Saturday, April 5, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaPerjalanan Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia: Tiga Laga Tanpa Kemenangan

Perjalanan Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia: Tiga Laga Tanpa Kemenangan

Mees Hilgers masih belum menemukan performa terbaiknya bersama Timnas Indonesia. Dalam tiga pertandingan yang telah dilakoninya, Skuad Garuda gagal meraih kemenangan. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini diharapkan dapat menjadi andalan di lini pertahanan, tetapi sejauh ini kontribusinya belum cukup untuk membawa tim meraih hasil positif.

Laga terakhir Hilgers bersama Timnas Indonesia terjadi saat menghadapi Australia dalam lanjutan Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sepak Bola Sydney pada Kamis (20/3/2025) itu berakhir dengan kekalahan telak 1-5 bagi Timnas Indonesia. Hasil ini semakin memperpanjang tren negatif dalam perjalanan Hilgers bersama Skuad Garuda.

- Advertisement -
asia9QQ

Penampilan Hilgers Saat Melawan Australia

Dalam pertandingan melawan Australia, Hilgers dimainkan sebagai bek tengah kanan dalam skema 3-4-1-2 yang diterapkan oleh pelatih. Sayangnya, ia melakukan kesalahan yang cukup fatal dalam proses gol kedua yang dicetak oleh Nishan Velupillay pada menit ke-20. Hilgers tidak melakukan pressing atau mencoba mengejar Velupillay yang menerima umpan terobosan, sehingga penyerang Australia itu dengan mudah menaklukkan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.

Keputusan Hilgers untuk tidak mengejar bola menjadi sorotan utama karena berkontribusi besar dalam kebobolan tersebut. Keteledoran ini menunjukkan bahwa masih ada aspek yang perlu diperbaiki dalam permainannya, terutama dalam membaca situasi dan pengambilan keputusan di lini pertahanan.

Ditarik Keluar dan Digantikan Sandy Walsh

Setelah tampil selama 60 menit, Hilgers harus meninggalkan lapangan lebih cepat karena mengalami cedera. Posisinya kemudian digantikan oleh Sandy Walsh. Namun, Walsh juga tidak dapat bertahan lama di lapangan akibat mengalami masalah fisik yang sama.

Hilangnya dua bek dalam satu pertandingan tentu menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia, terutama karena lini belakang sudah cukup kesulitan menghadapi serangan-serangan cepat dari Australia. Situasi ini menunjukkan bahwa Timnas Indonesia perlu lebih memperhatikan kondisi fisik pemainnya agar tetap kompetitif sepanjang pertandingan.

Debut Hilgers Bersama Timnas Indonesia

Sebelum menghadapi Australia, Hilgers telah memainkan dua pertandingan lainnya bersama Timnas Indonesia. Debutnya terjadi saat menghadapi Bahrain pada 10 Oktober 2024 dalam laga Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang 2-2.

Meski gagal membawa tim meraih kemenangan, Hilgers menunjukkan kontribusi positif dengan memberikan satu assist. Umpannya membantu Ragnar Oratmangoen mencetak gol penyeimbang pada menit ke-45+3. Namun, secara keseluruhan, permainan Hilgers di laga debutnya belum sepenuhnya meyakinkan.

Laga Kedua: Kekalahan dari China

Lima hari setelah laga kontra Bahrain, Hilgers kembali turun sebagai starter dalam pertandingan melawan China. Namun, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan 1-2 di laga tersebut. Hilgers kembali diturunkan sejak awal, tetapi ia tidak bermain penuh.

Bek yang bermain untuk FC Twente ini hanya tampil di babak pertama sebelum ditarik keluar pada menit ke-46. Keputusan untuk menggantinya disinyalir akibat cedera yang ia alami selama 45 menit pertama pertandingan. Pergantian ini mengurangi stabilitas pertahanan Timnas Indonesia, meski sudah berusaha bangkit di babak kedua.

Evaluasi Performa Mees Hilgers

Dari tiga pertandingan yang telah dimainkan, Hilgers menunjukkan beberapa momen positif, tetapi juga masih memiliki kekurangan yang harus diperbaiki. Salah satu catatan yang perlu diperhatikan adalah kemampuannya dalam membaca permainan lawan dan melakukan intersepsi dengan lebih baik.

Meskipun memiliki postur yang ideal sebagai bek tengah, Hilgers masih perlu meningkatkan aspek ketahanan fisik dan konsistensi dalam permainannya. Keputusan-keputusan yang diambil di momen krusial juga perlu diperbaiki agar tidak merugikan tim.

Masa Depan Hilgers di Timnas Indonesia

Dengan usia yang masih 24 tahun, Hilgers memiliki banyak waktu untuk berkembang dan beradaptasi dengan gaya permainan Timnas Indonesia. Pelatih kemungkinan besar akan terus memberinya kesempatan agar semakin nyaman dengan sistem yang diterapkan di tim nasional.

Namun, untuk menjadi pemain kunci di lini pertahanan Timnas Indonesia, Hilgers harus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa aspek permainannya. Kepercayaan diri, komunikasi dengan rekan setim, dan pengambilan keputusan harus menjadi fokus utama dalam proses perkembangannya.

Kesempatan untuk Bangkit di Laga Berikutnya

Timnas Indonesia masih memiliki beberapa pertandingan tersisa di kualifikasi Piala Dunia 2026. Ini menjadi kesempatan bagi Hilgers untuk menunjukkan bahwa ia pantas menjadi pilihan utama di lini belakang. Jika mampu memperbaiki kekurangan dan tampil lebih solid, ia bisa menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia dalam jangka panjang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments