenior melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Langkah ini menjadi titik balik yang menentukan hasil akhir laga.

Masuknya Marc Cucurella dan Joao Pedro langsung memberi dampak. Kedua pemain tersebut mencetak gol penyama kedudukan dan menghidupkan kembali atmosfer stadion. Chelsea pun kembali percaya diri.

Pergantian Pemain Jadi Faktor Kunci

Keputusan berani Rosenior terbukti efektif. Pergantian pemain tidak hanya mengubah susunan, tetapi juga intensitas permainan. Chelsea tampil lebih agresif dan menekan sejak awal babak kedua.

Selain itu, aliran bola menjadi lebih cepat dan terarah. Tekanan beruntun membuat West Ham kesulitan keluar dari area sendiri. Momentum pertandingan sepenuhnya berbalik.

Gol penentu akhirnya datang di masa tambahan waktu. Enzo Fernandez memastikan kemenangan lewat penyelesaian tenang. Gol tersebut menutup comeback pertama Chelsea dari ketertinggalan dua gol di Premier League.

Hasil ini menjadi kemenangan liga ketiga beruntun sejak Rosenior mengambil alih. Oleh karena itu, Chelsea naik ke posisi empat besar klasemen. Dampaknya terasa langsung dalam persaingan papan atas.

Mentalitas Jadi Fokus Utama Rosenior

Meski pergantian pemain menuai pujian, Rosenior menekankan aspek lain. Ia menilai kunci utama terletak pada mentalitas dan respons pemain. Sikap tersebut mulai ia tanamkan sejak hari pertama.

Menurut Rosenior, skuad Chelsea memiliki semangat dan ketangguhan. Ia menuntut reaksi positif setiap kali tim berada dalam situasi sulit. Pendekatan ini terlihat jelas pada babak kedua melawan West Ham.

Selain itu, Rosenior menyoroti energi dan intensitas pressing. Faktor ini sempat hilang di babak pertama. Namun, perubahan sikap kolektif membuat Chelsea tampil lebih hidup setelah jeda.

Pendekatan tersebut menandai ciri awal kepemimpinannya. Ia tidak hanya fokus pada taktik, tetapi juga karakter tim. Hal ini menjadi fondasi penting dalam periode transisi.

Rotasi, Risiko, dan Evaluasi Skuad

Keputusan melakukan rotasi besar tetap menuai kritik. Beberapa pihak menilai perubahan susunan awal berkontribusi pada dua gol West Ham. Seluruh sisi kiri tim menjadi sorotan.

Rosenior menanggapi kritik tersebut dengan tegas. Ia menekankan bahwa performa buruk bersifat kolektif, bukan kesalahan individu. Oleh karena itu, pergantian pemain bukan bentuk hukuman personal.

Ia juga menegaskan kepercayaan terhadap seluruh anggota skuad. Pemain yang ditarik keluar tetap masuk dalam rencana jangka panjang. Pendekatan ini menjaga stabilitas ruang ganti.

Pergantian cepat memang menjadi ciri Rosenior. Baik di Chelsea maupun klub sebelumnya, perubahan dari bangku cadangan kerap memberi dampak langsung. Pola ini kini terlihat konsisten di awal masa tugasnya.

Hasil Cepat dan Tantangan Jangka Panjang

Secara statistik, awal Rosenior terbilang impresif. Ia menjadi manajer Inggris keempat yang memenangkan tiga laga Premier League pertamanya. Selain itu, Chelsea mencatat enam kemenangan dari tujuh laga di semua kompetisi.

Namun, tantangan jangka panjang masih menanti. Kedalaman skuad menjadi perhatian sejumlah pengamat. Perbedaan kualitas antara pemain inti dan pelapis dinilai cukup terasa.

Mantan kiper Chelsea, Rob Green, menilai situasi ini mirip dengan era sebelumnya. Rosenior mampu memperbaiki kesalahan saat laga berjalan. Namun, konsistensi skuad tetap menjadi pekerjaan rumah.

Chelsea kini berada di posisi keempat dan masih bersaing di empat kompetisi. Jadwal padat akan menguji kestabilan performa. Selain itu, laga penting melawan Arsenal di semifinal Piala Liga menanti.

Awal yang impresif memberi modal penting bagi Rosenior. Namun, keberlanjutan hasil akan menentukan arah musim Chelsea. Dalam persaingan ketat Premier League, konsistensi tetap menjadi kunci utama.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments