Persib Bandung menutup paruh pertama BRI Super League 2025/2026 dengan catatan kandang yang nyaris sempurna. Kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1) petang WIB, memastikan Maung Bandung menjadi juara paruh musim. Oleh karena itu, rekor kandang Persib menjadi sorotan utama dalam persaingan papan atas.
Gol tunggal Beckham Putra pada laga klasik tersebut melengkapi tren impresif Persib di kandang sendiri. Delapan laga kandang berakhir dengan delapan kemenangan. Catatan ini menegaskan dominasi Persib sepanjang putaran pertama kompetisi.
GBLA Jadi Benteng Kokoh Maung Bandung
Stadion Gelora Bandung Lautan Api benar-benar menjelma menjadi benteng yang sulit ditembus. Persib Bandung selalu tampil efektif saat bermain di hadapan pendukungnya. Atmosfer tribun yang penuh memberi dorongan moral besar bagi para pemain.
Persib menutup putaran pertama dengan koleksi 38 poin dari 17 pertandingan. Marc Klok dan rekan setimnya unggul satu angka dari Borneo FC di posisi kedua. Status juara paruh musim semakin bermakna karena diraih dengan rekor kandang sempurna.
Konsistensi tersebut kembali terlihat saat menghadapi Persija. Meski mendapat tekanan dalam beberapa fase, Persib tetap disiplin menjaga struktur permainan. Kartu merah Bruno Tubarao pada menit ke-53 memang membantu, namun kontrol laga sudah dipegang sejak awal.
Dominasi Kandang dan Pertahanan Nyaris Sempurna
Keperkasaan Persib di kandang tidak hanya soal kemenangan. Lini belakang juga tampil sangat solid sepanjang paruh musim. Dari delapan laga kandang, gawang Persib hanya kebobolan satu gol.
Satu-satunya kebobolan terjadi saat Persib menang 3-1 atas Borneo FC. Selebihnya, pertahanan Maung Bandung tampil nyaris tanpa cela. Kiper Teja Paku Alam menjadi figur penting dalam menjaga konsistensi tersebut.
Selain kiper, koordinasi lini belakang juga patut mendapat apresiasi. Kombinasi disiplin bertahan dan pressing yang rapi membuat lawan kesulitan menciptakan peluang bersih. Oleh karena itu, Persib menunjukkan keseimbangan antara produktivitas dan soliditas.
Statistik ini menjadi sinyal kuat bagi para pesaing. Persib tidak hanya mengandalkan momen, tetapi memiliki fondasi permainan yang stabil. Dengan catatan seperti ini, mereka pantas disebut kandidat serius juara.
Efektivitas Jadi Kunci Kemenangan Kandang
Menariknya, Persib tidak selalu mendominasi penguasaan bola di setiap laga kandang. Namun, mereka sangat efektif dalam memanfaatkan peluang. Pendekatan ini membuat Persib unggul dalam pertandingan-pertandingan ketat.
Beberapa kemenangan diraih dengan skor tipis, seperti 1-0 atas Persija, PSM Makassar, dan Dewa United. Meski demikian, kontrol permainan tetap berada di tangan Persib. Transisi cepat dan disiplin posisi menjadi faktor utama.
Selain itu, fleksibilitas taktik juga membantu Persib menjaga konsistensi. Pelatih mampu menyesuaikan pendekatan sesuai lawan yang dihadapi. Oleh karena itu, Persib jarang terlihat kehilangan kendali, terutama di kandang sendiri.
Rincian Rekor Kandang Persib Putaran Pertama
Delapan kemenangan kandang Persib tersebar sepanjang paruh musim. Berikut hasil lengkapnya:
Persib Bandung 2-0 Semen Padang
Persib Bandung 1-0 Persebaya
Persib Bandung 2-0 Persis Solo
Persib Bandung 1-0 Dewa United
Persib Bandung 3-1 Borneo FC
Persib Bandung 2-0 Bhayangkara
Persib Bandung 1-0 PSM Makassar
Persib Bandung 1-0 Persija Jakarta
Rangkaian hasil tersebut menunjukkan pola yang konsisten. Persib mampu menang dengan skor efisien tanpa mengorbankan keseimbangan tim. Selain itu, variasi lawan yang dihadapi menegaskan kualitas performa kandang mereka.
Dampak Rekor Kandang bagi Persaingan Gelar
Rekor kandang sempurna memberi Persib keuntungan besar dalam perburuan gelar. Setiap poin di kandang berhasil diamankan tanpa celah. Hal ini memberi ruang bagi Persib untuk mengelola laga tandang dengan lebih terukur.
Kepercayaan diri tim juga meningkat signifikan. Mengalahkan rival langsung seperti Persija memperkuat mental juara skuad. Oleh karena itu, Persib memasuki putaran kedua dengan momentum positif.
Di sisi lain, pesaing harus mencari cara meruntuhkan dominasi GBLA. Tantangan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim-tim papan atas lainnya.
Penutup
Rekor 100 persen kemenangan kandang dan hanya satu kali kebobolan menegaskan kekuatan Persib Bandung pada paruh pertama BRI Super League 2025/2026. GBLA terbukti menjadi benteng kokoh yang sulit ditembus. Dengan fondasi permainan yang solid dan konsisten, Persib layak menyandang status juara paruh musim sekaligus tampil sebagai kandidat terkuat dalam perburuan gelar hingga akhir musim.






