Tuesday, January 13, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga ItaliaPrediksi Coppa Italia: AS Roma Bidik Tiket Perempat Final Saat Menjamu Torino...

Prediksi Coppa Italia: AS Roma Bidik Tiket Perempat Final Saat Menjamu Torino di Olimpico

Prediksi Roma vs Torino menjadi fokus jelang duel babak 16 besar Coppa Italia 2025/2026 yang akan berlangsung di Stadion Olimpico. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off Rabu, 14 Januari 2026, pukul 03.00 WIB, dan menjadi titik awal ambisi AS Roma untuk kembali berbicara banyak di kompetisi domestik.

Laga ini memiliki bobot penting karena pemenangnya akan berhadapan dengan Inter Milan pada perempat final bulan depan. Oleh karena itu, Roma dan Torino sama-sama datang dengan motivasi tinggi, meski kondisi dan momentum keduanya berbeda.

- Advertisement -
asia9QQ

Ambisi Roma Mengakhiri Puasa Coppa Italia

AS Roma membawa beban sejarah ke pertandingan ini. Sudah hampir 18 tahun berlalu sejak terakhir kali klub ibu kota meraih trofi Coppa Italia. Selain itu, sejak 2017, langkah Roma selalu terhenti sebelum semifinal, sebuah catatan yang kontras dengan kiprah mereka di Eropa.

Musim ini, arah permainan Roma mulai menunjukkan perubahan positif. Sejak ditangani Gian Piero Gasperini, Roma tampil lebih terorganisasi dan efisien. Dua kemenangan liga beruntun atas Lecce dan Sassuolo menjadi sinyal kebangkitan setelah periode sulit di akhir 2025.

Kemenangan 2-0 atas Sassuolo menjadi contoh konkret perbaikan tersebut. Matias Soule tampil menonjol lewat satu gol dan satu assist. Selain itu, lini belakang kembali mencatat clean sheet, memperkuat identitas Roma sebagai tim yang solid saat bertahan.

Bermain di Olimpico memberi Roma keuntungan tambahan. Dukungan publik sendiri kerap menjadi faktor penting, terutama dalam laga sistem gugur. Oleh karena itu, Roma diperkirakan akan langsung mengambil inisiatif sejak menit awal.

Torino dan Modal Psikologis dari Olimpico

Torino datang ke Roma dengan kenangan manis. Pada September lalu, gol Giovanni Simeone membawa mereka menang 1-0 di kandang Roma. Hasil tersebut tergolong langka dan memberi kepercayaan diri tersendiri bagi tim tamu.

Namun, performa terkini Torino masih naik turun. Dua kekalahan beruntun di Serie A, termasuk hasil 0-2 dari Atalanta, menyoroti masalah lama di lini belakang. Total 32 kebobolan dari 20 laga liga menjadi angka yang sulit diabaikan.

Meski demikian, Torino menunjukkan efektivitas di Coppa Italia. Mereka menyingkirkan Modena dan Pisa dengan skor identik 1-0. Pendekatan pragmatis tersebut membuktikan bahwa Torino mampu bertahan disiplin dalam laga hidup-mati.

Selain itu, laga ini menjadi bagian dari rangkaian dua pertemuan beruntun melawan Roma dalam rentang lima hari. Kondisi tersebut bisa memengaruhi pendekatan taktik Marco Baroni, terutama dalam mengelola energi pemain.

Kondisi Skuad dan Opsi Rotasi

Rotasi pemain hampir pasti terjadi di kubu Roma. Gasperini berpeluang kembali menurunkan Bryan Cristante untuk menambah keseimbangan lini tengah. Akan tetapi, Roma masih kehilangan beberapa nama penting seperti Artem Dovbyk, Leon Bailey, dan Lorenzo Pellegrini akibat cedera.

Status Evan Ndicka juga masih belum pasti karena baru kembali dari AFCON. Meski begitu, kedalaman skuad Roma dinilai cukup untuk menjaga stabilitas permainan. Kombinasi Soule dan El Shaarawy di belakang penyerang tetap menjadi andalan kreativitas.

Torino juga tidak datang dengan kekuatan penuh. Ivan Ilic, Marcus Pedersen, dan Perr Schuurs dipastikan absen. Adam Masina masih membela Maroko, sementara Cesare Casadei sudah kembali tersedia dan memberi opsi tambahan di lini tengah.

Persaingan di lini depan Torino terbuka lebar. Beberapa penyerang yang sebelumnya duduk di bangku cadangan berpeluang tampil sejak awal. Oleh karena itu, Torino diperkirakan mencoba memanfaatkan transisi cepat untuk mengejutkan tuan rumah.

Rekor Pertemuan dan Gambaran Taktis

Rekor pertemuan kedua tim menunjukkan persaingan yang relatif seimbang. Dari lima pertemuan terakhir, Roma dan Torino saling mengalahkan. Namun, hasil pertemuan terakhir di Olimpico justru berpihak kepada Torino.

Secara taktik, Roma diprediksi menekan sejak awal dengan formasi tiga bek yang fleksibel. Intensitas tinggi di sayap menjadi kunci untuk membongkar pertahanan Torino. Di sisi lain, Torino kemungkinan bertahan lebih dalam sambil menunggu celah serangan balik.

Efektivitas penyelesaian akhir akan sangat menentukan. Roma memiliki momentum dan kualitas individu lebih baik. Sementara itu, Torino membutuhkan disiplin tinggi agar mampu bertahan sepanjang laga.

Prediksi Skor Roma vs Torino

Dengan pertahanan yang semakin konsisten dan kepercayaan diri yang meningkat, Roma memiliki fondasi kuat di laga kandang. Torino masih mencari stabilitas, terutama saat menghadapi tekanan sejak awal pertandingan.

Keunggulan kualitas dan momentum membuat Roma lebih difavoritkan. Jika mampu menjaga fokus, mereka berpeluang mengamankan tiket perempat final sebelum menghadapi jadwal Serie A akhir pekan.

Prediksi Skor Akhir: AS Roma 2-0 Torino

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments