BRI Super League Persib Bandung vs Borneo FC terancam ditunda setelah muncul indikasi dari pihak tim tamu. Bek Borneo FC, Diego Michiels, secara tidak langsung memberi sinyal bahwa pertandingan melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tidak akan berjalan sesuai jadwal. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Diego menyebut tim Pesut Etam sudah kembali ke Samarinda setelah sempat tiba di Bandung.
Borneo FC sejatinya sudah mendarat di Kota Kembang pada Jumat (29/8) untuk mempersiapkan diri menghadapi Persib. Sesuai agenda kompetisi, laga tersebut dijadwalkan berlangsung Minggu (31/8) sebagai rangkaian pekan ke-4 BRI Super League musim 2025/26. Namun, pernyataan Diego menimbulkan tanda tanya besar mengenai keberlangsungan duel ini.
Kabar bahwa Pesut Etam pulang lebih awal membuat publik semakin yakin ada faktor non-teknis yang mengganggu jadwal pertandingan. Kondisi keamanan di Bandung disebut sebagai alasan utama. Pasalnya, sehari sebelumnya Kota Kembang diguncang demonstrasi besar-besaran yang berpotensi memengaruhi kelancaran kegiatan, termasuk laga sepak bola. Dengan adanya gejolak tersebut, Persib Bandung pun harus menunggu keputusan resmi dari operator kompetisi terkait status pertandingan melawan Borneo FC.
Permintaan Penundaan dari Polda Jawa Barat
Isu penundaan laga ini semakin kuat setelah Polda Jawa Barat mengeluarkan surat resmi yang berisi permintaan agar pertandingan Persib kontra Borneo FC ditunda. Surat bernomor B/3210/VIII/PAM.3.3./2025/Roops tersebut ditandatangani pada Jumat (29/8/2025) dan ditujukan langsung kepada Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.
Dalam isi surat tersebut, aparat kepolisian menegaskan bahwa kondisi di Bandung belum cukup kondusif untuk menggelar pertandingan dengan jumlah penonton besar. Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama, terutama karena situasi di lapangan dikhawatirkan dapat memicu kerumunan dan potensi kericuhan. Hingga kini, operator liga masih belum mengeluarkan pernyataan resmi apakah pertandingan Persib vs Borneo FC benar-benar ditunda atau tetap dilaksanakan sesuai jadwal.
Sementara itu, pihak Borneo FC sendiri terlihat sudah mengambil langkah antisipasi dengan kembali ke Samarinda. Hal ini mengindikasikan mereka lebih memilih menunggu kepastian ketimbang bertahan di Bandung dengan risiko laga batal digelar. Bagi Persib, keputusan ini tentu merugikan karena persiapan tim bisa terganggu oleh ketidakpastian jadwal.
Dampak terhadap Jadwal Liga
Jika penundaan benar-benar dilakukan, duel Persib vs Borneo FC akan menambah daftar pertandingan BRI Super League yang mengalami perubahan jadwal. Sebelumnya, I.League telah resmi menunda laga antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya yang semestinya digelar Minggu (31/8) di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.
Dalam surat resmi yang diterima Persebaya pada Sabtu (30/8) dini hari, pihak operator menyebut kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan tersebut. Pihak I.League menegaskan laga PSM vs Persebaya ditunda hingga pemberitahuan lebih lanjut. Situasi ini membuat jadwal kompetisi pekan keempat sedikit terganggu karena dua laga penting kemungkinan besar batal digelar sesuai agenda.
Bagi pecinta sepak bola tanah air, perubahan ini tentu menimbulkan kekecewaan. Pertandingan antara Persib dan Borneo FC termasuk salah satu big match pekan ini yang ditunggu banyak penggemar. Selain itu, duel ini memiliki arti penting bagi kedua tim yang tengah bersaing di papan atas klasemen awal musim.
Ketidakpastian Mengganggu Persiapan Tim
Dari sisi teknis, penundaan laga bisa berdampak besar pada persiapan kedua tim. Persib Bandung yang sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Borneo FC harus menunggu kepastian jadwal baru. Begitu pula dengan Borneo FC yang sudah menempuh perjalanan jauh ke Bandung sebelum akhirnya memutuskan pulang ke Samarinda.
Selain mengganggu ritme kompetisi, perubahan jadwal juga bisa memengaruhi kondisi fisik dan mental pemain. Para pelatih tentu harus melakukan penyesuaian ulang terhadap program latihan, sementara pemain dituntut menjaga fokus meski pertandingan belum jelas kapan akan digelar.
Bagi suporter, situasi ini juga menimbulkan rasa kecewa. Tiket yang sudah dibeli, rencana keberangkatan ke stadion, hingga persiapan atribut mendukung tim harus ditunda. Hal ini mencerminkan betapa pentingnya kepastian jadwal dalam sebuah kompetisi profesional.
Menanti Keputusan Resmi I.League
Hingga Sabtu (30/8), I.League selaku operator BRI Super League belum merilis pengumuman resmi mengenai status pertandingan Persib vs Borneo FC. Namun, melihat langkah Polda Jabar yang sudah mengeluarkan permintaan penundaan serta keputusan Borneo FC untuk pulang, peluang laga tetap berjalan sesuai jadwal sangat kecil.
Jika laga akhirnya ditunda, I.League perlu segera menetapkan jadwal baru agar tidak menumpuk di kemudian hari. Pasalnya, padatnya agenda kompetisi akan menyulitkan jika terlalu banyak pertandingan yang ditunda. Selain itu, operator juga harus memperhatikan faktor keamanan, kenyamanan penonton, dan kelancaran jalannya kompetisi secara keseluruhan.