Manchester United kembali menghadapi situasi sulit di sektor penjaga gawang. Altay Bayindir, yang sempat menjadi pilihan utama di awal musim, kini berada di ambang pintu keluar Old Trafford. Laporan dari Turki menyebutkan bahwa sang kiper berpotensi meninggalkan MU pada Januari 2026. Most importantly, keputusan ini muncul karena Bayindir membutuhkan menit bermain reguler untuk menjaga peluang tampil di Piala Dunia 2026.
Dari Starter Utama Menuju Penghangat Bangku Cadangan
Bayindir memulai musim 2025/2026 dengan penuh antusiasme. Pelatih Ruben Amorim secara mengejutkan memberinya kepercayaan sebagai kiper utama. Keputusan itu membuatnya menyingkirkan Andre Onana, yang sebelumnya menjadi pilihan tetap Manchester United.
Because ia mendapatkan kesempatan emas tersebut, Bayindir tampil dengan penuh motivasi. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Penampilan impresif kiper muda Senne Lammens membuat Amorim mengubah pilihannya. Sejak saat itu, Bayindir kembali duduk di bangku cadangan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Selain situasi yang berubah cepat, persaingan di posisi penjaga gawang MU memang sangat ketat. Amorim ingin membangun tim dengan fondasi jangka panjang. Selain itu, ia melihat potensi besar pada Lammens. Therefore, Bayindir harus menerima kenyataan bahwa perannya kembali berkurang.
Bayindir Membutuhkan Jam Bermain untuk Piala Dunia
Menurut laporan Fanatik, Bayindir ingin meninggalkan MU pada bursa transfer musim dingin. Keputusannya bukan semata karena tidak nyaman, tetapi karena kebutuhan profesional. Timnas Turki berada di ambang lolos ke Piala Dunia 2026. Karena itu, Bayindir ingin memastikan dirinya memiliki menit bermain cukup agar tidak kehilangan tempat di skuad utama.
Selain itu, posisinya di Timnas Turki tidak sepenuhnya aman. Pelatih tim nasional tentu akan memilih pemain yang memiliki ritme pertandingan. Jika Bayindir terus duduk di bangku cadangan, peluangnya tampil di Amerika Serikat dan Kanada bisa menghilang. Therefore, pindah klub menjadi langkah paling masuk akal baginya.
Ia pun mulai mencari opsi yang memberi jaminan bermain reguler. Bila MU tidak mampu memberikan itu, Bayindir siap mengambil keputusan drastis. Desire untuk tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia menjadi pendorong utama langkahnya.
Besiktas Jadi Tujuan Utama: Pulang Kampung ke Turki?
Laporan tersebut juga menegaskan bahwa Altay Bayindir kemungkinan besar akan kembali ke Turki pada Januari 2026. Ia dikabarkan mendapat tawaran dari Besiktas. Klub raksasa Super Lig itu membutuhkan tambahan tenaga di bawah mistar karena performa kiper mereka belum stabil.
Selain itu, pengalaman Bayindir di Liga Turki sangat panjang. Ia pernah bermain untuk Fenerbahce sebelum pindah ke Manchester United. Because of that, ia tidak memerlukan waktu adaptasi yang lama jika kembali ke sana. Keuntungan ini membuat Besiktas semakin tertarik.
Walaupun begitu, MU belum memberikan komentar terbuka mengenai masa depan sang kiper. Namun minat Besiktas tampak cukup serius. Mereka melihat Bayindir sebagai solusi ideal untuk memperkuat pertahanan mereka.
Rencana Transfer Besiktas: Pinjam Dulu, Permanen Kemudian
Menurut laporan yang sama, transfer ini kemungkinan terjadi lewat skema peminjaman enam bulan terlebih dahulu. Besiktas ingin melihat performa Bayindir secara langsung sebelum mengambil keputusan permanen. Cara ini juga memberi ruang bagi MU untuk memantau perkembangannya selama masa pinjaman.
Jika Bayindir tampil pada level yang diharapkan, Besiktas dikabarkan siap mengaktifkan opsi pembelian. Strategi seperti ini cukup umum di Super Lig karena klub ingin mengurangi risiko finansial. Meanwhile, Bayindir sendiri bisa memanfaatkan paruh musim ini untuk membuktikan bahwa ia layak kembali menjadi kiper utama di klub besar.
Selain itu, skema ini memberi keuntungan untuk semua pihak. MU dapat mengurangi beban skuat, Besiktas mendapatkan penjaga gawang berpengalaman, dan Bayindir mendapat menit bermain penting jelang Piala Dunia. Therefore, peluang terjadinya transfer ini cukup besar.
Nasib Kiper MU di Paruh Musim Kedua
Kepergian Bayindir juga menjadi sinyal bahwa persaingan kiper MU memasuki babak baru. Amorim tampaknya percaya penuh pada Lammens sebagai kiper utama. Sementara itu, Onana masih memiliki kesempatan untuk bersaing. Kehadiran dua kiper tersebut membuat MU tetap dalam kondisi aman walaupun Bayindir hengkang.
Selain itu, MU masih bisa mencari tambahan kiper cadangan bila diperlukan. Karena bursa transfer musim dingin sering menghadirkan kejutan, tidak menutup kemungkinan MU mendatangkan nama baru bila situasi mendesak.






