Sunday, January 11, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomeLiga IndonesiaDebut Bernardo Tavares Diwarnai Laga Sengit: Persebaya Hadapi Tren Apik Malut United

Debut Bernardo Tavares Diwarnai Laga Sengit: Persebaya Hadapi Tren Apik Malut United

Persebaya Surabaya akan menghadapi ujian berat dalam laga pekan ke-17 vs Malut United yang menjadi duel menarik antara dua tim yang sedang dalam tren positif. Pertandingan ini digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/1/2026), dan menandai debut resmi Bernardo Tavares sebagai pelatih Bajul Ijo. Laga ini bukan hanya pertarungan tiga poin, tetapi juga ujian mental bagi dua tim yang sama-sama tak terkalahkan dalam waktu lama.

Persebaya datang dengan catatan sembilan laga tanpa kekalahan. Sementara itu, Malut United memiliki rekor lebih panjang dengan 11 pertandingan beruntun tanpa merasakan kekalahan. Pertemuan dua raksasa dalam performa terbaik ini menjanjikan adu taktik dan ketangguhan mental. Hasilnya akan sangat berpengaruh pada papan tengah klasemen BRI Super League 2025/2026.

- Advertisement -
asia9QQ

Debut Bernardo Tavares di Tengah Momentum Positif

Bernardo Tavares resmi memegang kendali tim Persebaya. Pelatih asal Portugal ini menggantikan Aji Santoso yang mengundurkan diri. Debutnya langsung dihadapkan pada lawan yang sedang on fire. Namun, situasi ini sekaligus menjadi peluang bagus untuk langsung menancapkan otoritas.

Tavares diperkirakan tidak akan mengubah struktur tim secara drastis. Ia akan mempertahankan fondasi yang sudah dibangun, mengingat tim sedang dalam momentum percaya diri tinggi. Pemain-pemain kunci seperti Bruno Moreira, Francisco Rivera, dan Malik Risaldi tetap menjadi andalan. Tugas utama Tavares adalah memastikan konsistensi dan menyuntikkan ide segar tanpa mengganggu ritme yang ada.

Faktor dukungan suporter di Gelora Bung Tomo akan menjadi kekuatan tambahan yang signifikan. Supporter Bajul Ijo dikenal dapat menciptakan atmosfer yang mendukung sekaligus menekan lawan. Hal ini dapat dimanfaatkan Tavares untuk mendorong tim bermain agresif sejak menit pertama.

Malut United dan Rekor Fantastis 11 Laga Tanpa Kalah

Di seberang lapangan, Malut United datang dengan kepercayaan diri melimpah. Catatan 11 laga tanpa kekalahan adalah bukti nyata konsistensi dan kualitas tim asuhan Hendri Susilo. Mereka bahkan meraih empat kemenangan beruntun dalam laga terakhir, dengan mencetak 12 gol.

Kekuatan utama Malut terletak pada serangan yang kolektif dan sulit ditebak. Mereka tidak bergantung pada satu pencetak gol. David da Silva, Ciro Alves, dan Yakob Sayuri sama-sama berkontribusi besar. Selain itu, bek tengah Gustavo Franca kerap menjadi penyumbang gol tak terduga dari situasi bola mati.

Tim ini juga menunjukkan kedewasaan dalam mengelola pertandingan. Mereka mampu menang dengan berbagai skor, baik menang tipis maupun menang telak. Fleksibilitas dalam taktik ini yang membuat mereka sulit untuk dikalahkan. Mereka sama-sama nyaman baik dalam mengontrol permainan maupun menyerang balik.

Pertahanan Solid vs Serangan Berbalut Kolektivitas

Pertandingan ini akan menjadi benturan antara dua kekuatan berbeda. Persebaya mengandalkan pertahanan yang rapat sebagai fondasi. Dalam sembilan laga terakhir tanpa kekalahan, mereka hanya kebobolan lima gol. Duet bek tengah Leo Lelis dan Risto Mitrevski menjadi kunci, didukung oleh kiper Ernando Ari yang selalu siap.

Sebaliknya, Malut United mengandalkan serangan yang dinamis dan melibatkan banyak pemain. Mereka telah mencetak 12 gol dalam empat laga terakhir saja. Kemampuan mereka menciptakan peluang dari berbagai sektor lapangan akan menguji disiplin pertahanan Persebaya.

Lini tengah akan menjadi area pertarungan paling sengit. Rachmat Irianto dan Toni Firmansyah harus bekerja ekstra menghadapi permainan Wbeymar Angulo dan Ridho Syuhada. Siapa yang mampu menguasai lini tengah akan memiliki kontrol lebih besar atas alur pertandingan.

Head-to-Head dan Faktor Pendukung Lainnya

Secara head-to-head, Malut United unggul dalam pertemuan terakhir. Mereka menang 2-0 di kandang Persebaya pada Januari 2025. Namun, konteks saat ini sangat berbeda dengan momentum kedua tim yang sama-sama positif.

Persebaya akan kehilangan Mihailo Perovic karena akumulasi kartu. Namun, mereka memiliki opsi memadai seperti Diego Mauricio untuk mengisi lini depan. Sementara Malut United datang dengan skuad lengkap dan siap tempur.

Faktor cuaca dan kondisi lapangan di Surabaya juga perlu diperhitungkan. Tim yang lebih cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan dan panasnya suhu siang hari akan mendapatkan keuntungan. Kedua pelatih pasti sudah mempersiapkan strategi khusus untuk hal ini.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Babak pertama diprediksi akan berjalan hati-hati. Kedua tim saling mencoba dan mengutamakan tidak melakukan kesalahan fatal. Persebaya akan mendominasi penguasaan bola didukung suporter, sementara Malut United mungkin memilih menunggu waktu untuk melancarkan serangan balik yang mematikan.

Intensitas akan meningkat di babak kedua. Kelelahan dan pergantian pemain akan membuka ruang lebih lebar. Situasi bola mati bisa menjadi penentu, mengingat kedua tim memiliki eksekutor andal seperti Francisco Rivera (Persebaya) dan Gustavo Franca (Malut United).

Pertandingan kemungkinan besar akan ditentukan oleh detail kecil. Satu momen individual brilliance atau sebuah kesalahan defensif dapat memecah kebuntuan. Kedisiplinan dan konsentrasi hingga peluit akhir adalah kunci meraih poin.

Prediksi Skor: Persebaya 1-1 Malut United

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments