Tuesday, January 13, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisLiverpool Singkirkan Barnsley di Piala FA, Wirtz dan Ekitike Jadi Penentu di...

Liverpool Singkirkan Barnsley di Piala FA, Wirtz dan Ekitike Jadi Penentu di Anfield

Liverpool sukses singkirkan Barnsley pada putaran ketiga Piala FA 2025/2026, The Reds berhasil meraih kemenangan meyakinkan 4-1 di Anfield, Selasa (13/1/2026). Liverpool tampil dominan sejak awal laga dan memastikan langkah ke babak keempat, sementara Barnsley harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat. Hasil ini menegaskan kedalaman skuad Liverpool yang mampu menjaga tempo hingga menit akhir pertandingan.

Sejak peluit awal, Liverpool langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola tinggi menjadi fondasi permainan, karena lini tengah mampu mengontrol ritme dengan rapi. Oleh karena itu, Barnsley lebih banyak bertahan sambil menunggu peluang serangan balik.

- Advertisement -
asia9QQ

Meski berstatus tim tamu, Barnsley sempat memberi peringatan dini. Namun, tekanan berkelanjutan Liverpool akhirnya membuat perbedaan kualitas terlihat jelas sepanjang laga.

Babak Pertama: Tekanan Cepat dan Respons Barnsley

Barnsley mengejutkan publik Anfield pada menit awal melalui sundulan Davis Keillor-Dunn yang membentur mistar. Peluang itu memaksa Liverpool meningkatkan fokus dan intensitas serangan. Setelah itu, tempo permainan sepenuhnya dikuasai tuan rumah.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-9 melalui sepakan jarak jauh Dominik Szoboszlai. Tendangan kerasnya meluncur ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Murphy Cooper. Gol tersebut memberi kepercayaan diri tambahan bagi Liverpool.

Serangan Liverpool terus mengalir dari kedua sisi lapangan. Jeremie Frimpong dan Federico Chiesa aktif membuka ruang, sementara Barnsley mencoba bertahan rapat. Pada menit ke-36, Frimpong menggandakan keunggulan lewat aksi individu yang diakhiri tembakan kaki kiri akurat.

Namun, Barnsley tidak menyerah begitu saja. Menjelang turun minum, kesalahan di lini belakang Liverpool dimanfaatkan Adam Phillips untuk memperkecil ketertinggalan. Gol di menit ke-40 itu membuat skor 2-1 bertahan hingga jeda, sekaligus menjaga asa tim tamu.

Babak Kedua: Dominasi Berlanjut hingga Akhir

Memasuki babak kedua, Liverpool kembali menguasai permainan dengan sirkulasi bola cepat. Barnsley memilih bertahan lebih dalam, karena tekanan tuan rumah semakin konsisten. Peluang sempat hadir melalui sundulan Virgil van Dijk, tetapi kiper Barnsley tampil sigap.

Situasi kontroversial terjadi pada menit ke-62 saat Reyes Cleary terjatuh di kotak penalti. Wasit menilai tidak ada pelanggaran, sehingga permainan berlanjut. Keputusan itu memicu protes, namun tidak mengubah alur pertandingan.

Liverpool kemudian melakukan pergantian pemain untuk menjaga intensitas. Masuknya Florian Wirtz dan Hugo Ekitike membawa energi baru di lini depan. Kombinasi keduanya mulai merepotkan pertahanan Barnsley.

Gol penentu tercipta pada menit ke-84. Umpan tumit cerdas dari Ekitike disambut Wirtz dengan penyelesaian tenang ke sudut gawang. Skor berubah menjadi 3-1 dan mematahkan perlawanan Barnsley.

Di masa injury time, Liverpool menambah gol keempat. Kali ini, Ekitike mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan mendatar dari Wirtz. Gol tersebut menutup pertandingan dengan skor 4-1.

Statistik dan Gambaran Permainan

Secara statistik, Liverpool unggul jauh dalam penguasaan bola dengan 75 persen. Jumlah operan mencapai 666, menunjukkan dominasi kontrol permainan. Selain itu, akurasi operan 91 persen mencerminkan efektivitas sirkulasi bola.

Barnsley hanya mencatat 25 persen penguasaan bola dan 173 operan. Meski demikian, mereka tetap berani memanfaatkan serangan balik dan bola mati. Akan tetapi, perbedaan kualitas membuat peluang tersebut sulit dikonversi menjadi gol tambahan.

Jumlah tembakan Liverpool mencapai 19, dengan tujuh tepat sasaran. Angka ini menegaskan agresivitas tuan rumah hingga menit akhir. Oleh karena itu, kemenangan besar ini terasa pantas bagi Liverpool.

Dampak bagi Liverpool dan Barnsley

Kemenangan ini memastikan Liverpool melaju ke babak keempat Piala FA. Selain itu, kontribusi pemain pengganti menunjukkan kedalaman skuad yang solid. Hal tersebut menjadi modal penting menghadapi jadwal padat di berbagai kompetisi.

Bagi Barnsley, kekalahan ini tetap menyisakan catatan positif. Mereka mampu mencetak gol di Anfield dan memberi perlawanan pada babak pertama. Namun, konsistensi selama 90 menit masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Pelatih Liverpool menilai performa tim cukup seimbang antara kontrol dan efektivitas. Sementara itu, Barnsley diharapkan mengambil pelajaran berharga dari laga ini untuk fokus pada kompetisi domestik.

Liverpool menegaskan status favorit dengan kemenangan 4-1 atas Barnsley di Anfield. Dominasi permainan, efektivitas lini depan, serta kontribusi pemain pengganti menjadi kunci hasil ini. Dengan momentum positif tersebut, The Reds melangkah mantap ke babak berikutnya Piala FA dan menjaga ambisi meraih trofi musim ini.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments