Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia memantik perhatian regional, di mana Media Vietnam menilai keputusan ini sebagai langkah berani dan strategis. Melalui laporan khusus, mereka melihat arah baru yang ingin dibangun Indonesia. Oleh karena itu, respons dari negara tetangga menjadi sorotan tersendiri di awal tahun 2026.
Reaksi Media Vietnam atas Keputusan PSSI
Media Vietnam, Soha, secara khusus mengulas penunjukan Herdman oleh PSSI. Mereka menyebut keputusan ini sebagai kejutan di tengah ekspektasi publik. Banyak pihak sebelumnya memprediksi Indonesia akan kembali menunjuk pelatih asal Belanda.
Dalam laporannya, Soha menilai pilihan terhadap pelatih Inggris menunjukkan perubahan pendekatan. Federasi Indonesia dianggap tidak terpaku pada pola lama. Selain itu, langkah ini dinilai menandai fase restrukturisasi yang lebih luas.
Soha juga menyoroti fakta bahwa Herdman menjadi pelatih Inggris kedua dalam sejarah Timnas Indonesia. Kondisi tersebut disebut sebagai tonggak penting. Media Vietnam melihatnya sebagai sinyal keberanian dalam mengambil arah berbeda.
Dinilai Sejalan dengan Proyek Jangka Panjang
Menurut Soha, penunjukan Herdman tidak berdiri sendiri. Keputusan itu disebut berkaitan erat dengan visi jangka panjang PSSI. Indonesia dianggap tengah membangun fondasi yang lebih modern dan profesional.
Pengalaman Herdman bersama Timnas Kanada menjadi alasan utama penilaian tersebut. Ia dikenal berhasil membangun tim nasional dari fase transisi hingga tampil kompetitif di Piala Dunia. Oleh karena itu, ekspektasi serupa kini diarahkan kepada skuad Garuda.
Selain itu, Soha menilai karakter kepelatihan Herdman cocok dengan kebutuhan Indonesia. Fokus pada organisasi tim, mentalitas, dan disiplin taktik disebut relevan. Media Vietnam melihat potensi besar jika pendekatan ini diterapkan secara konsisten.
Ingatan pada Era Pelatih Inggris Sebelumnya
Dalam ulasannya, Soha juga mengingatkan sejarah Indonesia bersama pelatih Inggris. Nama Peter Withe kembali disebut sebagai pembanding. Di bawah asuhannya, Indonesia pernah mencapai final Piala AFF dan meninggalkan kesan kuat di Asia Tenggara.
Perbandingan ini dinilai penting karena menunjukkan pola keberhasilan tertentu. Media Vietnam menilai PSSI tampak belajar dari pengalaman masa lalu. Oleh karena itu, kepercayaan kepada pelatih Inggris kembali diberikan.
Namun demikian, Soha menekankan bahwa tantangan saat ini jauh berbeda. Persaingan regional semakin ketat. Level tuntutan di sepak bola Asia juga terus meningkat.
Indonesia Dinilai Berani Berinovasi
Lebih jauh, Soha menyebut Indonesia sedang menunjukkan tekad kuat untuk berinovasi. Penunjukan Herdman dianggap sebagai simbol ambisi tersebut. Media Vietnam melihat Indonesia tidak lagi sekadar menargetkan dominasi regional.
Pendekatan modern dan pengalaman internasional Herdman dinilai menjadi aset penting. Ia diharapkan membawa metodologi kerja yang lebih terstruktur. Selain itu, pengembangan pemain muda dan pembentukan identitas tim disebut sebagai fokus utama.
Soha juga menilai stabilitas menjadi alasan krusial di balik keputusan ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia kerap mengalami pergantian pelatih. Oleh karena itu, kontrak jangka panjang 2+2 tahun dipandang sebagai upaya menjaga kesinambungan.
Jadwal Padat Menanti John Herdman
Setelah resmi ditunjuk, Herdman langsung dihadapkan pada agenda yang padat. Timnas Indonesia akan tampil di FIFA Series pada Maret 2026. Ajang tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Selain itu, Piala AFF 2026 juga sudah menanti pada Juli hingga Agustus. FIFA Matchday pada Juni, September, Oktober, dan November turut masuk kalender. Rangkaian laga ini menjadi ujian awal bagi Herdman.
Media Vietnam menilai periode ini sangat krusial. Hasil awal akan menentukan persepsi publik dan kawasan. Oleh karena itu, kemampuan Herdman mengelola tekanan menjadi sorotan utama.
Sorotan Regional yang Semakin Kuat
Respons dari Vietnam menunjukkan bahwa langkah Indonesia tidak luput dari perhatian pesaing. Timnas Indonesia kini dipandang sebagai proyek serius. Setiap kebijakan strategis langsung dianalisis secara regional.
Bagi Soha, penunjukan Herdman mencerminkan ambisi yang lebih besar. Indonesia tidak lagi bermain aman dalam menentukan arah. Sebaliknya, mereka berani mengambil risiko demi lompatan kualitas.
Penutup
Reaksi media Vietnam menegaskan bahwa penunjukan John Herdman membawa dampak luas. Keputusan ini dinilai sebagai langkah inovatif yang sarat ambisi. Dengan agenda padat dan ekspektasi tinggi, Herdman kini memikul tanggung jawab besar. Keberhasilannya akan menentukan sejauh mana Timnas Indonesia mampu naik kelas di level Asia.






