Hasil Persik vs PSIM 2-2 mewarnai pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 dalam duel sarat tensi di Stadion Joko Samudro, Jumat (13/2/2026) sore WIB. Pertandingan berjalan ketat sejak awal hingga peluit akhir. Empat gol tercipta, tetapi tidak ada tim yang mampu mengunci kemenangan.
Persik Kediri mencetak gol melalui Jon Toral dan Ezra Walian. Sementara itu, PSIM Yogyakarta membalas lewat dua gol Ezequiel Vidal. Tambahan satu poin membuat PSIM bertahan di peringkat ketujuh dengan 37 poin, sedangkan Persik berada di posisi ke-11 dengan 26 poin.
Babak Pertama: Adu Serangan Sejak Awal
PSIM langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama. Mereka mencoba menekan pertahanan Persik dengan permainan cepat. Namun lini belakang tuan rumah tampil disiplin dan menutup ruang dengan rapat.
Kesempatan pertama justru datang dari Persik pada menit kelima. Umpan Ezra Walian disambut tandukan Enruqie Putra, tetapi Cahya Supriadi mampu menepis bola. Tekanan awal tersebut memberi sinyal bahwa laga akan berjalan terbuka.
Tembakan Rahmatshoh Rahmatzoda pada menit ke-11 belum mengarah tepat ke sasaran. Persik kembali mengancam pada menit ke-18 ketika sepakan Luna Rinaldi membentur tiang. Situasi itu menunjukkan intensitas pertandingan terus meningkat.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. Jon Toral mencetak gol dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan celah pertahanan lawan. Gol tersebut mengangkat kepercayaan diri tuan rumah.
PSIM merespons dengan cepat. Pada menit ke-37, Ezequiel Vidal menuntaskan bola panjang menjadi gol penyeimbang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum setelah kedua tim saling menjaga tempo.
Babak Kedua: Penalti dan Gol Balasan Cepat
Memasuki babak kedua, Persik kembali menekan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-57. Ezra Walian mengeksekusi penalti dengan tenang dan membawa timnya unggul 2-1.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. Lima menit kemudian, Vidal mencetak gol keduanya dalam laga ini. Skor kembali imbang 2-2 dan membuat pertandingan semakin terbuka.
Setelah gol tersebut, tempo permainan meningkat drastis. Kedua tim saling menekan demi mencari gol penentu. Transisi cepat menjadi pola utama yang terlihat di lapangan.
Peluang terbaik PSIM hadir pada menit ke-73. Andy Irfan melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Namun kiper Leonardo Navacchio tampil sigap dan memblok bola dengan baik.
Persik juga mencoba membangun serangan melalui kombinasi lini tengah. Meski demikian, penyelesaian akhir kurang efektif. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 2-2.
Dampak Hasil Imbang bagi Klasemen
Tambahan satu poin membuat PSIM tetap berada di papan atas. Posisi ketujuh dengan 37 poin memberi mereka peluang bersaing di zona kompetitif. Namun mereka tentu berharap hasil maksimal untuk menjaga jarak dengan pesaing.
Di sisi lain, Persik masih tertahan di peringkat ke-11. Koleksi 26 poin belum cukup untuk membawa mereka naik signifikan. Oleh karena itu, konsistensi pada laga berikutnya menjadi kebutuhan utama.
Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, kemungkinan akan mengevaluasi efektivitas lini depan. Sementara itu, Jean Paul Van Gastel dapat melihat respons cepat timnya sebagai sisi positif.
Susunan Pemain dan Evaluasi Teknis
Persik menurunkan Leonardo Navacchio di bawah mistar. Lini belakang diisi Hamra Hehanussa, Francisco Pereira, dan M. Firli. Jon Toral serta Ezra Walian menjadi andalan di sektor serang.
PSIM mengandalkan Cahya Supriadi sebagai penjaga gawang. Franco Ramos memimpin lini belakang bersama Van der Avert. Vidal tampil sebagai motor serangan dan membuktikan ketajamannya.
Secara keseluruhan, laga berlangsung seimbang. Kedua tim menunjukkan determinasi tinggi dan disiplin taktik. Namun efektivitas peluang menjadi pembeda yang belum maksimal.
Hasil imbang ini mencerminkan persaingan ketat di BRI Super League musim ini. Persik dan PSIM sama-sama memperlihatkan kualitas, meski belum mampu mengamankan tiga poin penuh.
Persib Bandung Masih Pimpin Klasemen
Persib Bandung memimpin klasemen BRI Super League dengan 47 poin dari 20 laga, unggul tipis atas Borneo FC yang mengoleksi 46 poin. Persija menempati posisi ketiga dengan 41 poin, disusul Malut United di peringkat keempat dengan 37 poin. Persebaya Surabaya melengkapi lima besar dengan 35 poin.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta berada di posisi ketujuh dengan 31 poin, sedangkan Persik Kediri menempati peringkat ke-11 dengan 25 poin setelah duel terakhir mereka berakhir imbang.






