Wednesday, July 22, 2026
No menu items!
asia9QQ  width=
HomePiala DuniaAlasan Pemain Sepak Bola Memakai Sport Bra: Memantau Kondisi Fisik dan Performa

Alasan Pemain Sepak Bola Memakai Sport Bra: Memantau Kondisi Fisik dan Performa

Pemain sepak bola kerap memakai rompi sensor di balik jersey saat latihan dan pertandingan. Perlengkapan itu dijelaskan dalam artikel ANTARA yang terbit pada Senin, 20 Juli 2026 di Jakarta. Meski sering disebut sport bra, alat tersebut sebenarnya adalah GPS Performance Vest.

Rompi itu menjadi bagian dari Electronic Performance and Tracking Systems atau EPTS. Teknologi ini sudah digunakan luas dalam sepak bola profesional. FIFA menyebut sistem tersebut membantu klub dan tim nasional memantau performa fisik pemain serta memastikan perangkat aman dipakai atlet.

- Advertisement -
asia9QQ

Sensor kecil pada rompi disimpan di bagian punggung, tepat di antara kedua tulang belikat. Posisi itu dipilih agar sinyal satelit tertangkap optimal. Letak tersebut juga membuat perangkat tetap stabil saat pemain berlari, melompat, atau berbenturan.

Fungsi pertama GPS vest adalah mencatat jarak tempuh pemain. Data itu diambil selama latihan maupun pertandingan. Pelatih lalu memakainya untuk melihat intensitas kerja setiap pemain dan menyesuaikan program latihan.

Perangkat ini juga merekam kecepatan lari pemain. Selain itu, sensor memantau akselerasi, deselerasi, dan jumlah sprint. Informasi tersebut dipakai sebagai bahan evaluasi performa fisik dan efektivitas permainan.

Manfaat lain dari GPS vest adalah membantu pencegahan cedera. Tim medis dan pelatih bisa memantau beban kerja pemain lewat data yang terkumpul. Jika seorang pemain terlihat terlalu lelah atau belum pulih penuh, intensitas latihan dapat dikurangi.

Data dari perangkat itu juga mendukung proses pemulihan pemain yang cedera. Staf pelatih dapat membandingkan kondisi pemain sebelum dan sesudah cedera. Dengan begitu, keputusan mengembalikan pemain ke lapangan bisa dibuat berdasarkan data.

GPS vest turut membantu analisis taktik tim. Perangkat ini menghasilkan data pola pergerakan pemain di lapangan. Pelatih kemudian memanfaatkannya untuk mengevaluasi posisi bermain, intensitas pressing, dan efektivitas strategi saat pertandingan.

Meski bentuknya menyerupai sport bra, perlengkapan itu bukan pakaian penyangga dada. Rompi elastis tersebut hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan modul GPS dan sensor lainnya. Tujuannya agar perangkat tetap menempel stabil di tubuh pemain selama beraktivitas.

FIFA menilai penggunaan EPTS kini menjadi bagian penting dalam sepak bola modern. Data yang dihasilkan membantu klub dan tim nasional menyusun latihan lebih efektif. Teknologi itu juga dipakai untuk mengoptimalkan performa serta menekan risiko cedera melalui pemantauan beban kerja berkelanjutan.

Sumber: ANTARA

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
asia9sports

Most Popular

Recent Comments