Tuesday, January 13, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaJuventus Pesta Gol di Turin, Cremonese Tak Berdaya dalam Kekalahan Telak Serie...

Juventus Pesta Gol di Turin, Cremonese Tak Berdaya dalam Kekalahan Telak Serie A

Juventus vs Cremonese menjadi panggung dominasi mutlak Bianconeri pada pekan ke-20 Serie A 2025/2026. Bermain di Allianz Stadium, Juventus menghajar tamunya dengan skor meyakinkan 5-0, Selasa dini hari WIB, 13 Januari 2026. Kemenangan ini mempertegas tren positif tim asuhan Luciano Spalletti di jalur persaingan papan atas.

Hasil tersebut membawa Juventus semakin kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Oleh karena itu, tekanan terhadap dua tim teratas tetap terjaga menjelang paruh kedua musim. Sementara itu, Cremonese harus pulang dengan kekecewaan besar setelah gagal memberi perlawanan berarti.

- Advertisement -
asia9QQ

Sejak awal laga, Juventus tampil agresif dan disiplin. Intensitas tinggi membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan. Selain itu, efektivitas serangan tuan rumah menjadi pembeda utama sepanjang pertandingan.

Dominasi Juventus Sejak Menit Awal

Juventus langsung menekan begitu pertandingan dimulai. Peluang emas hadir di menit keenam ketika Jonathan David memanfaatkan kesalahan lini belakang Cremonese. Namun, tembakannya masih membentur tiang gawang.

Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan gol pembuka pada menit ke-12. Tembakan voli Fabio Miretti yang mengenai kepala Gleison Bremer mengecoh Emil Audero. Gol tersebut membuat Juventus semakin percaya diri.

Hanya tiga menit berselang, keunggulan bertambah melalui serangan balik cepat. Umpan terobosan Khephren Thuram diselesaikan dengan tenang oleh Jonathan David. Skor 2-0 membuat ritme permainan sepenuhnya dikuasai tuan rumah.

Cremonese sempat berharap melalui hadiah penalti pada menit ke-23. Akan tetapi, tinjauan VAR membatalkan keputusan wasit. Situasi ini memicu protes keras dari pelatih Davide Nicola, yang berujung kartu merah.

Babak Pertama Sarat Kontroversi dan Efektivitas

Juventus kembali mendapat peluang penalti pada menit ke-33 akibat handball Federico Baschirotto. Kenan Yildiz memang gagal pada eksekusi awal, tetapi ia sigap menyambar bola muntah. Gol tersebut mengubah skor menjadi 3-0.

Menjelang turun minum, Juventus tetap menjaga kontrol permainan. Lini tengah tampil rapi dalam distribusi bola. Selain itu, pertahanan Bianconeri nyaris tanpa cela sepanjang babak pertama.

Cremonese kesulitan keluar dari tekanan. Minimnya kreativitas membuat mereka jarang mengancam gawang Michele Di Gregorio. Oleh karena itu, babak pertama berakhir dengan keunggulan telak bagi Juventus.

Babak Kedua: Rotasi dan Gol Tambahan

Memasuki babak kedua, Cremonese mencoba merespons lewat pergantian pemain. Namun, upaya tersebut justru berbuah petaka di menit ke-48. Sepakan Weston McKennie berujung gol bunuh diri Filippo Terracciano.

Keunggulan 4-0 tidak membuat Juventus mengendurkan tempo. Kenan Yildiz kembali mengancam, tetapi Audero melakukan penyelamatan penting. Spalletti kemudian melakukan rotasi untuk menjaga intensitas.

Masuknya Edon Zhegrova dan Juan Cabal memberi warna baru. Serangan Juventus tetap mengalir dengan variasi umpan cepat. Selain itu, koordinasi antarlini terlihat semakin matang.

Gol kelima tercipta pada menit ke-64. Umpan lambung Pierre Kalulu disundul sempurna oleh Weston McKennie. Skor 5-0 menegaskan superioritas Juventus di hadapan publik Turin.

Statistik Bicara Jelas

Secara statistik, Juventus tampil dominan. Mereka mencatat 16 tembakan dengan 10 tepat sasaran. Penguasaan bola mencapai 56 persen dengan akurasi operan 91 persen.

Cremonese hanya mampu menciptakan lima tembakan sepanjang laga. Selain itu, tekanan tinggi Juventus memaksa banyak kesalahan di area sendiri. Data ini memperlihatkan kesenjangan kualitas yang cukup mencolok.

Disiplin permainan juga menjadi sorotan. Juventus tidak menerima kartu kuning, sementara Cremonese mencatat satu kartu. Oleh karena itu, kontrol emosi tuan rumah patut diapresiasi.

Dampak bagi Klasemen dan Mental Tim

Kemenangan besar ini memberi dorongan moral signifikan bagi Juventus. Konsistensi performa menjadi modal penting untuk menjaga posisi di papan atas. Selain itu, produktivitas gol menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Bagi Cremonese, kekalahan ini menjadi alarm serius. Mereka masih tertahan di peringkat ke-13 dengan 22 poin. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh diperlukan agar tidak terjerumus lebih dalam.

Luciano Spalletti menilai kemenangan ini sebagai hasil kerja kolektif. Rotasi berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas permainan. Dengan jadwal padat ke depan, kedalaman skuad menjadi aset penting.

Juventus menunjukkan performa komplet saat membungkam Cremonese 5-0 di Allianz Stadium. Dominasi sejak awal, efektivitas serangan, dan disiplin taktik menjadi kunci kemenangan. Jika tren ini berlanjut, Bianconeri berpeluang terus menekan persaingan papan atas Serie A hingga akhir musim.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments