Sunday, April 6, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga InggrisKevin De Bruyne Dilepas City? Inter Milan Tegas Tolak Datangkan Sang Maestro

Kevin De Bruyne Dilepas City? Inter Milan Tegas Tolak Datangkan Sang Maestro

Gelandang top dunia, Kevin De Bruyne, dikonfirmasi telah meninggalkan Manchester City setelah sepuluh tahun penuh prestasi. Namun alih-alih menjadi buruan banyak klub Eropa, nama De Bruyne justru mendapat penolakan dari salah satu raksasa Serie A, Inter Milan. Keputusan ini tentu menimbulkan tanda tanya besar mengingat reputasi pemain asal Belgia tersebut.

Inter Milan Tak Tertarik: Alasan Dibalik Keputusan Mengejutkan

Meski sempat disebut-sebut masuk dalam radar transfer Inter Milan, laporan terbaru dari Calciomercato mengungkapkan bahwa pihak manajemen Nerazzurri telah mengambil sikap tegas. Mereka secara resmi memutuskan untuk tidak mengejar tanda tangan Kevin De Bruyne, bahkan meskipun sang gelandang kini berstatus bebas transfer. Keputusan ini didasarkan pada dua pertimbangan utama yang dinilai cukup krusial oleh pihak klub.

- Advertisement -
asia9QQ

Penurunan Performa Jadi Kekhawatiran Utama

Salah satu alasan utama Inter Milan enggan merekrut De Bruyne adalah kekhawatiran akan performanya yang dianggap mulai menurun. Dalam dua musim terakhir bersama Manchester City, kontribusi De Bruyne dinilai tidak lagi segemilang tahun-tahun sebelumnya. Ia memang masih mampu menunjukkan kilasan magisnya, tetapi secara keseluruhan performanya dianggap menurun dari standar tinggi yang pernah ia torehkan.

Penurunan performa ini tidak hanya terjadi dari segi statistik. De Bruyne juga terlihat lebih sering absen dari lapangan karena masalah kebugaran. Frekuensi cedera yang dialaminya meningkat cukup signifikan. Beberapa cedera bahkan membuatnya harus menepi selama berbulan-bulan. Hal ini menjadi pertimbangan besar bagi Inter Milan yang tengah membangun skuad lebih muda dan dinamis untuk kompetisi musim depan.

Riwayat Cedera yang Mengkhawatirkan

Tak dapat dipungkiri bahwa De Bruyne memiliki riwayat cedera yang cukup panjang. Cedera hamstring, masalah otot, hingga cedera pergelangan kaki telah beberapa kali menghantui perjalanan kariernya. Inter Milan yang selama ini terkenal berhati-hati dalam investasi pemain, melihat hal ini sebagai sebuah risiko besar. Mereka menilai mendatangkan pemain dengan riwayat cedera kronis bisa mengganggu stabilitas performa tim.

Dalam kondisi seperti itu, bukan hanya aspek teknis yang terganggu. Tim medis dan rotasi pemain juga harus bekerja ekstra keras untuk menyesuaikan strategi. Oleh karena itu, manajemen klub asal kota Milan ini akhirnya memilih mundur secara halus dari perburuan tanda tangan De Bruyne.

Gaji Selangit yang Tak Masuk Akal di Serie A

Selain soal performa dan cedera, masalah finansial juga menjadi faktor utama Inter Milan menolak De Bruyne. Sang gelandang diketahui sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di Premier League. Selama di Manchester City, De Bruyne dilaporkan menerima gaji fantastis yang mendekati 400 ribu poundsterling per pekan. Ia pun dikabarkan menginginkan nominal yang tidak jauh berbeda di klub barunya.

Namun, Inter Milan tidak bersedia memenuhi permintaan tersebut. Struktur keuangan klub yang sedang dalam tahap stabilisasi tidak memungkinkan mereka untuk menampung gaji sebesar itu. Selain berpotensi mengganggu neraca keuangan, kehadiran De Bruyne juga bisa memicu ketimpangan dalam struktur gaji skuad yang ada.

Manajemen Inter sadar bahwa membayar satu pemain dengan gaji yang terlalu tinggi bisa menciptakan kecemburuan internal. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak negatif pada keharmonisan tim secara keseluruhan.

Tawaran Menggiurkan dari Timur Tengah

Dengan minimnya peminat dari klub-klub besar Eropa, masa depan De Bruyne kini dikabarkan akan bergeser ke luar benua biru. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pemain berusia 33 tahun tersebut telah menerima tawaran menggiurkan dari klub-klub Saudi Pro League. Nilai kontrak yang ditawarkan dikabarkan sangat fantastis, bahkan melebihi apa yang ia terima selama membela Manchester City.

Arab Saudi memang tengah gencar merekrut pemain bintang dari Eropa untuk meningkatkan citra dan daya tarik kompetisi mereka. Dengan status sebagai pemain bebas transfer, serta rekam jejak panjang De Bruyne di level tertinggi sepak bola, tidak heran bila klub-klub Saudi mengincarnya untuk menjadi ikon baru di Timur Tengah.

Manchester City Siapkan Tribut Spesial untuk Sang Legenda

Meski tak lagi mengenakan seragam biru langit, Kevin De Bruyne tetap meninggalkan warisan besar di Manchester City. Klub tersebut bahkan dikabarkan telah menyiapkan penghormatan khusus untuk sang gelandang. Salah satu bentuk penghargaan yang tengah dibahas adalah pembangunan patung De Bruyne di sekitar Etihad Stadium. Jika rencana ini terealisasi, De Bruyne akan menyusul jejak pemain legendaris lainnya seperti Vincent Kompany dan David Silva.

Penghormatan tersebut tentu sangat layak mengingat kontribusi luar biasa De Bruyne selama satu dekade terakhir. Ia bukan hanya menjadi jantung permainan Manchester City, tetapi juga menjadi bagian penting dari era kejayaan klub di bawah asuhan Pep Guardiola.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments