Friday, April 4, 2025
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeHot NewsDi Mana Mereka Sekarang? 5 Gelandang Terbaik Dunia 2017 Versi Xavi

Di Mana Mereka Sekarang? 5 Gelandang Terbaik Dunia 2017 Versi Xavi

Xavi Hernandez, salah satu maestro lini tengah terbaik dalam sejarah sepak bola, pernah mengungkapkan lima gelandang terbaik dunia pada tahun 2017. Daftar tersebut menampilkan pemain dari beberapa klub elite Eropa, seperti Real Madrid, Bayern Munchen, dan Arsenal.

Menariknya, nama-nama besar seperti N’Golo Kante, Kevin De Bruyne, dan Paul Pogba tidak masuk dalam daftar pilihannya. Xavi lebih memilih gelandang yang memiliki teknik luar biasa, kontrol bola yang sempurna, serta kemampuan membaca permainan dengan sangat baik.

- Advertisement -
asia9QQ

Beberapa pemain yang masuk dalam daftar Xavi masih aktif hingga sekarang, sementara lainnya telah pensiun atau mengambil jalan berbeda dalam karier mereka. Lantas, bagaimana nasib kelima gelandang pilihan Xavi tersebut saat ini? Berikut ulasan lengkapnya.

1. Luka Modric – Sang Maestro yang Tak Lekang oleh Waktu

Luka Modric bergabung dengan Real Madrid pada 2012 dan dengan cepat menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia. Kemampuannya dalam mengatur tempo permainan serta akurasi umpannya menjadikannya sosok kunci di lini tengah Los Blancos.

Puncak kariernya terjadi pada 2018 ketika ia memimpin Kroasia ke final Piala Dunia dan memenangkan Ballon d’Or, mengalahkan dominasi Lionel Messi serta Cristiano Ronaldo. Sejak saat itu, Modric terus menjadi andalan di lini tengah Madrid, membantu klubnya meraih lebih banyak gelar.

Kini, mendekati usia 40 tahun, Modric masih bertahan di Real Madrid meskipun perannya mulai berkurang. Ia lebih sering dimainkan sebagai pemain cadangan, tetapi tetap memiliki momen-momen magis ketika dipercaya turun ke lapangan.

2. Toni Kroos – Pensiun di Puncak Karier

Toni Kroos adalah salah satu gelandang paling elegan yang pernah bermain di sepak bola modern. Selama satu dekade di Real Madrid, ia menjadi bagian penting dari dominasi klub tersebut di Eropa. Bersama Modric dan Casemiro, ia membentuk trio lini tengah yang mendominasi Liga Champions.

Pada tahun 2024, Kroos memutuskan untuk pensiun setelah Jerman tersingkir dari Euro 2024 oleh Spanyol. Keputusannya untuk mengakhiri karier di puncak performa mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. Ia meninggalkan Real Madrid dengan koleksi 21 trofi, termasuk empat gelar Liga Champions dan empat gelar La Liga.

Setelah pensiun, Kroos tidak benar-benar meninggalkan sepak bola. Ia mendirikan ‘Toni Kroos Academy’ di Madrid untuk melatih generasi muda dan juga menjalankan Icon League di Jerman. Selain itu, ia tetap aktif dalam dunia sepak bola melalui podcast miliknya yang populer.

3. Thiago Alcantara – Karier yang Dihantui Cedera

Thiago Alcantara dikenal sebagai gelandang dengan visi permainan yang luar biasa. Ia memulai kariernya di Barcelona sebelum pindah ke Bayern Munchen, di mana ia berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia.

Pada 2020, Thiago bergabung dengan Liverpool dengan harapan bisa membawa kreativitas baru ke lini tengah tim asuhan Jurgen Klopp. Namun, cedera berkepanjangan menghambat perjalanannya di Anfield. Meski sempat menunjukkan kilasan kejeniusannya, ia tak pernah benar-benar mencapai potensi maksimalnya di Premier League.

Thiago akhirnya memutuskan pensiun pada 2024 setelah kontraknya di Liverpool berakhir. Ia sempat menjalani peran kepelatihan selama sebulan di Barcelona, tetapi kemudian memilih untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarganya.

4. Mesut Ozil – Dari Lapangan Hijau ke Dunia Politik

Mesut Ozil adalah salah satu playmaker terbaik pada masanya. Visi dan akurasi umpannya saat membela Real Madrid membuatnya menjadi tandem sempurna bagi Cristiano Ronaldo. Setelah sukses di Spanyol, ia pindah ke Arsenal pada 2013 dan menjadi pemain kunci di lini serang tim London tersebut.

Namun, performanya mulai menurun setelah 2017 akibat berbagai masalah internal dan kebugaran. Pada 2020, ia meninggalkan Arsenal dan melanjutkan karier di Turki bersama Fenerbahce dan Istanbul Basaksehir. Sayangnya, ia tidak mampu mengembalikan performa terbaiknya.

Ozil akhirnya pensiun pada 2023 dan memilih jalur politik sebagai fokus barunya. Ia juga aktif dalam dunia kebugaran dan sering membagikan rutinitas latihannya di media sosial.

5. Marco Verratti – Terpinggirkan di Qatar

Marco Verratti pernah dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa. Keputusannya untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) membawanya ke level tertinggi dalam kariernya, di mana ia menjadi jenderal lini tengah klub selama bertahun-tahun.

Namun, pada 2023, Verratti membuat keputusan mengejutkan dengan pindah ke Al-Arabi di Qatar. Keputusan ini membuat namanya meredup di panggung sepak bola Eropa, dan sejak saat itu, ia tidak lagi dipanggil ke tim nasional Italia.

Saat ini, kontraknya di Al-Arabi akan berakhir di akhir musim, dan masa depannya masih belum jelas. Apakah ia akan kembali ke Eropa atau memilih tetap di Timur Tengah? Waktu yang akan menjawab.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments