Comeback spektakuler Sunderland taklukkan Brentford lewat gol menit akhir di Stadium of Light menjadi cerita utama pekan ketiga Premier League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025, menghadirkan drama penuh emosi dan ketegangan hingga detik terakhir. The Black Cats sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Igor Thiago di menit ke-77, namun berhasil membalikkan keadaan lewat penalti Enzo Le Fee di menit ke-82 dan sundulan tajam Wilson Isidor pada masa injury time menit ke-90+6.
Kemenangan dramatis ini tidak hanya memberikan tiga poin berharga, tetapi juga memperlihatkan mentalitas pantang menyerah dari skuad Sunderland. Stadion penuh sesak oleh dukungan fanatik para suporter, dan momen gol penentu di menit akhir membuat atmosfer di dalam stadion seketika meledak. Tidak kalah penting, kiper Sunderland, Roefs, tampil sebagai pahlawan dengan menepis penalti Brentford pada momen krusial yang berpotensi mengubah hasil akhir. Penyelamatan itu menjadi titik balik, sebelum akhirnya Wilson Isidor mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Sunderland pulang dengan kemenangan penuh gengsi.
Jalannya Pertandingan
Laga Sunderland kontra Brentford sejak awal berlangsung ketat. Kedua tim mencoba bermain agresif untuk membuka peluang lebih dulu. Meski Sunderland lebih dominan dalam penguasaan bola, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Brentford justru tampil lebih efektif. Menit ke-77, Igor Thiago berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Sunderland untuk membawa tim tamu unggul. Gol itu sempat membungkam publik Stadium of Light.
Namun, mental baja Sunderland terlihat jelas. Enzo Le Fee mengeksekusi penalti dengan tenang di menit ke-82 setelah pelanggaran di kotak terlarang. Gol tersebut menyamakan kedudukan dan memompa semangat tim tuan rumah.
Ketika laga seolah akan berakhir imbang, Wilson Isidor muncul sebagai penentu kemenangan. Sundulannya memanfaatkan umpan matang Granit Xhaka pada menit ke-90+6 membuat seluruh stadion bergemuruh.
Penyelamatan Krusial Roefs
Selain gol-gol dramatis, penyelamatan penalti Roefs menjadi momen yang tidak kalah penting. Brentford berpeluang menggandakan keunggulan sebelum penalti itu digagalkan sang kiper.
Andai eksekusi tersebut berhasil, Brentford mungkin saja pulang dengan kemenangan. Namun, Roefs dengan refleks cepatnya berhasil membaca arah bola. Aksi heroik ini menjadi penyelamat sekaligus pembakar semangat rekan-rekannya untuk bangkit.
Tak heran bila Roefs mendapat banyak pujian setelah pertandingan. Keputusannya tetap fokus pada momen krusial benar-benar menjadi faktor kunci dalam kemenangan Sunderland.
Catatan Performa Sunderland
Meski sukses meraih kemenangan, performa Sunderland menyisakan pekerjaan rumah. Mereka memang mendominasi 61 persen penguasaan bola, tetapi jumlah tembakan tepat sasaran masih minim.
Pelatih mengakui timnya perlu meningkatkan efektivitas serangan agar tidak terus bergantung pada momen dramatis di menit akhir. Namun, karakter pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain mendapat apresiasi penuh dari suporter.
Di sisi lain, kemenangan ini juga menumbuhkan optimisme baru bagi The Black Cats. Setelah menjalani tiga pertandingan awal Premier League dengan hasil positif, Sunderland bertekad konsisten bersaing dengan tim papan atas.
Antusiasme Suporter dan Komunitas di Indonesia
Euforia kemenangan Sunderland juga terasa hingga ke Indonesia. Komunitas suporter lokal merayakan hasil ini dengan penuh semangat, meski sempat kecewa karena Jenson Seelt tidak dimainkan.
Seelt, yang sudah ditunggu aksinya, masih disimpan oleh pelatih. Meski begitu, para penggemar berharap ia segera mendapat kesempatan tampil di laga berikutnya. Dukungan terhadap Sunderland pun semakin besar, membuktikan daya tarik klub ini mulai meluas ke berbagai belahan dunia.
Atmosfer Stadium of Light
Atmosfer di Stadium of Light saat pertandingan melawan Brentford benar-benar memukau. Dukungan penuh dari ribuan suporter menciptakan tekanan besar bagi tim tamu. Gol Wilson Isidor di masa injury time langsung disambut sorakan panjang dan selebrasi liar dari tribun stadion.
Manajemen klub bersama sponsor juga optimistis, kemenangan dramatis ini akan memperkuat identitas kandang Sunderland sebagai salah satu markas paling menakutkan di Premier League musim ini. Dengan dukungan suporter yang selalu bergema, setiap lawan yang datang ke Stadium of Light akan menghadapi tekanan psikologis ekstra.
Sunderland berhasil menciptakan malam penuh drama dengan comeback spektakuler atas Brentford di pekan ketiga Premier League. Gol telat Wilson Isidor, penalti Enzo Le Fee, serta penyelamatan krusial Roefs menjadi kombinasi sempurna yang menghadirkan kemenangan bersejarah. Tambahan tiga poin ini membuat Sunderland semakin percaya diri menatap perjalanan panjang musim 2025/2026. The Black Cats kini tidak hanya menjadi tim penuh semangat, tetapi juga calon kuda hitam yang siap memberi kejutan besar di Liga Inggris.