Wednesday, January 21, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ChampionsJuventus Hadapi Benfica dengan Tekad Menang, Khephren Thuram Tegaskan Mentalitas Bianconeri

Juventus Hadapi Benfica dengan Tekad Menang, Khephren Thuram Tegaskan Mentalitas Bianconeri

Juventus vs Benfica di Liga Champions menjadi laga krusial bagi Bianconeri yang tengah mengejar kepastian langkah di Eropa. Pertandingan ini akan digelar pada Kamis (22/1/2026) dini hari WIB dan menghadirkan tantangan besar di hadapan pendukung sendiri. Juventus menyadari pentingnya duel ini karena kemenangan menjadi satu-satunya target realistis.

Menjelang laga tersebut, suasana serius menyelimuti kamp latihan Juventus. Tekanan datang dari posisi klasemen yang menuntut hasil maksimal. Oleh karena itu, setiap pemain dituntut tampil dengan fokus penuh sejak menit pertama.

- Advertisement -
asia9QQ

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Khephren Thuram hadir mendampingi pelatih Luciano Spalletti. Gelandang asal Prancis itu menegaskan bahwa Juventus tidak memiliki pilihan selain menang. Menurutnya, seragam hitam-putih selalu membawa tuntutan besar di setiap laga.

Mentalitas Wajib Menang ala Juventus

Menghadapi tim sekelas Benfica jelas bukan tugas ringan. Klub asal Portugal itu dikenal berpengalaman di kompetisi Eropa. Namun, Thuram menegaskan filosofi Juventus tidak pernah berubah, siapa pun lawannya.

Ia menyebut laga ini memiliki arti khusus baginya. Fokus penuh kini diarahkan untuk meraih tiga poin di kandang. Menurut Thuram, mentalitas menang harus menjadi dasar permainan sejak awal.

“Di Juventus, Anda selalu bermain untuk menang,” ujar Thuram kepada awak media. Pernyataan tersebut mencerminkan budaya klub yang sudah tertanam sejak lama. Oleh karena itu, tekanan justru menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.

Juventus juga menyadari bahwa kegagalan meraih poin penuh akan berdampak besar. Selain posisi klasemen, kepercayaan diri tim ikut dipertaruhkan. Karena itu, laga ini dipandang sebagai ujian mental sekaligus kualitas.

Evolusi Peran Thuram di Bawah Spalletti

Sejak dilatih oleh Luciano Spalletti, peran Khephren Thuram di lini tengah mengalami perubahan signifikan. Ia tidak lagi hanya bertugas sebagai penyeimbang permainan. Kini, Thuram dituntut memberi dampak langsung dalam fase menyerang.

Pendekatan taktik Spalletti mendorong Thuram lebih berani masuk ke area lawan. Ia mulai sering terlibat dalam build-up dan situasi akhir. Perubahan ini membuat permainannya terlihat lebih matang.

“Cara bermain saya sedikit berubah,” aku Thuram. Ia merasa mendapat kepercayaan besar dari staf pelatih. Selain itu, komunikasi intens membantu dirinya memahami potensi yang dimiliki.

Transformasi ini terlihat dari kontribusinya dalam beberapa laga terakhir. Thuram tampil lebih agresif dan aktif mencari ruang. Oleh karena itu, ia menjadi salah satu kunci permainan Juventus jelang laga penting ini.

Tantangan Benfica dan Faktor Mourinho

Benfica datang ke Turin dengan ambisi besar. Tim asal Portugal itu kini ditangani oleh pelatih berpengalaman, Jose Mourinho. Kehadiran Mourinho menambah dimensi taktik yang harus diantisipasi Juventus.

Mourinho dikenal piawai meracik strategi di laga besar. Ia sering memanfaatkan detail kecil untuk mencuri hasil. Oleh karena itu, Juventus dituntut tampil disiplin dan sabar sepanjang pertandingan.

Benfica juga memiliki organisasi permainan yang solid. Mereka mampu bertahan rapat dan menyerang secara efisien. Situasi ini menuntut Juventus bermain efektif, bukan sekadar dominan penguasaan bola.

Spalletti menyadari ancaman tersebut. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Dengan pendekatan yang tepat, Juventus berharap mampu mengontrol jalannya laga.

Detail Kecil yang Menentukan

Bagi Thuram, bermain di Juventus telah mengubah cara pandangnya terhadap sepak bola profesional. Ia menilai setiap detail kini memiliki peran penting. Mulai dari analisis video hingga kebiasaan harian menjadi perhatian serius.

Ia mengaku tidak lagi sekadar datang untuk berlatih. Kini, setiap hari dipandang sebagai proses pembentukan performa. Pendekatan ini membantu dirinya berkembang lebih cepat.

“Sekarang saya sadar setiap hari itu penting,” ungkap Thuram. Menurutnya, konsistensi di luar lapangan akan berdampak langsung saat pertandingan. Oleh karena itu, ia berusaha menjaga fokus penuh.

Pendekatan profesional ini diharapkan menular ke seluruh tim. Juventus membutuhkan performa kolektif yang solid untuk mengatasi Benfica. Kesalahan kecil bisa berujung fatal di level Liga Champions.

Laga Penentuan bagi Bianconeri

Pertandingan melawan Benfica menjadi titik krusial perjalanan Juventus musim ini. Kemenangan akan membuka jalan lebih lebar menuju fase berikutnya. Sebaliknya, hasil negatif bisa memperumit situasi.

Dengan dukungan publik Turin, Juventus berharap tampil agresif sejak awal. Mentalitas wajib menang yang ditegaskan Thuram menjadi pesan kuat di ruang ganti. Selain itu, kepemimpinan Spalletti diharapkan memberi arah jelas di lapangan.

Jika mampu menjaga fokus dan disiplin, Juventus memiliki peluang besar. Kombinasi pengalaman dan energi muda menjadi modal utama. Oleh karena itu, laga ini akan menjadi tolok ukur kesiapan Bianconeri di Eropa.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments