AC Milan raih kemenangan perdana di Serie A 2025/2026 setelah menundukkan Lecce dengan skor 2-0, meski dua gol mereka sempat dianulir oleh VAR. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Via del Mare, Sabtu (30/8/2025) dini hari WIB ini menjadi titik balik positif bagi Rossoneri yang sempat terseok di laga pembuka.
Dominasi Milan sudah terlihat sejak awal pertandingan. Pasukan Massimiliano Allegri bermain agresif, menguasai bola, serta menciptakan beberapa peluang berbahaya. Dua gol Milan bahkan sempat lahir di babak pertama, tetapi keduanya dianulir wasit setelah pemeriksaan teknologi VAR. Meski demikian, semangat tim tidak surut. Justru, performa Milan semakin solid seiring berjalannya pertandingan.
Gol kemenangan baru datang pada babak kedua melalui sundulan Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-66. Keunggulan tersebut membuat Milan tampil lebih percaya diri. Keputusan Allegri memasukkan Christian Pulisic pada menit ke-76 terbukti tepat. Pemain asal Amerika Serikat itu akhirnya menggandakan skor lewat golnya pada menit ke-86, memastikan Rossoneri pulang dengan tiga poin penuh.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Milan karena mengangkat posisi mereka ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari dua laga. Di sisi lain, Lecce masih tertahan di peringkat ke-15 setelah hanya mengantongi satu poin.
Babak Pertama: Milan Mendominasi, Gol Dianulir
Sejak peluit pertama berbunyi, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan mereka bahkan menghasilkan gol cepat lewat aksi Matteo Gabbia pada menit ke-4. Namun, gol itu dianulir setelah wasit menilai ada pelanggaran dalam proses terjadinya gol berdasarkan tinjauan VAR.
Meski sempat dikecewakan keputusan tersebut, Milan tetap menguasai jalannya pertandingan. Ruben Loftus-Cheek mendapat peluang emas melalui sundulan di menit ke-36. Sayangnya, bola berhasil ditepis kiper Lecce, Wladimiro Falcone, yang tampil cukup gemilang di bawah mistar.
Menjelang akhir babak pertama, Santiago Gimenez hampir membawa Rossoneri unggul. Ia berhadapan satu lawan satu dengan kiper, tetapi sepakannya belum mampu menggetarkan gawang. Lecce bermain disiplin dalam bertahan dan berhasil menahan gempuran Milan hingga turun minum. Skor 0-0 menutup jalannya babak pertama, meskipun Milan terlihat sangat mendominasi.
Babak Kedua: Gol Loftus-Cheek dan Pulisic Pastikan Poin Penuh
Selepas jeda, Lecce berusaha keluar menyerang. Beberapa kali mereka menekan lini belakang Milan, namun pertahanan yang dikawal Pavlovic, Gabbia, dan Tomori cukup solid. Setelah sepuluh menit berjalan, Milan kembali mengambil kendali permainan.
Gol yang dinanti akhirnya hadir pada menit ke-66. Berawal dari tendangan bebas Luka Modric, Ruben Loftus-Cheek menyambut bola dengan sundulan akurat yang tak mampu dihentikan kiper Lecce. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Milan.
Setelah unggul, Allegri melakukan pergantian pemain strategis. Christian Pulisic dimasukkan untuk menambah daya dobrak. Benar saja, Pulisic memanfaatkan kesalahan lini belakang Lecce pada menit ke-86 untuk mencetak gol kedua. Dengan dingin ia menuntaskan peluang, memastikan kemenangan Rossoneri semakin aman.
Lecce mencoba bangkit di sisa waktu, tetapi upaya mereka tidak cukup tajam. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 2-0 untuk Milan.
Dampak Kemenangan Bagi AC Milan
Hasil positif ini memberikan dampak besar bagi perjalanan AC Milan di awal musim Serie A. Kekalahan di laga pembuka sempat memunculkan keraguan terhadap racikan Massimiliano Allegri. Namun kemenangan atas Lecce menjadi jawaban bahwa tim masih solid dan mampu bersaing di papan atas.
Secara statistik, Milan mendominasi penguasaan bola dan jumlah tembakan ke arah gawang. Meski dua gol dianulir, hal itu menunjukkan bahwa kreativitas serangan mereka cukup berbahaya. Loftus-Cheek semakin membuktikan perannya sebagai gelandang box-to-box yang efektif. Sementara itu, Pulisic kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain pembeda ketika dibutuhkan.
Bagi Lecce, kekalahan ini menunjukkan perlunya evaluasi besar, terutama di lini belakang. Mereka terlalu sering memberi ruang bagi pemain Milan untuk melepaskan tembakan berbahaya. Jika tidak segera berbenah, perjalanan mereka di musim ini bisa semakin berat.
Susunan Pemain
Lecce (4-3-3): Wladimiro Falcone; Antonino Gallo, Tiago Gabriel, Kialonda Gaspar, Danilo Veiga; Mohamed Kaba, Ylber Ramadani, Lassana Coulibaly; Tete Morente, Francesco Camarda, Santiago Pierotti.
Pelatih: Eusebio Di Francesco
AC Milan (3-5-2): Mike Maignan; Strahinja Pavlovic, Matteo Gabbia, Fikayo Tomori; Pervis Estupinan, Ruben Loftus-Cheek, Luka Modric, Youssouf Fofana, Yunus Musah; Santiago Gimenez, Alexis Saelemaekers.
Pelatih: Massimiliano Allegri