Dewa United akan menghadapi Persib Bandung dalam pertandingan perdana mereka di ajang Piala Presiden 2025 dengan mengandalkan tiga pemain kunci. Laga ini bakal menjadi ujian berat sekaligus pembuktian bagi tim berjuluk Banten Warriors, yang harus bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat pada Selasa, 8 Juli 2025.
Di sisi lain, Persib Bandung juga sedang dalam tekanan setelah menelan kekalahan 0-2 dari wakil Thailand, Port FC, pada laga pembuka Grup C. Bermain di kandang sendiri, Maung Bandung tentu tidak ingin kembali kehilangan poin. Atmosfer pertandingan pun diprediksi panas dan sarat gengsi.
Dewa United tidak memiliki banyak ruang untuk kesalahan. Untuk bisa bersaing melawan Persib, mereka wajib tampil solid secara kolektif, namun kualitas individu juga sangat menentukan. Tiga nama pemain mencuri perhatian karena performa apik mereka dan potensi besar yang bisa jadi pembeda dalam pertandingan ini.
Siapa saja pemain Dewa United yang layak jadi tumpuan di laga sengit ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Nick Kuipers
Nick Kuipers menjadi figur sentral di lini belakang Dewa United dalam laga kontra Persib Bandung. Pertandingan ini akan menjadi laga emosional bagi bek asal Belanda tersebut. Ia akan menghadapi mantan klub yang pernah ia bela selama empat musim di Liga 1.
Kuipers bukan hanya membawa pengalaman, tetapi juga ketenangan dalam mengorganisasi lini belakang. Dengan tinggi badan yang menjulang dan kemampuan duel udara yang mumpuni, ia akan menjadi tembok tangguh bagi lini serang Persib, terutama untuk meredam pergerakan David da Silva dan Stefano Beltrame.
Setelah kepergian Risto Mitrevski, Kuipers kini menjadi pemimpin baru dalam skuat bertahan Dewa United. Ia sudah mulai menunjukkan pengaruhnya sejak bergabung awal musim ini, dan kepercayaan penuh dari pelatih Jan Olde Riekerink jadi modal penting untuk tampil maksimal.
Jika Kuipers mampu menjaga konsistensi dan membangun komunikasi solid dengan lini belakang lainnya, peluang Dewa United mencuri poin dari Bandung tidak lagi mustahil.
Ricky Kambuaya
Nama Ricky Kambuaya kembali menjadi sorotan sebagai jenderal lini tengah Dewa United. Dalam laga sebesar ini, pertarungan di sektor tengah akan menentukan arah permainan. Persib punya kekuatan di lini ini, tapi Kambuaya punya kapasitas untuk menyulitkan mereka.
Kambuaya dikenal sebagai gelandang serba bisa. Ia kuat dalam duel, mampu membaca arah serangan lawan, dan punya kemampuan distribusi bola yang matang. Kombinasi ini menjadikannya sebagai pengatur tempo permainan yang bisa menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Menghadapi trio Marc Klok, Berguinho, dan William Marcilio jelas tidak mudah. Tapi dengan determinasi dan pengalaman bermain di level tim nasional, Kambuaya diyakini mampu mengimbangi dominasi Persib.
Peran Kambuaya tidak hanya pada aspek teknis. Ia juga menjadi pemain yang bisa memompa semangat tim saat berada dalam tekanan. Jika ia mampu tampil lepas dan percaya diri, Dewa United akan memiliki fondasi kuat untuk mengontrol permainan.
Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri punya alasan spesial untuk tampil gemilang dalam laga ini. Pemain berusia 25 tahun itu baru saja merayakan ulang tahun sehari sebelum pertandingan, dan ia ingin memberi hadiah terbaik melalui performa di atas lapangan.
Musim 2024/2025 jadi momen kebangkitan Egy. Setelah beberapa musim naik turun, ia kini kembali ke level terbaiknya bersama Dewa United. Dengan kecepatan, kelincahan, dan kreativitas dalam mengolah bola, Egy bisa menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Bermain sebagai winger atau gelandang serang, Egy kerap mengeksploitasi celah di antara lini belakang dan tengah lawan. Jika Persib memberikan ruang, pemain jebolan Lechia Gdansk ini tak akan ragu melepaskan tembakan atau umpan berbahaya.
Peran Egy menjadi lebih penting mengingat pertahanan Persib masih mencari bentuk terbaiknya setelah kekalahan dari Port FC. Bila mampu menembus sisi pertahanan lawan dengan kecepatannya, bukan tak mungkin Egy menjadi pembeda pada pertandingan ini.
Siap Bikin Kejutan, Dewa United Punya Modal Kuat
Menghadapi Persib Bandung di kandangnya jelas bukan pekerjaan mudah. Namun Dewa United memiliki amunisi pemain berkualitas yang bisa memberikan kejutan, terutama jika para pemain kunci mereka tampil sesuai potensi.
Dengan kombinasi solid dari lini belakang, tengah, hingga lini serang, tim asuhan Jan Olde Riekerink tidak akan datang ke Bandung hanya untuk bertahan. Mereka akan berusaha mengambil inisiatif, dan tiga pemain ini—Nick Kuipers, Ricky Kambuaya, dan Egy Maulana Vikri—berpotensi menjadi pembeda dalam laga penting ini.