Saturday, January 10, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga SpanyolDerby Madrid di Jeddah Berakhir 2-1: Real Madrid ke Final Usai Dihiasi...

Derby Madrid di Jeddah Berakhir 2-1: Real Madrid ke Final Usai Dihiasi Dua Momen Panas

Derby Madrid di Jeddah berakhir dengan kemenangan penting bagi Real Madrid. Real Madrid mengalahkan Atletico dengan skor 2-1 pada semifinal Supercopa de Espana. Pertandingan sengit itu berlangsung di King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini meloloskan Los Blancos ke partai puncak, tempat mereka akan kembali berhadapan dengan rival abadi, Barcelona.

Real Madrid langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak menit pertama. Mereka mencetak gol cepat lewat Federico Valverde. Rodrygo Goes kemudian menggandakan keunggulan di babak kedua. Atletico Madrid hanya bisa membalas lewat Alexander Sorloth. Di balik hasil akhir, laga ini juga diwarnai oleh dua insiden yang menyita perhatian.

- Advertisement -
asia9QQ

Jalannya Pertandingan yang Sengit

Real Madrid tampil dengan skuad terbaik mereka. Pelatih Carlo Ancelotti ingin memastikan tiket final secepat mungkin. Strategi tersebut langsung terlihat efektif. Hanya dalam dua menit permainan, Los Blancos sudah membuka keunggulan.

Selanjutnya, tekanan terus mereka lancarkan ke pertahanan Atletico. Namun, tim asuhan Diego Simeone tidak mudah menyerah. Mereka memberikan perlawanan sengit dan menciptakan beberapa pelaya berbahaya. Gol kedua Rodrygo di babak kedua akhirnya memberi napas lega bagi kubu Real Madrid.

Meski sempat memburuk setelah gol balasan Sorloth, struktur pertahanan Madrid tetap solid. Mereka berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini sekaligus menunjukkan mentalitas juara yang dimiliki skuad Ancelotti.

Selebrasi Liar Federico Valverde Usai Gol Spektakuler

Momen pertama yang menjadi sorotan adalah gol sekaligus selebrasi Federico Valverde. Gelandang Uruguay itu mencetak gol pembuka dengan cara yang luar biasa. Ia melepaskan tendangan keras dari jarak sekitar 25 meter yang meluncur ke sudut atas gawang Jan Oblak.

Bola tersebut sempat menyentuh ujung jari kiper Atletico dan membentur tembok pemain. Namun, kecepatan dan akurasinya terlalu sempurna untuk dihentikan. Gol ini langsung menggetarkan stadion dan memberikan momentum awal yang sangat berharga bagi Madrid.

Usai mencetak gol, Valverde menunjukkan luapan emosi yang meluap-luap. Ia berlari ke sudut lapangan sambil memukul-mukul kepalanya sendiri berulang kali. Selebrasi liar itu mencerminkan kegembiraan dan kebanggaannya atas eksekusi yang spektakuler. Aksi tersebut langsung menjadi viral di media sosial pasca pertandingan.

Insiden Panas Antara Vinicius Junior dan Diego Simeone

Momen panas kedua terjadi di pinggir lapangan. Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, terlibat adu mulut dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Insiden ini memuncak pada menit ke-81 babak kedua.

Keduanya saling melontarkan kata-kata keras hingga wasit turun tangan. Untuk meredakan ketegangan, wasit akhirnya mengeluarkan kartu kuning kepada Vinicius dan Simeone. Situasi panas ini menambah derajat persaingan yang sudah tinggi dalam derby Madrid.

Namun, akar ketegangan sebenarnya sudah muncul lebih awal. Kamera televisi menangkap momen Simeone mengejek Vinicius dari tepi lapangan. Pelatih asal Argentina itu disebut melontarkan komentar provokatif tentang masa depan Vinicius di Real Madrid. Ucapan itulah yang diduga memicu reaksi keras dari sang pemain di kemudian hari.

Analisis Taktik dan Kunci Kemenangan Madrid

Secara taktis, Real Madrid bermain lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Mereka tidak mendominasi penguasaan bola secara ekstrem. Akan tetapi, setiap serangan yang dibangun terarah dan berbahaya. Kedua gol mereka lahir dari eksekusi individu yang brilian.

Selain itu, lini tengah Madrid berhasil menetralisir permainan Atletico. Pemain seperti Jude Bellingham dan Toni Kroos mengontrol ritme permainan dengan baik. Mereka membatasi ruang gerak pemain-pemain kreatif Atletico di area vital.

Yang terpenting, Madrid tampil dengan konsentrasi tinggi di lini belakang. Mereka tidak banyak melakukan kesalahan yang dapat dimanfaatkan lawan. Kiper Thibaut Courtois juga tampil sigap dalam beberapa momen kritis.

Reaksi Pelatih dan Pemain Pasca Pertandingan

Carlo Ancelotti mengaku puas dengan kemenangan dan performa timnya. Ia khusus memuji gol spektakuler Federico Valverde yang dinilainya sebagai penentu awal pertandingan. Ancelotti juga menegaskan bahwa fokus tim kini sudah beralih ke final melawan Barcelona.

Di sisi lain, Diego Simeone mengakui kekalahan dengan sportif. Namun, ia sedikit kecewa dengan beberapa keputusan wasit selama pertandingan. Simeone menilai timnya bermain dengan baik tetapi kurang beruntung dalam eksekusi akhir.

Federico Valverde sendiri mengungkapkan kebahagiaannya atas gol yang dicetak. Ia menyebut itu sebagai salah satu gol terbaik dalam kariernya. Sementara itu, Vinicius Junior menolak berkomentar panjang mengenai insiden dengan Simeone. Ia memilih fokus pada persiapan final yang akan datang.

Dampak Hasil untuk Kompetisi ke Depan

Kemenangan ini memberikan momentum positif bagi Real Madrid. Mereka tidak hanya melangkah ke final, tetapi juga mengalahkan rival sekota dalam pertandingan penting. Hal ini tentu meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Selain itu, tim juga menunjukkan kedalaman skuad yang baik. Beberapa pemain yang dimainkan tampil dengan level tinggi. Kondisi ini penting mengingat jadwal yang masih padat di berbagai kompetisi.

Bagi Atletico, kekalahan ini memang pahit. Namun, mereka masih punya banyak target lain di La Liga dan Liga Champions. Simeone pasti akan menggunakan hasil ini sebagai motivasi untuk bangkit lebih kuat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments