Friday, January 30, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisManchester United Tak Kejar Cole Palmer, Prioritaskan Gelandang Bertahan di Bursa Transfer

Manchester United Tak Kejar Cole Palmer, Prioritaskan Gelandang Bertahan di Bursa Transfer

Manchester United tak lagi kejar Cole Palmer pada bursa transfer musim panas mendatang dan memilih mengalihkan fokus ke sektor gelandang bertahan. Keputusan ini menegaskan arah kebijakan terbaru manajemen Setan Merah yang ingin menyeimbangkan komposisi skuad. Alih-alih menambah kekuatan di lini serang, klub kini memusatkan perhatian pada area yang dinilai lebih mendesak.

Manajemen Manchester United menilai Cole Palmer berada di luar jangkauan finansial klub. Selain itu, posisi gelandang serang bukan lagi prioritas utama. Pertimbangan ini muncul setelah investasi besar yang telah dikeluarkan untuk sektor ofensif pada periode sebelumnya.

- Advertisement -
asia9QQ

Investasi Besar MU di Lini Serang

Manchester United sudah mengalokasikan dana signifikan untuk memperkuat lini depan. Hampir 135 juta pound sterling telah dihabiskan untuk mendatangkan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Dengan belanja tersebut, manajemen menilai kebutuhan di sektor serang sudah terpenuhi.

Keputusan ini diambil karena klub ingin menjaga keseimbangan anggaran. Oleh karena itu, tambahan pemain depan dinilai tidak lagi mendesak. Fokus pembangunan skuad kini diarahkan pada sektor lain yang lebih membutuhkan pembenahan.

Selain itu, efektivitas investasi menjadi pertimbangan utama. MU ingin memastikan setiap pengeluaran memberi dampak langsung pada performa tim. Dengan komposisi penyerang yang ada, manajemen merasa cukup percaya diri menghadapi musim depan.

Fokus Baru ke Posisi Gelandang Bertahan

Alih-alih mengejar pemain menyerang, MU kini memprioritaskan pencarian gelandang bertahan. Posisi ini dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan permainan. Klub juga bersiap menghadapi kemungkinan hengkangnya Casemiro.

Co-owner MU, Sir Jim Ratcliffe, bersama CEO Omar Berrada, disebut telah menggelar pembicaraan intens terkait target transfer. Diskusi tersebut menitikberatkan pada profil pemain yang mampu memberi stabilitas di lini tengah. Oleh karena itu, pencarian dilakukan dengan sangat selektif.

Langkah ini menunjukkan perubahan pendekatan dalam pembangunan tim. MU tidak hanya mengejar nama besar, tetapi juga kebutuhan taktis. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat fondasi permainan dalam jangka panjang.

Nama-Nama yang Masuk Radar Manchester United

Beberapa gelandang bertahan masuk dalam radar Manchester United. Nama Adam Wharton menjadi salah satu opsi yang dipantau. Selain itu, Elliot Anderson dan Carlos Baleba juga masuk dalam daftar pertimbangan.

Namun demikian, manajemen tetap berhati-hati. Nilai transfer ketiga pemain tersebut diperkirakan cukup tinggi. Karena itu, MU tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan tanpa perhitungan matang.

Pertimbangan finansial kembali menjadi faktor penting. Klub ingin memastikan transfer yang dilakukan sejalan dengan rencana jangka panjang. Oleh karena itu, setiap target dievaluasi secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun ekonomi.

Cole Palmer dan Rumor Kepindahan ke Manchester

Sebelumnya, Cole Palmer sempat dikaitkan dengan kepulangan ke Manchester. Beberapa laporan menyebut pemain berusia 23 tahun itu kurang betah di London. Isu tersebut memicu spekulasi mengenai kemungkinan transfer ke Old Trafford.

Namun, rumor itu langsung ditepis oleh pelatih Chelsea, Liam Rosenior. Ia menegaskan bahwa Palmer sama sekali tidak masuk daftar jual. Menurutnya, kabar kepindahan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

Palmer sendiri masih terikat kontrak jangka panjang bersama Chelsea. Ia menandatangani kesepakatan berdurasi sembilan tahun sejak bergabung pada 2024. Situasi ini membuat peluang transfer semakin kecil.

Faktor Finansial Jadi Penghalang Utama

Selain alasan teknis, faktor finansial menjadi penghalang besar bagi MU untuk mengejar Palmer. Untuk memboyong sang pemain, klub harus menyiapkan dana sekitar 100 juta pound sterling. Angka tersebut belum termasuk gaji yang diperkirakan mencapai 250 ribu pound sterling per pekan.

Situasi keuangan MU saat ini menuntut kehati-hatian ekstra. Terlebih lagi, kepastian tampil di Liga Champions musim depan belum terjamin. Kondisi ini membuat transfer mahal dinilai tidak realistis secara ekonomi.

Oleh karena itu, manajemen memilih langkah yang lebih rasional. Fokus dialihkan pada posisi yang lebih membutuhkan penguatan dengan biaya yang lebih terukur. Pendekatan ini sejalan dengan strategi keberlanjutan klub.

Penyesuaian Strategi dan Masa Depan Skuad

Langkah MU tidak mengejar Palmer juga terlihat dari rencana melepas Marcus Rashford. Klub dikabarkan siap menjual Rashford ke Barcelona dengan harga sekitar 25 juta pound sterling. Keputusan ini menegaskan adanya penyesuaian besar dalam strategi keuangan.

MU kini berupaya membangun tim dengan struktur yang lebih seimbang. Selain itu, klub ingin mengurangi beban gaji dan menata ulang komposisi skuad. Oleh karena itu, setiap keputusan transfer diambil dengan pertimbangan jangka panjang.

Dengan fokus baru pada gelandang bertahan, Manchester United berharap bisa memperkuat fondasi permainan. Langkah ini diharapkan memberi stabilitas sekaligus mendukung target kompetitif klub di musim mendatang.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments