Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan penting dengan skor 1-0 atas Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1) petang WIB, Maung Bandung menang tipis lewat gol tunggal Beckham Putra. Hasil ini memastikan Persib menutup paruh musim sebagai pemuncak klasemen sementara.
Gol Cepat Jadi Penentu Irama Laga
Sejak awal pertandingan, Persib langsung menunjukkan intensitas tinggi. Bojan Hodak membuat kejutan karena tidak menurunkan penyerang tengah murni. Sebagai gantinya, lini depan Persib bergerak cair dengan rotasi posisi yang sulit ditebak. Pola ini membuat pertahanan Persija harus bekerja ekstra sejak menit pertama.
Tekanan cepat tersebut membuahkan hasil pada menit ke-4. Berguinho mengirim umpan dari sisi kanan yang gagal diantisipasi Bruno Tubarao. Beckham Putra datang dari lini kedua dan langsung menyambar bola untuk menjebol gawang Persija. Gol ini mengubah tempo laga dan meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah.
Setelah unggul, Persib tidak mengendurkan tekanan. Beckham Putra kembali mengancam pada menit ke-21 melalui tendangan jarak jauh. Namun, upaya tersebut masih belum menemui sasaran. Di sisi lain, Persija mencoba merespons lewat kecepatan Maxwell Souza, meski peluang awal belum berbuah gol.
Persija Bangkit, Teja Paku Alam Tampil Solid
Memasuki pertengahan babak pertama, Persija mulai menemukan ritme permainan. Serangan lebih terstruktur membuat lini belakang Persib mendapat tekanan. Maxwell Souza sempat memiliki peluang emas, tetapi Teja Paku Alam tampil sigap mengamankan gawangnya.
Selain itu, Persija hampir menyamakan kedudukan lewat sepakan Allano yang membentur tiang gawang. Tekanan beruntun tersebut menjadi ujian berat bagi Persib. Meski demikian, koordinasi lini belakang tuan rumah tetap terjaga hingga turun minum. Skor 1-0 bertahan sampai akhir babak pertama.
Situasi ini menunjukkan disiplin Persib dalam mengelola keunggulan. Oleh karena itu, Persija harus mencari pendekatan berbeda pada babak kedua untuk membongkar pertahanan lawan.
Kartu Merah Ubah Arah Pertandingan
Babak kedua berjalan dengan tensi tinggi. Namun, momen krusial terjadi pada menit ke-53. Bruno Tubarao menerima kartu merah setelah melanggar Beckham Putra dan melakukan reaksi tambahan. Keputusan wasit membuat Persija harus bermain dengan sepuluh pemain dalam sisa laga.
Kondisi tersebut memaksa Persija melakukan penyesuaian taktik. Meski kalah jumlah pemain, Macan Kemayoran tetap mencoba menekan. Pada menit ke-60, dua peluang beruntun didapat lewat tendangan bebas Allano dan sepakan Eksel Runtukahu. Sekali lagi, Teja Paku Alam tampil sebagai penyelamat dengan dua penyelamatan penting.
Sementara itu, Persib lebih sabar dalam membangun serangan. Aliran bola diarahkan untuk menguras stamina lawan. Selain itu, serangan balik cepat menjadi opsi utama untuk mencari gol tambahan.
Peluang Terbuang, Persib Tetap Terkontrol
Persib memiliki beberapa kesempatan emas pada paruh akhir laga. Ramon Tanque nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-77. Namun, sepakannya masih bisa diblok Carlos Eduardo. Dari situasi sepak sudut, sepakan keras Uilliam Barros juga belum membuahkan hasil.
Menjelang akhir pertandingan, Adam Alis menunjukkan aksi individu impresif. Ia berhasil merebut bola dari Van Basty Sousa dan mengecoh Thales Lira. Sayangnya, tembakan Adam masih melebar tipis dari gawang Persija. Meski gagal menambah gol, Persib tetap mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit akhir.
Klasemen dan Makna Kemenangan
Kemenangan ini membawa Persib Bandung mengoleksi 38 poin dan merebut puncak klasemen BRI Super League 2025/2026. Maung Bandung unggul satu poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Persija Jakarta harus puas bertahan di peringkat ketiga dengan 35 poin setelah gagal mencuri poin di Bandung. Hasil ini memperlebar jarak Persija dengan pemuncak klasemen sekaligus menambah tekanan dalam persaingan papan atas.
Lebih jauh, hasil tersebut menjadi penegasan konsistensi Persib sepanjang paruh musim. Selain stabil secara hasil, Persib juga menunjukkan kematangan permainan saat menghadapi laga bertekanan tinggi. Kemenangan atas rival langsung seperti Persija memberikan dorongan moral yang signifikan bagi tim dan suporter, terutama sebagai bekal penting menjelang dimulainya putaran kedua kompetisi.
Penutup
Duel Persib Bandung kontra Persija Jakarta berlangsung ketat, emosional, dan sarat tensi sejak menit awal. Gol cepat Beckham Putra memberi keuntungan psikologis bagi tuan rumah, sementara kartu merah di babak kedua semakin mengubah dinamika pertandingan. Oleh karena itu, Persib pantas menutup paruh musim sebagai juara sementara, sekaligus menjaga momentum positif untuk mempertahankan performa mereka pada fase lanjutan BRI Super League.






