Prediksi Man City vs Newcastle menjadi sorotan jelang leg kedua semifinal Carabao Cup 2025/2026. Manchester City akan menjamu Newcastle United di Etihad Stadium pada Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Oleh karena itu, laga ini dipandang sebagai penentuan nasib The Magpies dalam mempertahankan status juara bertahan.
Manchester City berada di posisi sangat menguntungkan usai menang 2-0 pada leg pertama di St. James’ Park. Keunggulan agregat tersebut memberi ruang bagi tuan rumah untuk bermain lebih tenang. Selain itu, tekanan justru sepenuhnya berada di kubu Newcastle.
Bagi Newcastle, misi kali ini terbilang ekstrem. Mereka harus menang dengan selisih tiga gol untuk lolos langsung. Dengan sejarah buruk di Etihad, tugas tersebut terlihat sangat berat.
Benteng Etihad yang Sulit Ditembus
Etihad Stadium kembali menjadi faktor krusial dalam laga ini. Rekor kandang Manchester City atas Newcastle sangat dominan. City memenangkan 11 laga kandang terakhir melawan lawan yang sama di semua kompetisi.
Dominasi itu juga tercermin dari agregat skor yang mencolok, yakni 37-3. Statistik tersebut menunjukkan betapa sulitnya Newcastle mencuri hasil positif di Manchester. Oleh karena itu, Etihad kembali dipandang sebagai benteng angker.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, menyadari tantangan tersebut. Namun, ia menegaskan timnya belum menyerah. Menurutnya, gol kedua City di leg pertama yang tercipta di menit akhir memang menyakitkan, tetapi belum mematikan peluang sepenuhnya.
Optimisme Howe tetap dijaga demi menjaga mental tim. Meski demikian, realitas di lapangan menuntut usaha luar biasa dari para pemainnya.
City Unggul Agregat, Tapi Tidak Tanpa Celah
Meski diunggulkan, performa Manchester City belakangan ini tidak sepenuhnya stabil. Pasukan Pep Guardiola baru saja membuang keunggulan dua gol saat ditahan imbang Tottenham. Hasil itu menyoroti masalah konsentrasi di babak kedua.
Sepanjang 2026, City tercatat kebobolan enam gol tanpa balas di paruh kedua pertandingan. Catatan ini menunjukkan adanya celah yang bisa dimanfaatkan lawan. Oleh karena itu, City tetap perlu waspada meski memegang agregat nyaman.
Newcastle diprediksi akan menekan sejak menit awal. Jika City lengah, peluang mencetak gol cepat bisa terbuka. Namun, pendekatan agresif juga menyimpan risiko besar bagi tim tamu.
City memiliki kualitas serangan balik yang sangat mematikan. Dengan ruang terbuka, lini depan tuan rumah bisa menghukum pertahanan Newcastle dengan cepat.
Peran Pemain Kunci dan Rotasi Guardiola
Pep Guardiola diperkirakan tetap melakukan rotasi. Meski demikian, kekuatan City tidak akan banyak berkurang. Nama-nama seperti Rayan Cherki berpotensi kembali menjadi pembeda.
Cherki tampil impresif sepanjang Carabao Cup musim ini. Ia selalu mencetak gol dalam tiga penampilan terakhirnya. Oleh karena itu, ia berpeluang menyamai rekor Yaya Toure di kompetisi ini.
Di lini depan, Erling Haaland tetap menjadi ancaman utama. Keberadaannya memaksa bek Newcastle bekerja ekstra sepanjang laga. Selain itu, kreativitas Bernardo Silva dan kecepatan Antoine Semenyo menambah variasi serangan City.
Guardiola diprediksi menjaga keseimbangan antara agresivitas dan kontrol tempo. Dengan keunggulan agregat, City tidak perlu terburu-buru.
Newcastle Dihantui Rekor Tandang dan Cedera
Masalah Newcastle tidak hanya soal agregat. Rekor tandang mereka juga sangat mengkhawatirkan. The Magpies hanya meraih tiga kemenangan dari 16 laga tandang terakhir di semua ajang.
Situasi semakin sulit karena kondisi skuad yang tidak ideal. Bruno Guimaraes dan Sven Botman diragukan tampil akibat masalah kebugaran. Ketidakhadiran mereka akan sangat memengaruhi keseimbangan tim.
Selain itu, Newcastle datang dengan mental yang belum pulih. Mereka baru saja kalah telak 4-1 dari Liverpool di liga. Oleh karena itu, tekanan psikologis ikut membayangi lawatan ke Etihad.
Eddie Howe harus memutar otak untuk menjaga daya saing timnya. Strategi menyerang total memang wajib dilakukan. Namun, risiko kebobolan juga meningkat drastis.
Head-to-Head dan Momentum Terkini
Jika melihat pertemuan terakhir, City kembali diunggulkan. Mereka menang 2-0 pada leg pertama semifinal ini. Dalam lima pertemuan terakhir, City meraih tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kalah.
Dari sisi momentum, performa City juga lebih stabil. Meski sempat tersendat, mereka tetap konsisten di kandang. Newcastle, sebaliknya, tampil inkonsisten dalam beberapa pekan terakhir.
Perbedaan momentum ini semakin memperjelas peta kekuatan. Oleh karena itu, Newcastle membutuhkan lebih dari sekadar strategi berani untuk membalikkan keadaan.
Prakiraan Susunan Pemain
Manchester City diprediksi menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan James Trafford di bawah mistar. Lini belakang diisi Nunes, Khusanov, Marc Guehi, dan Ait-Nouri. Rodri dan O’Reilly mengawal lini tengah, sementara Cherki, Bernardo, dan Semenyo mendukung Haaland.
Newcastle kemungkinan bermain dengan skema 4-3-3. Nick Pope mengawal gawang, didukung Trippier, Thiaw, Burn, dan Hall. Lini tengah diisi Guimaraes, Tonali, dan Ramsey, dengan Barnes, Wissa, serta Gordon di depan.
Prediksi Akhir Laga
Newcastle tidak memiliki opsi selain menyerang sejak awal. Namun, pendekatan ini berpotensi menjadi bumerang. City memiliki kualitas untuk memanfaatkan setiap celah.
Dengan pengalaman, kedalaman skuad, dan keunggulan agregat, City diprediksi kembali mengamankan kemenangan. Tiket final Wembley pada 22 Maret pun kian dekat.
Prediksi skor akhir: Manchester City 3-1 Newcastle (agregat 5-1).






